Seperti banyak Republikan MAGA lainnya, Presiden Donald Trump sering menyerang Demokrat karena mendukung hak-hak transgender — mengklaim bahwa posisi mereka adalah "transgender untuk semua orang." Namun dalam beberapa postingan di platform Truth Social-nya pada hari Kamis, 5 Maret, Trump tampak "melunak" sikapnya. Dan dia mendapat kritik tajam dari beberapa pejuang budaya MAGA karenanya.
Dalam postingan pagi, Trump menulis, dengan huruf kapital semua, "TIDAK ADA OPERASI MUTILASI TRANSGENDER UNTUK ANAK-ANAK, TANPA PERSETUJUAN TERTULIS TEGAS DARI ORANG TUA." Namun dalam postingan berikutnya, Trump menulis, "TIDAK ADA OPERASI MUTILASI TRANSGENDER UNTUK ANAK-ANAK" dan menghilangkan bagian "persetujuan tertulis".
Di X, sebelumnya Twitter, Perwakilan Thomas Massie (R-Kentucky) menunjukkan kontras antara postingan-postingan tersebut.
Menampilkan tangkapan layar postingan secara berdampingan, Massie mengamati, "Postingannya bertransisi."
Namun pengguna X lainnya jauh lebih tajam dalam respons mereka, termasuk mantan Perwakilan Marjorie Taylor Greene (R-Georgia) — yang dulunya merupakan sekutu utama Trump tetapi sekarang menjadi kritikus vokal.
Greene men-tweet, "'Tanpa persetujuan tertulis tegas dari orang tua.' Trump sekarang mendukung operasi mutilasi transgender gender anak-anak jika orang tua mereka menginginkannya!!!!! DPR telah mengesahkan RUU saya Protect Children's Innocence Act yang menjadikannya kejahatan berat untuk mentrans anak mana pun di bawah 18 tahun bahkan jika orang tua mereka mendukung atau mendorongnya pada anak-anak mereka sendiri. RUU saya merupakan cerminan dari perintah eksekutif Trump sendiri yang melarang operasi trans anak dan yang disebut perawatan penegasan gender. Sekarang Trump membalikkan pendiriannya???!!! Ada apa dengannya???"
Dalam tweet terpisah, Greene menulis, "Saya sudah selesai. Benar-benar selesai. Perang sudah cukup buruk tetapi menyerah kepada Demokrat dalam hal mentrans anak-anak sudah cukup untuk kehilangan saya selamanya. Jika GOP mendukung mentrans anak di bawah umur dengan persetujuan orang tua yang sakit mental, saya akan mendaftar sebagai independen. Satu-satunya kebijakan saya adalah Yesus."
Konservatif sosial religius, Wiggins mengamati, sekarang menuduh Trump menyerah kepada Demokrat dalam masalah transgender.
Wiggins menulis, "Apakah perubahan tersebut mencerminkan pergeseran kebijakan substantif, koreksi, atau sekadar pesan yang direvisi masih belum jelas.... Ambiguitas ini datang di tengah upaya lebih luas oleh Trump dan sekutunya untuk menjadikan hak-hak transgender sebagai isu politik sentral. Trump telah berulang kali menyebutkan frasa 'transgender untuk semua orang,' sebuah kalimat yang dia gunakan dalam pidato untuk menunjukkan bahwa Demokrat berusaha memaksakan transisi gender secara luas di masyarakat."


