Fox News pada akhir pekan meminta maaf dan mengakui "kesalahan" setelah gagal menayangkan rekaman Donald Trump mengenakan pakaian yang dianggap kontroversial saat upacara pemindahan jenazah prajurit yang gugur.
Pada hari Sabtu, Trump dikecam atas perilakunya selama momen khidmat di mana enam prajurit yang gugur dalam serangan presiden terhadap Iran dihormati. Presiden terlihat berdiri tegak saat acara berlangsung sementara yang lain menundukkan kepala. Dia juga mengenakan topi baseball putih selama acara yang biasanya khidmat tersebut, yang disiarkan dalam keheningan total di CNN.
Alih-alih memutar video tersebut untuk pemirsanya, Fox News mengatakan mereka memutar video lama dari upacara pemindahan jenazah yang berbeda. Seorang pembawa acara kemudian meminta maaf.
"Kami secara tidak sengaja menayangkan video dari upacara pemindahan jenazah yang lebih lama alih-alih upacara yang berlangsung kemarin," katanya. "Kami sangat menyesali kesalahan tersebut."
Perkembangan ini ditandai oleh pengacara dan jurnalis Aaron Parnas, yang menulis, "Fox News mengakui menayangkan video upacara pemindahan jenazah lama dalam programnya pagi ini, yang tidak menampilkan Donald Trump mengenakan topi baseball putih."
![[EDITORIAL] Musuh di seberang sana](https://www.rappler.com/tachyon/2026/03/animated-Chinese-spy-ops-March-9-2026.gif?resize=75%2C75&crop_strategy=attention)

