TLDR:
- Kekhawatiran tentang carry trade Jepang meningkat setelah Kiyosaki menghubungkan likuiditas selama beberapa dekade dengan tekanan pasar yang lebih luas.
- Postingannya memicu perhatian baru pada risiko pendanaan dan pergeseran permintaan aset di pasar global.
- Eksposur energi menjadi fokus saat ia menyoroti kebutuhan daya yang meningkat terkait dengan ekspansi infrastruktur AI.
- Thread tersebut mendapatkan keterlibatan yang kuat saat pengguna melacak kondisi pasar dan potensi pergeseran likuiditas.
Carry trade Jepang kembali menjadi fokus setelah Robert Kiyosaki memperingatkan tentang tekanan yang meningkat di seluruh aset global. Postingannya menunjukkan bahwa pelepasan posisi mungkin semakin cepat setelah bertahun-tahun pendanaan suku bunga rendah mendukung pasar berisiko.
Dia menunjuk pada periode panjang likuiditas tinggi yang membantu mendorong permintaan di saham, real estate, dan komoditas. Komentar tersebut mendapatkan daya tarik online saat investor meninjau setup pasar yang lebih luas.
Carry Trade Jepang Menandakan Volatilitas Baru
Kiyosaki mengatakan carry trade berkembang selama beberapa dekade saat pinjaman Jepang mengalir ke pasar investasi global.
Dia menggambarkan siklus tersebut sebagai pendorong inflasi aset di berbagai sektor. Tweet tersebut menarik perhatian karena selaras dengan volatilitas baru di aset berisiko. Peserta pasar mengikuti diskusi dengan seksama di berbagai platform sosial.
Menurut postingannya, pelepasan posisi bisa menekan pasar yang bergantung pada arus masuk likuiditas yang stabil. Dia menyarankan bahwa leverage bertahun-tahun mungkin sekarang menghadapi kondisi yang lebih ketat.
Narasi tersebut memicu debat baru tentang tekanan pendanaan dan kemungkinan rotasi di kelas aset utama. Komentarnya terus beredar saat trader menilai risiko jangka pendek.
Kiyosaki menyatakan bahwa dia berencana untuk menguraikan serangkaian ide investasi dalam postingan mendatang. Dia mengatakan saran tersebut mencerminkan bagaimana dia memposisikan diri dalam merespons kondisi ekonomi yang berubah.
Pesannya merujuk pada pasar energi sebagai fokus utama dalam ekspektasi saat ini. Dia menambahkan bahwa permintaan daya yang meningkat terkait dengan adopsi AI mungkin memperluas minat di sektor tersebut.
Diskusi tersebut beredar luas di X saat pengguna mengunjungi kembali tema carry trade yang sudah lama ada. Banyak yang menunjuk pada siklus pendanaan sebelumnya yang bergeser setelah perubahan suku bunga.
Perhatian yang diperbaharui membentuk bagian dari percakapan yang lebih luas tentang ketahanan pasar. Trader mengamati reaksi di komoditas dan futures ekuitas selama arus akhir pekan.
Pasar Energi Masuk ke Sorotan
Kiyosaki mengatakan dia berinvestasi langsung di produsen minyak dan gas alam. Komentarnya menekankan bahwa permintaan energi yang meningkat dapat mendukung aset terkait. Dia menjelaskan bahwa infrastruktur AI membutuhkan kapasitas daya yang terus bertambah, mendorongnya ke arah sektor tersebut.
Postingannya juga mencatat bahwa investor dapat mengakses industri melalui ekuitas atau produk terkelola.
Dia menyoroti potensi kenaikan pengangguran jika tekanan ekonomi yang luas berkembang. Dia mengatakan bahwa sektor real estate bergantung pada kondisi pekerjaan yang stabil.
Kiyosaki menegaskan kembali bahwa ide-idenya bersifat pribadi dan bukan rekomendasi formal. Dia mengatakan akan berbagi sembilan saran investasi lagi dalam postingan selanjutnya.
Pengguna bereaksi terhadap thread tersebut sebagai bagian dari debat pasar yang sedang berlangsung. Topik tersebut tetap aktif sepanjang akhir pekan saat percakapan berkembang.
Postingan Ketakutan Carry Trade Jepang Meningkat saat Kiyosaki Memperingatkan Guncangan Pasar Global pertama kali muncul di Blockonomi.
Sumber: https://blockonomi.com/japan-carry-trade-fears-grow-as-kiyosaki-warns-of-global-market-shake-up/



