Harga Silver (XAG) sempat menyentuh US$89 kemarin setelah melakukan breakout dari descending triangle pada 7 Mei. Tapi, indikator empat jam kini memberi sinyal potensi koreksi ke US$79 sebelum pergerakan naik berikutnya.
Logam ini diperdagangkan di sekitar US$86,94 hari ini dan masih bertahan dalam channel naik paralel. Sementara itu, pembacaan RSI dan MACD pada timeframe 4 jam mengindikasikan momentum jangka pendek yang mulai melemah.
Pergerakan harga silver mencerminkan campuran kondisi ekonomi makro, permintaan industri, dan kendala suplai, bukan karena satu faktor saja. Liputan BeInCrypto sebelumnya tentang jalan menuju US$100 menjelaskan bagaimana tekanan suplai dan permintaan fisik terus menopang logam ini.
Alexander Potavin, analis dari Finam Group, baru-baru ini membagikan pandangan makronya kepada BeInCrypto.
Pernyataannya menjelaskan mengapa breakout pada grafik silver sering terjadi bersamaan dengan perubahan ekspektasi suku bunga atau sinyal aktivitas industri. Karena itu, para trader memantau pola grafik sekaligus arus makro ketika mengambil posisi dekat level-level Fibonacci penting.
Silver melakukan breakout dari descending triangle pada 7 Mei di chart harian. Harganya lalu naik cepat menuju 0,382 Fibonacci retracement di sekitar US$89.
Sesi kemarin menjadi momen pertama harga menyentuh resistance itu sejak Februari. Indeks kekuatan relatif (RSI) berada di wilayah bullish, mendekati 70, sehingga momentum masih sejalan dengan tren naik yang lebih luas.
Sementara itu, indikator volatilitas BBWP mencatatkan pembacaan merah dengan volatilitas tinggi. Data seperti ini sering menandakan keputusan arah yang akan segera terjadi.
Saat ini muncul dua skenario. Koreksi terkontrol ke 0,5 Fibonacci retracement di US$79 akan mereset momentum. Level itu lalu bisa menjadi support sebelum reli berikutnya terjadi.
Alternatif lain, jika harga menembus US$89 dengan bersih, resistance berikutnya terbuka. Target ini berada di level 0,236 Fibonacci, dekat US$101.
Analisis BeInCrypto sebelumnya juga pernah menyoroti triangle yang sama dari sisi bearish di awal Mei. Pergerakan kemarin akhirnya menguat ke atas.
Meski terjadi breakout bullish di chart harian, grafik empat jam menyimpan risiko. Harga bergerak dalam channel naik paralel sejak 4 Mei.
Saat ini harganya berada dekat batas bawah, namun belum ada breakdown yang jelas. RSI 4 jam kemarin break dari garis tren naiknya dan masuk ke area netral.
Pada saat yang sama, histogram MACD berubah merah dan menurun. Kondisi ini menunjukkan tekanan beli semakin loyo pada timeframe jangka pendek.
Jika terjadi breakdown dari channel, kemungkinan harga akan menuju 0,5 Fibonacci retracement di dekat US$79. Level itu juga sejalan dengan skenario support harian di atas.
Analis teknikal independen @remdocan menawarkan analisis serupa di X untuk timeframe empat jam dengan menambahkan beberapa lapis konfirmasi. Menurut analis tersebut, swing low di 83.052 jadi level kunci penjaga tren naik jangka pendek.
Divergensi RSI pada timeframe yang sama sudah mengindikasikan melemahnya momentum naik. Di atas harga saat ini, Remdocan melihat area US$96 sebagai titik pengambilan keputusan utama.
Jika harga harian ditutup di atas level tersebut, maka zona puncak sebelumnya bisa menjadi target. Tapi jika gagal, peluang koreksi muncul kembali.
Untuk sisi bawah, analis ini menandai US$83 sebagai batas utama tren. Jika harga menembus di bawah sana, zona US$70 hingga US$65 bisa menjadi support Fibonacci dan psikologis yang kuat.
Pada koreksi yang lebih dalam, level harian US$60 tetap menopang struktur bullish jangka panjang.
Situasi saat ini menempatkan silver dalam posisi yang konstruktif namun rawan secara taktis. Grafik harian mendukung kelanjutan kenaikan menuju US$101 dalam jangka menengah.
Sementara itu, indikator 4 jam memprediksi adanya koreksi menuju US$79 terlebih dahulu. Kondisi makro masih jadi faktor penentu pergerakan selanjutnya.
Ekspektasi pemangkasan suku bunga bisa mempercepat reli berikutnya. Namun, jika terjadi pelarian dari aset berisiko karena penurunan ekonomi, harga perak akan mendapat tekanan lebih besar dibanding emas. Laporan terbaru BeInCrypto menyoroti peran dolar sebagai safe haven yang mulai memudar, sehingga logam seperti perak tetap menjadi sorotan.
Saat ini, trader perlu memperhatikan resistance di US$89 dan level invalidasi di US$83. Penutupan harga di atas US$89 mengonfirmasi kelanjutan tren naik, sedangkan jika turun di bawah US$83 akan membuka jalan ke zona support US$79 hingga US$70.

