Pasar kripto kembali menjadi sorotan saat Worldcoin, yang kini lebih dikenal sebagai World, menyelesaikan salah satu penjualan token terbesarnya hingga saat ini. Didukung oleh Sam Altman, proyek ini menjual 226,43 juta token WLD melalui transaksi over-the-counter (OTC) senilai sekitar $63 juta. Yang penting, World melaksanakan penjualan selama beberapa hari, yang membantu menghindari guncangan harga mendadak dan mengurangi tekanan pada pasar publik.
World memilih strategi OTC daripada menjual token di bursa. Pendekatan ini memungkinkan transaksi besar terjadi secara pribadi antara pembeli dan penjual. Hasilnya, World mengurangi risiko penurunan harga tajam yang biasanya terjadi setelah token dump besar-besaran.
Data dari Lookonchain menunjukkan bahwa penjualan berlangsung selama sekitar sembilan hingga sepuluh hari. Selama periode ini, World menerima sekitar $63 juta dalam USDC. Harga jual rata-rata mendekati $0,28 per token, yang sedikit di atas titik terendah pasar baru-baru ini.
Langkah ini mencerminkan strategi yang terkalkulasi. Dengan menyebarkan penjualan, World berhasil mengamankan pendanaan sambil mempertahankan stabilitas harga relatif. Selain itu, metode ini menunjukkan bahwa proyek ini mengambil pendekatan yang lebih hati-hati dan terstruktur dalam pengelolaan kas.
Komunitas kripto merespons dengan pendapat yang beragam. Di satu sisi, beberapa investor percaya World menangani penjualan dengan bertanggung jawab. Mereka berpendapat bahwa menggunakan saluran OTC mencegah volatilitas yang tidak perlu dan melindungi trader ritel dari kerugian mendadak.
Di sisi lain, kritikus mempertanyakan waktu penjualan. Token WLD telah diperdagangkan mendekati titik terendah sepanjang masa, sekitar $0,25. Oleh karena itu, beberapa pelaku pasar melihat langkah ini sebagai pencairan dana oleh orang dalam selama periode sentimen yang lemah.
Pandangan yang berlawanan ini menyoroti masalah yang sedang berlangsung di pasar kripto. Penjualan token besar dapat dilihat sebagai pendanaan strategis atau kurangnya kepercayaan. Dalam kasus ini, World menemukan dirinya di tengah perdebatan tersebut.
Selain kekhawatiran pasar, World terus menghadapi tekanan regulasi. Konsep intinya—sistem identitas biometrik berbasis pemindaian iris, telah menimbulkan pertanyaan serius di kalangan regulator global.
Otoritas di tempat-tempat seperti Kenya dan Uni Eropa telah menandai kekhawatiran tentang privasi dan perlindungan data. Akibatnya, World harus menavigasi kerangka hukum yang kompleks saat memperluas operasinya.
Tantangan regulasi ini dapat memengaruhi penjualan token di masa depan. Faktanya, mengamankan pendanaan melalui transaksi OTC seperti ini dapat membantu World mempertahankan pertumbuhannya sambil menghadapi ketidakpastian hukum.
Secara keseluruhan, transaksi OTC $63 juta ini menyoroti peluang dan risiko bagi World. Dari sisi positif, proyek ini berhasil mengumpulkan dana tanpa mengganggu pasar yang lebih luas. Ini menunjukkan tingkat kedewasaan dalam menangani transaksi berskala besar.
Namun, kekhawatiran tentang waktu dan transparansi tetap ada. Sementara beberapa melihat ini sebagai langkah finansial yang cerdas, yang lain tetap berhati-hati tentang apa yang ditandakan untuk kepercayaan jangka panjang.
Saat World terus tumbuh, keputusannya akan tetap diawasi dengan ketat. Pada akhirnya, kemampuannya untuk menyeimbangkan ekspansi, regulasi, dan kepercayaan komunitas akan menentukan apakah langkah seperti ini memperkuat posisinya atau menimbulkan keraguan lebih lanjut dalam lanskap kripto yang berkembang.
Postingan World Offloads $63M Worth of Worldcoin via OTC Sale pertama kali muncul di Coinfomania.