Strategy, sebuah perusahaan yang erat kaitannya dengan pasar cryptocurrency, telah menunjukkan gambaran yang luar biasa dalam hal kinerja sahamnya pada akhir tahun 2025.
Menurut data yang dibagikan oleh analis crypto Chris Millas melalui X, saham Strategy ditutup pada $151,95 pada tanggal 31 Desember 2025. Harga saham mencatat penurunan 2,35% pada hari itu, sementara total kerugian year-on-year mencapai 49,35%.
Perkembangan yang paling menonjol adalah saham Strategy yang turun selama enam bulan berturut-turut. Perusahaan kehilangan 16,78% pada bulan Agustus, 3,65% pada bulan September, 16,36% pada bulan Oktober, 34,26% pada bulan November, dan 14,24% pada bulan Desember. Ini menandai pertama kalinya Strategy mengalami enam bulan penurunan tanpa henti sejak mengadopsi strategi treasury Bitcoin pada Agustus 2020.
Strategy dikenal sebagai salah satu perusahaan publik besar pertama yang menempatkan Bitcoin di pusat neraca keuangannya. Strategi ini telah menyebabkan peningkatan kuat dalam harga saham perusahaan di tahun-tahun sebelumnya, terutama meningkatkan minat investor selama pasar bullish Bitcoin.
Namun, peningkatan volatilitas di pasar crypto sepanjang tahun 2025, ketidakpastian regulasi, dan fluktuasi harga Bitcoin memberikan tekanan signifikan pada saham Strategy.
Analis berpendapat bahwa meskipun strategi Bitcoin jangka panjang perusahaan tetap valid, kinerja saham jangka pendek dan menengah akan sangat bergantung pada tren keseluruhan pasar cryptocurrency. Investor, sementara itu, bersiap untuk memantau dengan cermat baik penetapan harga Bitcoin maupun manajemen neraca Strategy pada tahun 2026.
*Ini bukan nasihat investasi.
Sumber: https://en.bitcoinsistemi.com/bitcoin-bull-michael-saylor-s-strategy-company-stock-closes-with-a-sixth-consecutive-month-of-declin/


