Komite Perbankan Senat menyetujui Digital Asset Market Clarity Act dengan suara 15-9 pada hari Kamis. Sen. Ruben Gallego dan Angela Alsobrooks bergabung dengan 13 anggota Republik untuk mendorong RUU ini maju. Langkah ini kini menuju penggabungan dengan teks Komite Pertanian Senat sebelum pemungutan suara di lantai sidang.
Para pembuat undang-undang mendorong maju Clarity Act setelah berbulan-bulan negosiasi dan revisi lintas partai. Ketua Tim Scott menyatakan bahwa RUU ini mengakhiri "zona abu-abu regulasi" bagi perusahaan kripto. Ia menambahkan bahwa kerangka ini akan melindungi konsumen dan menjaga inovasi tetap berada di Amerika Serikat.
Sen. Cynthia Lummis menyebut proposal ini sebagai "undang-undang paling sulit" dalam kariernya. Ia mengatakan bahwa RUU ini menyesuaikan aset digital baru ke dalam sistem regulasi yang lebih lama. Teks tersebut membagi pengawasan antara SEC dan CFTC serta menetapkan aturan bagi bursa, broker, dan kustodian.
Komite menolak beberapa amandemen Demokrat selama sesi markup. Sen. Elizabeth Warren menentang RUU ini dan menyebutnya "RUU yang ditulis oleh industri kripto." Ia berargumen bahwa draf ini melemahkan perlindungan hukum sekuritas yang telah ada sejak 1929.
Warren juga memperingatkan bahwa RUU ini memungkinkan bank untuk meningkatkan eksposur kripto. Ia mengaitkan risiko tersebut dengan praktik sebelum krisis keuangan 2008. Partai Republik menolak amandemennya dengan suara 11-13.
Demokrat mengangkat kekhawatiran tentang keuangan ilegal dan stablecoin selama dengar pendapat. Sen. Jack Reed menyatakan bahwa aktor Iran menggunakan stablecoin untuk membeli komponen drone. Ia mencari kewenangan bagi regulator untuk memblokir aliran stablecoin ilegal asing, namun amandemen tersebut gagal.
Sen. Chris Van Hollen mengutip estimasi bahwa lebih dari $150 miliar berpindah melalui dompet ilegal tahun lalu. Ia mengusulkan hukuman bagi pihak yang merilis protokol DeFi yang dirancang untuk pencucian uang. Partai Republik menolak usulannya dan menyatakan bahwa hukum pidana yang berlaku sudah mencakup tindakan tersebut.
Masalah etika yang berkaitan dengan Presiden Donald Trump juga mewarnai perdebatan. Van Hollen mengusulkan pelarangan pejabat terpilih dari hubungan bisnis kripto. Sen. Bernie Moreno menentang amandemen tersebut dan menyatakan bahwa hal itu seharusnya dibahas di Komite Kehakiman, dan panel mengalahkannya dengan suara 11-13.
Pemungutan suara penting terjadi pada Amandemen Lummis 122 mengenai safe harbor DeFi. Komite mengadopsi amandemen tersebut dengan suara 18-6 setelah revisi teknis. Warner, Cortez Masto, dan Alsobrooks bergabung dengan Republik untuk mendukung bahasa kompromi tersebut.
Sebelumnya, Ketua Scott membatasi jumlah amandemen berdasarkan aturan komite. Ia kemudian memulihkan kembali sejumlah proposal yang dipilih untuk mengamankan dukungan bipartisan. Pada pemungutan suara akhir, Gallego dan Alsobrooks memberikan dukungan Demokrat yang dibutuhkan untuk hasil 15-9.
The post Clarity Act Moves Forward After 15-9 Committee Vote appeared first on Blockonomi.

