Panel penuntut DPR sedang mempertimbangkan untuk merekrut penerjemah dalam bahasa-bahasa utama negara ini guna menjelaskan persidangan dalam proses pemakzulan Wakil Presiden Sara Duterte-Carpio dengan lebih baik.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, juru bicara penuntut DPR sekaligus penasihat pemakzulan Robert Ace S. Barbers mengatakan bahwa di antara bahasa-bahasa yang dapat digunakan untuk menjelaskan proses tersebut adalah Bisaya, Hiligaynon, Bicolano, dan bahasa-bahasa daerah lainnya, sehingga warga Filipina yang lebih nyaman menggunakan bahasa mereka sendiri dapat lebih mudah memahami jalannya proses pemakzulan.
Pemakzulan bukan sekadar masalah hukum karena juga memiliki aspek prosedural, hukum, dan informasi publik, katanya.
"Itulah mengapa satu orang saja tidak dapat menjelaskannya. Dibutuhkan sebuah tim dengan pesan yang terpadu dan narasi yang tunggal," kata Barbers dalam pernyataan tersebut dalam bahasa Filipina.
Ia menambahkan bahwa inisiatif-inisiatif ini bertujuan untuk membantu masyarakat memahami proses tersebut dan mencegah penyebaran informasi yang salah. — Pexcel John Bacon

