Cryptoharian – Pergerakan besar terjadi pada token ASTER setelah empat wallet baru dilaporkan menarik 10 juta ASTER senilai sekitar US$ 6,71 juta dari Binance. Aktivitas tersebut langsung memicu spekulasi di kalangan trader karena sejumlah besar suplai kini berpindah dari exchange menuju wallet pribadi.
Langkah itu dinilai mengurangi tekanan jual jangka pendek karena token yang sebelumnya tersedia di bursa kini tidak lagi mudah diperdagangkan.
Meski begitu, penggunaan wallet baru juga menimbulkan tanda tanya. Aktivitas seperti ini bisa menjadi sinyal akumulasi oleh whale, tetapi juga bisa mencerminkan reposisi strategi dari pemain besar.
Data spot flow menunjukkan ASTER masih mengalami net outflow dengan angka terbaru sekitar -US$ 214 ribu. Artinya, lebih banyak token keluar dari exchange dibanding masuk.
Pada fase sebelumnya, outflow ASTER bahkan sempat jauh lebih besar, yang menunjukkan akumulasi agresif sedang terjadi.
Kini, arus keluar mulai melambat dan mendekati titik netral. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa fase akumulasi besar kemungkinan mulai memasuki tahap holding sambil menunggu arah pasar berikutnya.
Walau intensitas pembelian menurun, struktur pasar ASTER masih dianggap cukup sehat karena suplai di exchange tetap berkurang.
Secara teknikal, ASTER masih bergerak di dalam range antara support US$ 0,659 dan resistance US$ 0,80.
Harga memang sempat membentuk pola inverse head and shoulders yang biasanya dianggap bullish, namun breakout belum benar-benar terjadi.
Baca Juga: Bitcoin Kini Dipakai Militer Amerika untuk Keamanan Nasional
Setiap percobaan naik mendekati US$ 0,80 sejauh ini masih ditolak seller, sementara support bawah tetap bertahan kuat.
Kondisi tersebut menunjukkan pasar masih berada dalam fase keseimbangan, di mana buyer dan seller sama-sama belum mampu mengambil kendali penuh.
Menariknya, data Binance menunjukkan mayoritas top trader kini mulai condong membuka posisi long.
Sekitar 60,93 persen akun tercatat berada di sisi bullish, sementara posisi short hanya sekitar 39,07 persen. Long/Short Ratio ASTER pun naik ke 1,56.
Bias bullish ini menunjukkan banyak trader mulai berharap breakout akan segera terjadi. Namun hingga saat ini, harga ASTER belum memberikan konfirmasi lewat pergerakan eksplosif.
Situasi seperti ini cukup berisiko karena crowded long position tanpa breakout jelas sering memicu volatilitas besar jika pasar bergerak berlawanan arah.
Saat ini area US$ 0,80 menjadi level paling penting untuk ASTER. Jika resistance tersebut berhasil ditembus dan berubah menjadi support, harga berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area psikologis US$ 1.
Namun jika kembali gagal breakout, ASTER kemungkinan akan tetap bergerak sideways di dalam range saat ini atau bahkan kembali menguji support US$ 0,659.


