PANews melaporkan pada 7 Maret, mengutip CCTV News, bahwa Presiden Iran Pezeshkian menyatakan di media sosial pribadinya bahwa Iran selalu menekankan untuk mempertahankan dan melanjutkan hubungan persahabatan dengan pemerintah negara-negara di kawasan berdasarkan hubungan bertetangga baik dan saling menghormati kedaulatan nasional serta integritas teritorial. Ini tidak meniadakan hak inheren Iran untuk membela diri dalam menghadapi agresi militer dari Amerika Serikat dan Israel. Pezeshkian mengatakan, "Kami akan dengan tegas membela negara kami dan melawan sampai akhir. Tindakan defensif Iran hanya ditujukan pada sumber dan fasilitas yang menyerang Iran, yang kami anggap sebagai target yang sah. Iran tidak menyerang negara tetangga yang bersahabat. Sebaliknya, kami menargetkan pangkalan militer dan fasilitas AS di kawasan."


