Empat bulan setelah Elon Musk berjanji akan membuka kode sumber algoritma rekomendasi X dan menyegarkannya setiap empat minggu, repo resmi xai-org masih hanya menampilkan satu commit. Pengguna aset kripto menilai perilisan ini hanya sekedar pertunjukan, bukan transparansi.
Janji tersebut bermula pada 10 Januari, ketika Musk menyatakan bahwa kode akan dipublikasikan dalam tujuh hari dan diperbarui setiap bulan dengan catatan dari pengembang secara rinci. Repositorinya dirilis pada 17 Januari dan sejak itu belum pernah diubah lagi.
Repository xai-org/x-algorithm ini memiliki empat komponen, dengan 62,9% ditulis dalam bahasa Rust dan 37,1% dalam Python. Tidak ada satu pun yang mendapat commit lanjutan.
Catatan pengembang yang dijanjikan Musk pada setiap pembaruan juga belum pernah dirilis. Pada perilisan serupa tahun 2023 di repo twitter/the-algorithm yang lama, keluhan yang sama juga muncul sebelum akhirnya berhenti diperbarui.
Keheningan tersebut terjadi di saat yang sama ketika pengguna aset kripto berulang kali mengeluhkan jangkauan yang ditekan di platform ini.
Sebelum repo dirilis, co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, secara terbuka mempertanyakan apakah X bisa memenuhi standar transparansi.
Kode yang diterbitkan memang menampilkan rumus skor akhir, tapi tidak menunjukkan bobot untuk tiap aksi yang diprediksi.
Pada README modul Phoenix tertulis bahwa transformernya “mewakili model yang digunakan secara internal, kecuali optimasi skalabilitas tertentu,” suatu pengakuan bahwa sistem yang berjalan berbeda dengan yang bisa diaudit pembaca.
Pihak kritikus dari komunitas aset kripto juga menyoroti bahwa model ini belajar dari sinyal negatif seperti pelaporan dan pemblokiran, sehingga aksi bot yang terkoordinasi justru bisa menjadi alat penekan yang ampuh.
Alternatif terdesentralisasi seperti Farcaster merilis protokol forkable penuh, bukan kode contoh yang tidak bisa dibandingkan dengan sistem produksi.
Apa yang terjadi dalam empat minggu ke depan—jika benar ada apa-apa—akan lebih menggambarkan sikap Musk terkait transparansi dibandingkan sekadar unggahan repo aslinya.

