Harga WLFI belakangan ini terus mengalami tekanan, dan kali ini bukan sekadar pergerakan pasar biasa. Banyak pembicaraan muncul setelah sebuah postingan dari analis terkemuka Crypto Patel yang mengungkap aktivitas di balik layar yang tidak disukai banyak investor.
Masalah utamanya? Dilaporkan miliaran token tambahan dijual kepada pembeli swasta setelah proyek ini sudah berhasil mengumpulkan lebih dari $550 juta dari publik. Langkah semacam itu bisa mengguncang kepercayaan dengan cepat. Ketika pasokan bertambah secara diam-diam, hal itu mengubah cara orang memandang harga WLFI, terutama mereka yang sudah memegang token tersebut.
Kami melihat grafik harian yang dibagikan oleh Patel, dan perjalanan WLFI sejak diluncurkan memang cukup berat. Token ini awalnya melonjak tajam mendekati $0,45–$0,50 yang didorong oleh hype, namun sejak saat itu harganya terus bergerak dalam satu arah saja.
Sumber: X/@cryptopatel
Selama beberapa bulan terakhir, harga WLFI telah turun hampir 90%. Hal yang paling mencolok dari tren ini adalah konsistensinya. Setelah setiap rebound, reli selalu berakhir dan harga gagal menembus penghalang atas yang sama, yang ternyata adalah garis resistansi yang miring ke bawah.
Kini harga WLFI kembali menguji level yang sama. Biasanya inilah saat yang menarik. Entah harga berhasil menembusnya dan mulai pulih, atau ditolak dan melanjutkan tren turun.
Baca Juga: Harga WLFI Terus Anjlok: 5,9 Miliar Token Lagi Terjual – Investor Masih Tidak Bisa Keluar
Ada lebih banyak hal di sini selain sekadar grafik. Kekhawatiran yang diangkat oleh Crypto Patel mengidentifikasi beberapa masalah yang lebih dalam seputar distribusi dan kontrol token.
Sebagian besar pasokan terhubung dengan pihak insider, dan sejumlah kecil dompet menguasai porsi besar kekuatan suara. Ada juga laporan bahwa token digunakan sebagai jaminan untuk menarik likuiditas, yang tentu saja tidak membantu kepercayaan.
Bagi pemegang biasa, hal ini menciptakan semacam ketidakseimbangan. Sebagian investor terkunci dalam periode vesting yang panjang dengan akses terbatas ke token mereka, sementara yang lain tampak memiliki lebih banyak fleksibilitas. Ketidakseimbangan semacam itu dapat menekan sentimen pasar, dan kemungkinan besar memainkan peran dalam perilaku harga WLFI saat ini.
Dari sudut pandang teknis, ini adalah level kunci. Jika harga WLFI berhasil menembus garis resistansi jangka panjang tersebut, hal itu bisa memicu pemulihan yang lebih kuat.
Dalam skenario itu, para trader akan mulai memperhatikan level seperti $0,11 dan $0,16, dengan potensi pergerakan yang lebih besar jika momentum meningkat. Kembali ke kisaran $0,45–$0,50 akan menjadi pembalikan yang signifikan, namun itulah yang sedang dipertimbangkan oleh sebagian pihak.
Jika breakout tidak terjadi, tekanan ke bawah masih terbuka. Penolakan di sini bisa mendorong harga WLFI kembali ke $0,048 atau bahkan lebih rendah. Mengingat betapa stabilnya tren turun ini, itu adalah kemungkinan yang nyata.
Saat ini, harga WLFI berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, harganya cukup murah setelah berbulan-bulan mengalami kerugian, yang mungkin menarik minat investor yang mencari peluang rebound. Di sisi lain, kekhawatiran seputar transparansi dan tokenomics masih menjadi masalah.
Kombinasi ini membuat situasi menjadi sangat tidak pasti. Arah ke depan mungkin bergantung pada bagaimana reaksi para pembeli, apakah tekanan akibat peristiwa terkini akan terus menekan harga atau tidak. Bagaimanapun, ini adalah salah satu peristiwa yang pasti akan diingat oleh pasar.
Berlangganan saluran YouTube kami untuk pembaruan kripto harian, wawasan pasar, dan analisis dari para ahli.
The post Here's Why World Liberty Financial (WLFI) Is Facing Pressure Now appeared first on CaptainAltcoin.

