Presiden Donald Trump mengumpat saat dia menyuruh Partai Republik untuk mengesahkan RUU identifikasi pemilih yang restriktif "demi Yesus."
Selama acara hari Senin di Memphis, presiden mengatakan dia mengikat pendanaan Departemen Keamanan Dalam Negeri dengan SAVE America Act, sebuah RUU yang akan mewajibkan paspor atau akta kelahiran untuk mendaftar sebagai pemilih.
"Jadi saya mengikat Keamanan Dalam Negeri dengan identifikasi pemilih dengan foto dan bukti kewarganegaraan untuk bisa memilih," jelasnya. "Jadi ini harus menjadi bagian dari RUU Keamanan Dalam Negeri. Dan saya meminta para senator Republik melakukan itu segera."
"Kalian tidak harus melakukan pemungutan suara cepat," tambahnya. "Jangan khawatir tentang pulang saat Paskah. Jadikan ini untuk Yesus, oke? Jadikan ini untuk Yesus. Itulah yang saya katakan kepada mereka. Itu akan menjadi hal yang sangat baik."
"Bagian terpenting dari Keamanan Dalam Negeri adalah ID pemilih dan bukti kewarganegaraan. Tidak ada yang bisa memberikan suara tentang Keamanan Dalam Negeri tanpa ID pemilih atau bukti kewarganegaraan. Dan Anda tidak bisa memiliki Keamanan Dalam Negeri tanpa ID pemilih atau bukti kewarganegaraan. Jadi kami mengikat mereka bersama-sama."

