Pemerintah Inggris telah menjatuhkan sanksi baru terhadap jaringan terkait cryptocurrency yang terhubung dengan operasi penipuan skala besar di Asia Tenggara. Ini menandai salah satu contoh pertama tindakan langsung terhadap pasar berbasis kripto yang memfasilitasi penipuan.
Dalam pernyataan yang dirilis pada 26 Maret, pihak berwenang mengonfirmasi sanksi terhadap Xinbi. Platform ini menyediakan layanan berbasis cryptocurrency untuk pusat penipuan. Layanan tersebut mencakup penjualan data pribadi yang dicuri dan alat yang digunakan untuk menargetkan korban.
Langkah ini merupakan bagian dari penindakan yang lebih luas terhadap jaringan penipuan transnasional yang beroperasi di seluruh kawasan.
Pejabat mengatakan sanksi tersebut dirancang untuk mengisolasi platform dari ekosistem kripto yang sah, membatasi kemampuannya untuk mengirim dan menerima dana serta mengganggu perannya dalam memfasilitasi aktivitas ilegal.
Inggris menjatuhkan sanksi pada pasar kripto yang terkait dengan pusat penipuan
Tindakan ini juga menargetkan individu dan entitas yang terkait dengan kompleks penipuan besar yang dikenal sebagai "#8 Park." Dipercaya sebagai salah satu fasilitas terbesar semacam itu di Kamboja, dengan kapasitas menampung hingga 20.000 pekerja.
Menurut pemerintah Inggris, pusat penipuan di seluruh Asia Tenggara menggunakan skema online terkoordinasi, termasuk penipuan romansa, untuk menargetkan korban secara global.
Banyak pekerja yang menjalankan skema ini dilaporkan adalah individu yang diperdagangkan yang dipaksa melakukan penipuan di bawah paksaan.
Sanksi ini dibangun berdasarkan langkah-langkah sebelumnya yang diambil dalam koordinasi dengan mitra internasional, termasuk Amerika Serikat. Hal ini menyebabkan pembekuan aset dan penyitaan melebihi £1 miliar serta memicu penyelidikan di berbagai yurisdiksi.
Infrastruktur kripto digunakan untuk memfasilitasi operasi penipuan
Pihak berwenang mengatakan Xinbi memainkan peran sentral dalam memfasilitasi operasi ini dengan menawarkan layanan berbasis cryptocurrency. Platform ini memfasilitasi pembayaran dan pencucian hasil yang terkait dengan penipuan.
Platform ini juga dikaitkan dengan pergerakan aset kripto ilegal yang terhubung dengan Korea Utara.
Inggris menunjuk hasil penegakan hukum sebelumnya sebagai bukti dampak. Mereka mencatat bahwa BYEX, platform lain yang digunakan untuk mencuci hasil penipuan, ditutup setelah sanksi sebelumnya.
Langkah-langkah terbaru ini dimaksudkan untuk lebih membatasi saluran keuangan yang digunakan oleh jaringan ini, termasuk pembekuan aset seperti properti berbasis di Inggris yang terkait dengan individu yang dikenai sanksi.
Langkah ini menandakan penindakan yang lebih luas terhadap keuangan ilegal berbasis kripto
Pihak berwenang mengatakan langkah ini mencerminkan strategi yang lebih luas untuk menargetkan tidak hanya individu di balik operasi penipuan, tetapi juga infrastruktur keuangan yang mendukung mereka.
Tindakan ini menggarisbawahi pergeseran dalam pendekatan penegakan hukum, di mana platform kripto yang memfasilitasi aktivitas ilegal semakin diperlakukan sebagai entitas yang dapat dikenai sanksi.
Ringkasan Akhir
- Inggris telah menjatuhkan sanksi pada pasar berbasis kripto yang terkait dengan pusat penipuan, dengan tujuan mengganggu jaringan penipuan di tingkat infrastruktur.
- Langkah ini menandakan fokus regulasi yang semakin meningkat pada platform kripto yang digunakan untuk memfasilitasi keuangan ilegal, bukan hanya pelaku di belakangnya.
Sumber: https://ambcrypto.com/uk-targets-crypto-network-behind-southeast-asia-scam-centres-in-first-of-its-kind-sanctions-move/


