Harga Bitcoin kembali naik di atas $76.000 pada 20 April setelah akhir pekan yang volatile terkait perkembangan konflik Amerika Serikat-Iran. Pemulihan ini terjadi setelah penarikan ke arah $75.000 karena trader bereaksi terhadap tekanan baru di pasar minyak dan ketidakpastian segar seputar diplomasi.
Perhatian pasar juga beralih setelah Presiden Donald Trump mengatakan kesepakatan baru AS dengan Iran akan lebih baik dari perjanjian nuklir 2015. Pernyataan tersebut datang saat gencatan senjata saat ini mendekati akhir dan keraguan tetap ada mengenai waktu putaran pembicaraan berikutnya. Dengan latar belakang tersebut, Bitcoin terus diperdagangkan sebagai aset berisiko yang sensitif terhadap makro, dengan pergerakan harga dibentuk oleh minyak, geopolitik, dan posisi di pasar derivatif.
Harga Bitcoin Stabil Setelah Penarikan Akhir Pekan
Harga Bitcoin bertahan di atas $76.000 setelah mundur dari pergerakan gagal melampaui $78.000. Kenaikan sebelumnya menandai level tertinggi aset dalam sekitar sepuluh minggu sebelum momentum memudar memasuki akhir pekan. Trader mengurangi risiko karena ketegangan di Timur Tengah kembali ke garis depan dan pasar minyak kembali naik.
Pembalikan akhir pekan mencerminkan kehati-hatian yang lebih luas di seluruh pasar global. Laporan terkait Selat Hormuz dan gesekan baru antara Washington dan Tehran mendorong harga minyak mentah kembali menuju kisaran $90. Itu menambah tekanan pada ekspektasi inflasi dan membebani aset yang sensitif terhadap ketidakpastian makro, termasuk Bitcoin.
Donald Trump mengatakan pada 20 April bahwa kesepakatan yang sedang dinegosiasikan dengan Iran akan lebih baik daripada Joint Comprehensive Plan of Action, perjanjian 2015 yang ia tinggalkan pada 2018. Pernyataannya datang setelah kritik dari Demokrat dan beberapa ahli nuklir yang mempertanyakan apakah kesepakatan kompleks dapat dicapai dengan cepat. Komentar tersebut menambahkan sudut pandang diplomatik pada pasar yang sudah fokus pada pasokan minyak dan risiko gencatan senjata.
Pada saat yang sama, ketidakpastian seputar putaran pembicaraan berikutnya tetap ada. Prospek untuk negosiasi lebih lanjut di Pakistan tidak jelas karena gencatan senjata dua minggu mendekati berakhir.
Volatilitas Minyak Menjaga Tekanan pada Aset Berisiko
Minyak tetap menjadi pusat reaksi pasar. Reuters melaporkan bahwa perang dan gangguan baru di sekitar Hormuz telah membantu mengangkat harga minyak global, dengan Brent dan WTI keduanya menunjukkan kenaikan tajam. Harga energi yang lebih tinggi dapat menjaga kekhawatiran inflasi tetap hidup, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi ekspektasi untuk kebijakan moneter dan membebani permintaan kripto.
Pola perdagangan Bitcoin baru-baru ini mengembalikan sebagian dari reli sebelumnya karena berita geopolitik memburuk dan minyak mentah naik lagi. Bahkan dengan pemulihan di atas $76.000, trader terus memantau apakah pasar dapat mempertahankan dukungan jika minyak tetap tinggi dan kemajuan diplomatik tetap tidak pasti.
Level Teknis Harga Bitcoin
Struktur pasar juga menunjukkan volatilitas yang berkelanjutan. Pergerakan sebelumnya di atas $76.000 telah memaksa sejumlah besar posisi bearish keluar, tetapi mundurnya akhir pekan memicu putaran likuidasi lain karena trader menyesuaikan dengan latar belakang makro baru. Open interest dan posisi opsi di sekitar area $75.000 menunjukkan bahwa Bitcoin dapat terus mengalami pergerakan harga yang tajam dalam waktu dekat.
Level teknis sekarang tetap penting untuk pergerakan berikutnya. Resistensi berada di dekat zona atas $79.000, sementara support berada di dekat $73.000 hingga $75.000.
Sumber: https://coinpaper.com/16423/bitcoin-price-reclaims-76-000-as-donald-trump-touts-new-iran-deal-terms








