Saham internasional SoftBank Group (SFTBY) menunjukkan sedikit pergerakan dalam sesi perdagangan terkini karena investor mempertimbangkan ketidakpastian jangka pendek terhadap strategi infrastruktur kecerdasan buatan jangka panjang yang ambisius.
Sementara saham relatif stagnan, perhatian pasar semakin beralih ke ambisi perusahaan yang terus berkembang dalam pusat data AI dan sistem energi, termasuk rencana yang baru terungkap untuk mengembangkan manufaktur baterai skala besar di Jepang.
Langkah ini menyoroti peran SoftBank yang terus berkembang melampaui telekomunikasi dan investasi, memposisikan dirinya lebih dalam pada lapisan infrastruktur fisik yang diperlukan untuk menggerakkan sistem AI generasi berikutnya.
SoftBank Corp, unit mobile dan infrastruktur perusahaan, bersiap untuk mengubah sebagian pabrik Sakai di Osaka menjadi fasilitas produksi baterai besar yang didedikasikan untuk mendukung pusat data AI. Lokasi tersebut, yang sebelumnya terkait dengan operasi manufaktur LCD Sharp, diakuisisi oleh SoftBank pada tahun 2025 seharga sekitar 100 miliar yen (sekitar $627 juta).
SoftBank Group Corp., SFTBY
Berdasarkan detail perencanaan, fasilitas tersebut pada akhirnya dapat memproduksi beberapa gigawatt jam baterai per tahun, berpotensi menjadikannya salah satu lini produksi baterai terbesar di Jepang. Output tersebut diperkirakan awalnya akan mendukung operasi pusat data AI milik SoftBank sendiri.
Inisiatif baterai ini merupakan bagian dari dorongan infrastruktur AI yang lebih luas yang berpusat pada kampus Sakai, yang dibayangkan sebagai pusat komputasi raksasa. Pengembangan keseluruhan mencakup sekitar 750.000 meter persegi dan dirancang untuk mendukung lebih dari 150 megawatt daya komputasi.
SoftBank bertujuan untuk mulai mengoperasikan pusat data AI pada akhir tahun 2026, menandai jadwal yang agresif dalam memperluas jejak infrastruktur AI-nya. CEO Junichi Miyakawa diperkirakan akan memberikan detail lebih lanjut pada bulan Mei sebagai bagian dari rencana strategis lima tahun perusahaan yang akan datang, meskipun persetujuan akhir dari dewan masih tertunda.
Proyek ini menegaskan niat SoftBank untuk mengintegrasikan secara vertikal kemampuan energi dan komputasi, mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal sekaligus mengamankan stabilitas operasional jangka panjang untuk beban kerja AI.
Pabrik baterai ini mencerminkan tren yang semakin berkembang di seluruh industri: konvergensi kecerdasan buatan dan infrastruktur energi. Seiring model AI yang semakin canggih dan pusat data yang semakin intensif dalam penggunaan energi, perusahaan-perusahaan semakin banyak berinvestasi dalam solusi daya yang didedikasikan.
Strategi SoftBank sejalan dengan inisiatif yang lebih luas yang dipimpin oleh pendirinya Masayoshi Son, yang sebelumnya telah mengeksplorasi proyek energi skala besar, termasuk diskusi seputar fasilitas pembangkit listrik berbahan bakar gas berkapasitas 9,2 gigawatt di Ohio yang dirancang untuk mendukung kluster komputasi AI yang masif.
Secara paralel, SoftBank juga telah berpartisipasi dalam investasi senilai $1 miliar di SB Energy, pengembang energi terbarukan, bersama OpenAI. Investasi-investasi ini mengindikasikan pendekatan dua jalur, menyeimbangkan pembangkitan energi tradisional dengan sumber terbarukan untuk mengamankan pasokan jangka panjang bagi ekspansi AI.
Pengembangan Sakai juga mencerminkan tren global yang lebih luas, di mana perusahaan teknologi secara cepat memperluas infrastruktur pusat data. Estimasi industri menunjukkan bahwa lebih dari 22,8 gigawatt kapasitas komputasi pusat data saat ini sedang dalam tahap konstruksi di seluruh dunia, menyoroti permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk daya pemrosesan AI.
Dalam konteks ini, pendekatan terintegrasi SoftBank yang menggabungkan pusat data, produksi energi, dan manufaktur baterai, memposisikannya lebih dari sekadar investor finansial dalam AI. Sebaliknya, perusahaan ini semakin bertindak sebagai pemain infrastruktur fundamental dalam ekonomi AI global.
The post SoftBank (SFTBY) Stock; Little Change as Battery Plant Plans Fuel Long-Term AI Growth Bets appeared first on CoinCentral.


