Saat pasar menguat setelah pidato Jerome Powell di Jackson Hole, Bitcoin naik 4,3%. Harga Ethereum juga naik, sekitar 14%. Secara teoritis, kedua koin tersebut mengalami kenaikan dalam jangka pendek.
Namun para trader melihat sesuatu yang berbeda. Sampai baru-baru ini, para Whale bergerak keluar dari Bitcoin dan masuk ke Ethereum.
Aliran tersebut menunjukkan bahwa Ethereum diperlakukan sebagai koin yang lebih kuat. Jika pergeseran ini berlanjut, harga Ethereum bisa naik 10% lebih cepat, menguji kembali level yang lebih tinggi.
Pengaturan Harga Ethereum Versus Bitcoin
Ethereum diperdagangkan mendekati $4.856 setelah kenaikan terbaru, karena menembus level target di $4.790.
Bitcoin diperdagangkan mendekati $116K. Level ini telah diuji beberapa kali tetapi belum tertembus. Jika pembeli gagal lagi, Bitcoin bisa turun mendekati $100.000.
Perbedaan ini penting. Ethereum memiliki jalur terobosan yang jelas menuju level yang lebih tinggi.
Bitcoin menghadapi kegagalan berulang pada resistensi dan risiko kehilangan dukungan. Pengaturan harga menunjukkan mengapa beberapa trader, terutama para whale, mengalihkan fokus mereka ke Ethereum.
Whale Meninggalkan Bitcoin Untuk Ethereum
Cerita terbesar dalam beberapa hari terakhir adalah rotasi whale. Seorang whale Bitcoin jangka panjang, sering disebut OG, telah memegang sekitar 14.837 BTC sejak 2017.
Itu lebih dari $1,6 miliar pada harga saat ini. Dalam 48 jam terakhir, whale ini menjual hampir 2.970 BTC, senilai sekitar $337 juta.
Pada saat yang sama, whale tersebut menambahkan posisi Ethereum yang besar. Ini termasuk sekitar 135.265 ETH long, senilai sekitar $577 juta, dan 50.472 ETH spot holdings, senilai sekitar $215 juta.
Secara total, whale tersebut memindahkan hampir $800 juta ke Ethereum.
Mengapa ini penting?
Whale berdagang dalam jumlah besar dan sering berpikir dalam kerangka waktu yang lebih panjang. Ketika mereka beralih dari Bitcoin ke Ethereum, ini menandakan perubahan keyakinan.
Mereka mungkin melihat potensi kenaikan yang lebih besar pada harga Ethereum daripada Bitcoin untuk saat ini. Pergerakan mereka juga dapat memicu aliran peniruan dari trader yang lebih kecil yang mengikuti dompet besar dengan cermat.
Tindakan whale juga sesuai dengan data aliran uang yang lebih luas. Indikator Chaikin Money Flow (CMF) negatif untuk Bitcoin sekitar -0,03, yang berarti lebih banyak uang yang keluar daripada masuk.
CMF Ethereum masih positif mendekati +0,11, menunjukkan arus masuk bersih. Ketika Anda menggabungkan penjualan Bitcoin oleh whale dengan CMF yang turun, kelemahannya terlihat jelas.
Dan ketika Anda menambahkan pembelian Ethereum oleh whale di atas CMF yang positif, kekuatannya juga terlihat jelas.
Rotasi ini bukan hanya tentang satu dompet. Data on-chain lainnya menunjukkan saldo pertukaran Bitcoin meningkat sementara saldo Ethereum turun.
Itu berarti lebih banyak BTC dikirim ke bursa, sering untuk dijual, sementara ETH ditarik, sering untuk disimpan. Ini adalah tanda-tanda klasik di mana keyakinan berada.
Implikasi Pasar dan Prospek Harga Bitcoin vs. Ethereum
Untuk Bitcoin, risiko tetap pada sisi penurunan meskipun terbentuk double bottom. Selama harga terus naik, tekanan meningkat.
Pergerakan di bawah $110.000 bisa memicu likuidasi posisi long dan mempercepat penurunan menuju $100.000.
Untuk Ethereum, ceritanya berbeda. Terobosan di atas $4.374 membuka jalan ke $4.790, dan harga saat ini sekitar $4.874 adalah kenaikan lebih dari 15% dalam sehari.
Jika whale terus berotasi ke ETH dan arus keluar tetap kuat, level yang lebih tinggi bisa menyusul.
Kesimpulannya bukan bahwa Bitcoin lemah selamanya. Dalam jangka panjang, BTC tetap aset kripto terbesar. Tetapi pada saat ini, harga Ethereum terlihat lebih kuat.
Whale menunjukkannya dengan dompet mereka. Dan di pasar, uang sering berbicara lebih keras daripada kata-kata.
Sumber: https://www.thecoinrepublic.com/2025/08/23/ethereum-price-gains-edge-on-bitcoin-as-whale-rotation-hints-at-10-upside/



