Pakistan meluncurkan sandbox kripto untuk menguji aset digital dalam lingkungan langsung yang diawasi dan dibangun untuk kasus penggunaan aset virtual dunia nyata.
Pakistan Virtual Assets Regulatory Authority secara resmi menyetujui kerangka kerja tersebut, menandai langkah konkret menuju pengawasan aset digital yang terstruktur.
Sandbox mencakup tokenisasi, stablecoin, remitansi, dan infrastruktur on- dan off-ramp. Semua operasi berjalan di bawah pengawasan langsung PVARA.
Pedoman Sandbox dan proses aplikasi akan segera dipublikasikan di situs web PVARA, memberikan jalur yang jelas bagi perusahaan yang tertarik.
Sandbox kripto memberikan perusahaan lingkungan kerja untuk menguji solusi aset virtual dalam batasan regulasi yang telah ditentukan.
PVARA akan memantau operasi langsung dan meninjau hasil sebelum membangun aturan kepatuhan yang lebih luas di sekitarnya. Pendekatan ini memungkinkan otoritas untuk mengumpulkan data pasar praktis tanpa mengurangi tanggung jawab pengawasannya.
Alih-alih mengatur dari teori saja, Pakistan kini bekerja dari hasil dunia nyata yang diamati dan dikumpulkan di dalam pengaturan yang terkontrol.
Sandbox menargetkan beberapa segmen kunci dari pasar aset virtual. Tokenisasi, stablecoin, solusi remitansi, dan infrastruktur on- dan off-ramp semuanya berada dalam lingkup program.
Setiap kasus penggunaan akan diuji terhadap lingkungan keuangan dan regulasi spesifik Pakistan. Struktur yang ditargetkan ini memastikan kerangka kerja tetap fokus dan menghasilkan hasil yang dapat langsung diterapkan pada kondisi pasar domestik.
Perusahaan yang memenuhi syarat untuk sandbox dapat beroperasi dalam lingkungan pasar langsung sambil tetap bertanggung jawab kepada otoritas.
Pedoman Sandbox lengkap dan detail aplikasi akan dirilis di situs web PVARA dalam beberapa hari mendatang. Perusahaan yang bekerja di ruang aset virtual harus memantau situs web resmi dengan cermat untuk batas waktu pengajuan dan persyaratan partisipasi.
Bilal bin Saqib, Ketua PVARA, menghadiri World Liberty Forum di Mar-a-Lago di Florida pada awal pekan ini. Acara tersebut mempertemukan para eksekutif keuangan, inovator kripto, dan pembuat kebijakan dari seluruh sektor keuangan global.
Diskusi berpusat pada masa depan keuangan dan peran teknologi digital yang semakin besar dalam membentuk kembali sistem tradisional.
Saqib membagikan pembaruan dari forum langsung di media sosial, menggambarkannya sebagai pertemuan yang berfokus pada stablecoin, tokenisasi, dan inovasi keuangan.
Perwakilan dari Goldman Sachs, Nasdaq, Franklin Templeton, dan Coinbase termasuk di antara peserta dalam diskusi tersebut. Forum ini mencerminkan konsensus global yang berkembang seputar kerangka kerja terstruktur untuk pengembangan aset digital.
Keputusan Pakistan untuk meluncurkan sandbox kripto untuk menguji aset digital sejalan dengan arah yang diambil oleh lembaga keuangan terkemuka di seluruh dunia.
Kerangka kerja domestik kini memberikan perusahaan Pakistan saluran yang diatur untuk mengejar inovasi serupa dengan yang dibahas di forum global.
Saat negara-negara bergerak menuju pengawasan aset virtual yang terstruktur, sandbox Pakistan menempatkannya di antara negara-negara yang secara aktif membentuk fase berikutnya dari regulasi keuangan digital.
Postingan Pakistan Goes Live With Crypto Regulatory Sandbox: Here's What It Means for Digital Assets pertama kali muncul di Blockonomi.


