Strategi Michael Saylor (NASDAQ: MSTR) gagal masuk dalam indeks S&P 500 pada hari Jumat, meskipun ekspektasi pasar sangat kuat. Analis Bloomberg Eric Balchunas menyatakan bahwa ada 'komite rahasia' yang menolak inklusi saham MSTR, meskipun memenuhi semua kriteria. Harga saham turun 2,90% pada perdagangan after-hours dan sekali lagi diperdagangkan di bawah level $330.
Menolak Inklusi Saham MSTR ke S&P 500: Sebuah Konspirasi?
Strategi Michael Saylor, pemegang Bitcoin korporasi terbesar, gagal masuk ke S&P 500 dalam kemunduran besar bagi investor. Ini meskipun fakta bahwa perusahaan tersebut dapat memenuhi berbagai kriteria seperti likuiditas, kapitalisasi pasar, public float, dll. Setelah berita tersebut, harga saham MSTR turun hampir 3% pada perdagangan after-hours hari Jumat.
Ahli strategi ETF Bloomberg Eric Balchunas mempertanyakan mengapa saham MSTR dikecualikan dari Indeks S&P 500 meskipun memenuhi persyaratan kelayakan. Balchunas mencatat bahwa keputusan tersebut pada akhirnya bergantung pada kebijaksanaan Komite Indeks S&P, yang ia gambarkan sebagai beroperasi lebih seperti "dana aktif yang dijalankan oleh komite rahasia" daripada sistem berbasis aturan yang ketat.
Blachunas menambahkan bahwa Bloomberg sebelumnya telah mewawancarai mantan kepala komite tersebut di podcast Trillions, yang menjelaskan bagaimana keputusan seperti itu dibuat. Dalam podcast tersebut, Balchunas dan rekan-rekannya membahas komite bayangan di S&P 500 yang mengambil keputusan tentang perusahaan mana yang dapat bergabung dengan indeks. Di masa lalu, komite tersebut telah menolak perusahaan top seperti Tesla milik Elon Musk.
Penambahan ke S&P 500 sering memicu aktivitas pembelian dari dana indeks dan ETF yang melacak benchmark tersebut. Ini biasanya memberikan dukungan untuk harga saham yang baru dimasukkan.
Bisakah Pemotongan Suku Bunga Fed Mencegah Saham Turun Lebih Jauh?
Dari level tertinggi $450 pada pertengahan Juli, harga saham MSTR telah bergerak sideways, dengan beberapa ahli memprediksi bahwa harga tersebut bisa menyentuh $300 lagi sebelum terjadi pembalikan tren ke atas. Semua harapan tertuju pada pemotongan suku bunga Fed yang akan datang pada pertemuan FOMC tanggal 17 September, yang dapat memberikan dorongan likuiditas untuk saham tersebut.
Platform broker ramah kripto Robinhood telah mengamankan posisi dalam indeks tersebut, bersama dengan perusahaan teknologi mobile AppLovin dan penyedia layanan konstruksi Emcor Group.
Disclaimer investasi: Konten mencerminkan pandangan pribadi penulis dan kondisi pasar saat ini. Harap lakukan penelitian Anda sendiri sebelum berinvestasi dalam cryptocurrency, karena baik penulis maupun publikasi tidak bertanggung jawab atas kerugian finansial apa pun.
Pengungkapan Iklan: Situs ini mungkin menampilkan konten yang disponsori dan tautan afiliasi. Semua iklan diberi label dengan jelas, dan mitra iklan tidak memiliki pengaruh atas konten editorial kami.
Sumber: https://coingape.com/expert-blames-secret-committee-for-rejecting-mstr-stock-inclusion-to-sp-500/


