Pada 6 Februari, Tether mengumumkan investasi strategis senilai $100 juta di jaringan t-0, sebuah platform penyelesaian bertenaga USDT untuk lembaga keuangan berlisensi.
Inisiatif ini bertujuan untuk membuat pembayaran lintas negara lebih cepat, lebih hemat biaya, dan transparan dengan menggunakan USDT sebagai infrastruktur penyelesaian inti. Langkah Tether ini muncul saat stablecoin mengalami adopsi yang terus meningkat di kalangan bank, fintech, dan penyedia layanan pembayaran internasional.
Jaringan t-0 menghubungkan semua lembaga keuangan di seluruh dunia, memungkinkan mereka untuk mengoordinasikan transaksi fiat-ke-fiat dengan penyelesaian yang hampir instan.
Jaringan t-0 meminimalkan risiko valuta asing, mengurangi jumlah modal yang harus dipegang bank untuk transaksi lintas negara, dan memberikan peluang baru untuk menghasilkan uang.
Jaringan t-0 berbeda dari sistem perbankan tradisional yang membutuhkan waktu berhari-hari dan mengenakan biaya tinggi untuk transaksi. Jaringan t-0 memungkinkan transaksi yang hampir secepat transaksi lokal.
Jaringan ini adalah platform non-custodial yang aman di mana dana dipindahkan secara on-chain antara mitra berlisensi. Setiap institusi menggunakan satu API, dan hanya saldo bersih dalam mata uang yang dipilih yang diselesaikan.
Ini lebih sederhana dibandingkan dengan perbankan lintas negara tradisional dan memberikan hasil yang dapat diprediksi dan diaudit. USDT, dolar digital Tether dengan likuiditas tinggi, memfasilitasi platform ini.
Dengan penggunaan USDT, jaringan t-0 memungkinkan penyelesaian terprogram yang terukur dan teregulasi. Paolo Ardoino, CEO Tether, menjelaskan bahwa platform ini memungkinkan penyelesaian real-time, biaya lebih rendah, transparansi FX, dan akses global.
James Brownlee, CEO jaringan t-0, lebih lanjut menambahkan bahwa platform ini memperlancar jalan antara pasar maju dan berkembang, memungkinkan institusi di Eropa, Amerika, dan Asia untuk berdagang dengan pijakan yang setara.
Investasi strategis ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap aplikasi USDT di dunia nyata dan misinya untuk memungkinkan lebih banyak orang mengakses layanan keuangan. Bank berlisensi dan fintech kini dapat menggunakan jaringan t-0 untuk pembayaran lintas negara yang instan dan sesuai peraturan.
Dengan demikian, dengan memanfaatkan likuiditas USDT di seluruh dunia ke dalam jaringan berkualitas institusional, potensi untuk mengurangi waktu penyelesaian dari berhari-hari menjadi beberapa detik, menurunkan biaya secara substansial, dan menawarkan sistem yang transparan untuk pembayaran lintas negara.
Perkembangan baru ini juga dapat menempatkan Tether dan stablecoin-nya di garis depan sebagai alternatif untuk jaringan tradisional, seperti SWIFT.
Baca Selengkapnya: Tether Mendukung Anchorage Digital dengan Investasi Strategis $100 Juta


