Bursa kripto Coinbase diduga telah melakukan lobi menentang rencana pengecualian pajak "de minimis" untuk Bitcoin di bawah regulasi pajak kripto kontroversial yang sedang diperdebatkan di AS.
Perusahaan tersebut diduga berargumen kepada pembuat undang-undang bahwa Bitcoin tidak banyak digunakan sebagai alat pembayaran sehari-hari, dan bahwa penerapan pengecualian semacam itu akan "mati sejak awal."
Perdebatan berkisar pada pengecualian de minimis, yang bertujuan untuk menghilangkan kewajiban pajak untuk transaksi kripto dalam jumlah kecil. Regulasi semacam itu dapat memungkinkan pengguna melakukan pembayaran sehari-hari dengan kripto tanpa harus menghitung pajak capital gain pada transaksi di bawah jumlah tertentu. Namun, Coinbase berargumen bahwa pengecualian ini hanya boleh mencakup stablecoin yang diatur dan dipatok dolar, dengan USD Coin (USDC), yang erat terkait dengan perusahaan tersebut, menjadi contoh yang menonjol.
Berita Terkait: Standard Chartered Menjawab Pertanyaan: Kapan Bull Market Akan Dimulai untuk Bitcoin?
Pendapatan stablecoin Coinbase juga menjadi pusat perdebatan. Perusahaan melaporkan bahwa akan menghasilkan sekitar $1,35 miliar pendapatan dari operasi stablecoin pada tahun 2025, dengan sebagian besar berasal dari bunga yang diperoleh dari obligasi Treasury AS yang dipegang dalam cadangan USDC. Aliran pendapatan ini bisa tumbuh lebih jauh lagi, terutama jika undang-undang seperti GENIUS Act, yang mencakup regulasi stablecoin di AS, mulai berlaku. Menurut Bloomberg, pendapatan ini berpotensi meningkat hingga tujuh kali lipat.
Kritiknya adalah bahwa mengecualikan pengecualian pajak yang akan mendorong penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran dapat mempengaruhi persaingan. Pengecualian de minimis dapat membuat Bitcoin lebih praktis untuk pembayaran kecil sehari-hari. Di bawah sistem saat ini, setiap pembayaran Bitcoin berpotensi menghasilkan capital gain atau kerugian karena fluktuasi harga, membuat perhitungan pajak menjadi sulit.
Cynthia Lummis, yang dikenal dengan kebijakan pro-kripto di Senat AS, sebelumnya telah mengusulkan pengecualian de minimis $300 yang akan mencakup Bitcoin. Sebaliknya, beberapa proposal kerangka kerja yang sedang dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat dilaporkan hanya mencakup transaksi stablecoin di bawah $200.
Di sisi lain, organisasi seperti Bitcoin Policy Institute telah memperingatkan bahwa Bitcoin telah sengaja dikecualikan dari negosiasi yang sedang berlangsung.
*Ini bukan nasihat investasi.
Lanjutkan Membaca: Coinbase Diduga Melakukan Aktivitas Lobi Menentang Bitcoin di AS


