Pengadilan federal AS kemarin mengizinkan kasus kripto Tether/Bitfinex untuk dilanjutkan sebagai gugatan kelompok (class action). Meskipun dalam kasus tersebut para investor mengklaim bahwa kedua perusahaanPengadilan federal AS kemarin mengizinkan kasus kripto Tether/Bitfinex untuk dilanjutkan sebagai gugatan kelompok (class action). Meskipun dalam kasus tersebut para investor mengklaim bahwa kedua perusahaan

Pengadilan AS Mengizinkan Gugatan Kripto Tether–Bitfinex sebagai Class Action

2026/03/07 20:29
durasi baca 2 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]
  • Investor menuduh bahwa sejumlah besar Tether diterbitkan antara tahun 2017 dan 2019 tanpa dukungan yang memadai.
  • Saat ini, pengadilan sedang meninjau bagian dari opini tersegel hakim, dan pengacara dari kedua belah pihak harus menyerahkan proposal mereka paling lambat 9 Maret.

Pengadilan federal AS kemarin mengizinkan kasus kripto Tether/Bitfinex untuk dilanjutkan sebagai gugatan kelompok. Meskipun kasus investor mengklaim bahwa kedua perusahaan mempengaruhi harga Bitcoin dan Ethereum pada saat ledakan kripto 2018 menggunakan token USDT yang baru diterbitkan. 

Seorang hakim federal di New York mengizinkan status gugatan kelompok dalam gugatan saat ini terhadap Tether dan Bitfinex. Keputusan tersebut diambil oleh Hakim Pengadilan Distrik AS Katherine Polk Failla, yang mengizinkan ribuan investor untuk bergabung dalam gugatan tersebut daripada mengajukan klaim individual. 

Hakim memisahkan penggugat menjadi dua kelompok untuk menangani kasus ini dengan lebih mudah. Satu kelompok menunjukkan investor yang membeli mata uang kripto secara langsung di pasar spot, dan kelompok kedua terdiri dari trader yang menggunakan kontrak berjangka. 

Pada saat yang sama, putusan kasus ini tidak memutuskan apakah perusahaan-perusahaan tersebut tidak mematuhi hukum. Namun, ini mengizinkan kasus untuk bergerak maju menuju proses hukum lebih lanjut. 

Penolakan Terhadap Tuduhan

Investor menuduh bahwa sejumlah besar Tether diterbitkan antara tahun 2017 dan 2019 tanpa dukungan yang memadai. Menurut pengaduan, token-token ini diduga digunakan untuk membeli Bitcoin dan Ethereum, mendorong harga lebih tinggi dan menciptakan gelembung pasar. 

Para penggugat mengklaim bahwa manipulasi tersebut mengakibatkan inflasi harga buatan pada saat bull run bersejarah tahun 2017. Dengan koreksi pasar yang terjadi setelahnya, banyak investor mengalami kerugian besar. Beberapa perhitungan menunjukkan bahwa manipulasi yang diklaim mungkin telah mengakibatkan kerugian miliaran dolar di pasar kripto. 

Tether maupun Bitfinex telah dengan tegas menolak tuduhan tersebut. Perusahaan-perusahaan tersebut menyebutkan bahwa gugatan ini didasarkan pada asumsi yang tidak benar dan salah memahami cara kerja penerbitan USDT dan aktivitas perdagangan. 

Sekarang setelah status gugatan kelompok diterima, kasus ini akan berlanjut ke tahap berikutnya, di mana kedua belah pihak akan menyajikan bukti. Saat ini, pengadilan sedang meninjau bagian dari opini tersegel hakim, dan pengacara dari kedua belah pihak harus menyerahkan proposal mereka paling lambat 9 Maret.  

Berita Kripto Unggulan Hari Ini: 

Pertarungan Harga Bitcoin (BTC): Akankah Bears Mendorongnya ke $60K atau Bisakah Bulls Merebut Kembali $70K?

Peluang Pasar
Logo Boom
Harga Boom(BOOM)
$0.000743
$0.000743$0.000743
-6.72%
USD
Grafik Harga Live Boom (BOOM)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.