Riset Grayscale: Hambatan Sosial dalam Ancaman Kuantum Bitcoin
Kepala Riset Grayscale Zach Pandl menekankan bahwa tantangan terbesar bagi Bitcoin (BTC) terhadap ancaman komputer kuantum bukanlah teknis melainkan sosial. Artikel Google yang diterbitkan pada 30 Maret mengklaim bahwa komputer kuantum dapat membobol kriptografi BTC dengan sumber daya yang lebih sedikit. Menurut Pandl, BTC lebih tangguh dibandingkan mata uang kripto lainnya berkat model UTXO, konsensus proof-of-work, dan tidak adanya kontrak pintar; namun, beberapa jenis alamat tetap rentan.
Komunitas BTC harus mengambil tindakan terkait koin yang tidak aktif di alamat P2PK lama yang menyimpan sekitar 1,7 juta BTC (termasuk perkiraan 1 juta BTC milik Satoshi, saat ini bernilai 68 miliar dolar). Opsi: membakar koin, membatasi tingkat pengeluaran dari alamat yang rentan, atau menunggu. Pandl menyoroti kesulitan mencapai kesepakatan dengan mengingat sejarah kontroversial perubahan protokol (misalnya, krisis Ordinals 2023). Ancaman belum ada, tetapi transisi ke kriptografi pasca-kuantum sangat penting. Solana dan XRP Ledger sedang melakukan pengujian, dan Ethereum Foundation mengumumkan roadmap pada bulan Februari. Investor dapat tetap tenang dengan memeriksa analisis detail BTC.
Sekitar 1,7 juta BTC rentan terhadap ancaman kuantum. Sumber: Grayscale
Analisis Teknikal BTC: Garis Support 68K
Per 7 April 2026, harga BTC adalah 68.420,10 USD (-1,04% 24j). RSI 49,58 (netral), tren sideways, Supertrend bearish. EMA 20: 68.483. Support: S1 68.170 (kuat, 86%), S2 64.323. Resistance: R1 69.237 (kuat, 77%), R2 83.437. Selama diskusi kuantum, futures BTC mungkin meningkatkan volatilitas. Dalam jangka pendek, S1 mungkin diuji.
- Support: S1 68.170 (⭐ Kuat), S2 64.323
- Resistance: R1 69.237 (⭐ Kuat), R2 83.437
Komunitas harus memantau data pasar spot BTC; masih terlalu dini untuk khawatir.
Sumber: https://en.coinotag.com/grayscale-btc-quantum-threat-social






