Treasury menjatuhkan sanksi kepada lebih dari 50 perusahaan yang terkait dengan perbankan bayangan Iran, membekukan hampir USD500 juta aset kripto rezim.Treasury menjatuhkan sanksi kepada lebih dari 50 perusahaan yang terkait dengan perbankan bayangan Iran, membekukan hampir USD500 juta aset kripto rezim.

Departemen Keuangan AS Menindak Lebih dari 50 Perusahaan dan Kapal dalam Operasi Penertiban Shadow Banking Iran

2026/05/20 01:46
durasi baca 2 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Departemen Keuangan AS memberikan sanksi kepada lebih dari 50 perusahaan, kapal, dan individu yang berkaitan dengan jaringan perbankan bayangan dan minyak Iran pada minggu ini, sehingga meningkatkan kampanye Economic Fury dari pemerintahan Trump terhadap berbagai upaya keuangan alternatif Teheran.

Office of Foreign Assets Control (OFAC) menjatuhkan sanksi pada rumah penukaran uang Iran, Amin Exchange, serta memblokir 19 kapal tanker minyak dan petrokimia. Sementara itu, Sekretaris Scott Bessent memperingatkan bank-bank global agar memantau bagaimana Teheran masih memindahkan dana melalui sistem keuangan internasional.

Amin Exchange Jadi Pusat Sanksi Terbaru

OFAC menetapkan perusahaan kemitraan Ebrahimi and Associates Partnership Company yang berbasis di Iran, dikenal sebagai Amin Exchange, karena telah memindahkan ratusan juta US$ atas nama bank-bank Iran yang terkena sanksi.

CEO Samad Nemati, mantan perwira IRGC, dan pemilik Yousef Ebrahimi juga masuk dalam daftar sanksi ini.

Perusahaan ini menjalankan perusahaan-perusahaan front di berbagai negara seperti UEA, Turki, Hong Kong, dan Cina, dengan delapan entitas telah ditambahkan ke daftar Specially Designated Nationals.

Rekanan yang disebutkan dalam aksi ini meliputi National Iranian Oil Company dan Triliance Petrochemical, yang keduanya telah lebih dulu terkena sanksi AS.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan kabar terbaru setiap saat 

Kripto dan Armada Bayangan dalam Tekanan

Ke-19 kapal tanker yang diblokir OFAC telah mengangkut jutaan barel minyak Iran, naphtha, methanol, dan gas elpiji cair sejak 2023.

Pemilik kapal yang berbasis di Hong Kong, Kepulauan Marshall, dan Liberia juga turut dikenai sanksi.

Bessent menyampaikan bahwa Economic Fury telah membekukan hampir US$500 juta dalam bentuk aset kripto yang terkait rezim, melanjutkan aksi sebelumnya termasuk pembekuan Tether (USDT) sebesar US$344 juta di blockchain Tron.

Departemen Keuangan juga menekan Binance terkait aliran dana yang berhubungan dengan Iran.

OFAC menjelaskan bahwa rumah penukaran uang di Iran memindahkan miliaran mata uang asing setiap tahun sehingga memungkinkan Teheran mengonversi pendapatan minyak dan menyalurkan dana ke pasukan bersenjatanya.

Aset kripto kini menjadi penopang utama karena pendapatan minyak tradisional makin anjlok, dan Departemen Keuangan memberi sinyal bahwa sanksi sekunder lainnya bisa menyasar bank asing, kilang, serta maskapai penerbangan yang membantu proses aliran dana Iran.

Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Bukan Ahli Grafik? Tetap Untung

Bukan Ahli Grafik? Tetap UntungBukan Ahli Grafik? Tetap Untung

Salin trader top dalam 3 detik dengan auto dagang!