Harga minyak mentah Brent telah membentuk pola inverse head and shoulders sejak akhir Maret 2026. Jika terjadi breakout di atas garis leher (neckline), pola iniHarga minyak mentah Brent telah membentuk pola inverse head and shoulders sejak akhir Maret 2026. Jika terjadi breakout di atas garis leher (neckline), pola ini

Harga Minyak Brent Bisa Reli 32%, dan Alasannya Bukan Iran Kali Ini

2026/05/12 20:00
durasi baca 5 menit
Untuk memberikan masukan atau menyampaikan kekhawatiran terkait konten ini, silakan hubungi kami di [email protected]

Harga minyak mentah Brent telah membentuk pola inverse head and shoulders sejak akhir Maret 2026. Jika terjadi breakout di atas garis leher (neckline), pola ini memproyeksikan reli sebesar 32%. Pola bullish ini sekarang tidak lagi bergantung pada perang Iran yang sebelumnya mendorong kenaikan harga.

Ketegangan di Iran mulai mereda. Gencatan senjata 8 April memang masih rapuh, tapi masih berlangsung. Trump juga tidak kembali meningkatkan ketegangan militer meski menolak proposal terbaru dari Teheran. Lalu lintas di Hormuz mulai aktif lagi sebagian. Meski begitu, ada tiga sinyal yang berdiri sendiri di luar siklus isu Iran dan tetap mengindikasikan potensi reli Brent.

Brent Bentuk Inverse Head and Shoulders Bullish yang Kuat

Grafik harga minyak mentah Brent membangun pola inverse head and shoulders sejak akhir Maret. Pola ini merupakan pembalikan bullish klasik yang terbentuk dari tiga titik terendah, dengan titik tengah (head) lebih rendah daripada dua titik terendah lainnya (shoulders).

Ingin mendapat wawasan serupa? Daftar ke Newsletter Harian Editor Harsh Notariya di sini.

Secara tradisional, jika harga harian berhasil ditutup di atas garis leher (neckline), posisi tersebut memproyeksikan kenaikan harga sesuai tinggi pola yang terbentuk. Untuk Brent, proyeksi tersebut saat ini mengarah pada reli sebesar 32% dari titik breakout.

Inverse Head and ShouldersInverse Head and Shoulders: TradingView

Grafik tersebut sendiri belum cukup untuk memastikan terjadi breakout. Sinyal berikutnya bisa dilihat dari pergerakan kurva futures.

Backwardation Minyak Belum Normal Meski Negosiasi Damai Berjalan

Sinyal dari kurva futures terdapat pada selisih kontrak Brent bulan terdepan dan bulan kedua. Trader memantaunya sebagai BRN1 dikurangi BRN2.

Selisih ini disebut calendar backwardation. Ketika harga bulan terdepan lebih tinggi dari bulan berikutnya, pasar menandakan stok fisik saat ini sedang langka. Sebaliknya, contango berarti bulan berikutnya lebih mahal dari bulan terdepan dan stok melimpah.

Pada awal 2026, sebelum pecah perang Iran, selisih tersebut rata-rata di US$0,24. Pasokan pasar cukup longgar. Tapi setelah penutupan Selat Hormuz di awal April, selisih ini melonjak ke atas US$10, menandai kondisi pasar yang benar-benar panik.

BRN1-BRN2 SpreadBRN1-BRN2 Spread: TradingView

Saat ini selisih tersebut berada di angka US$3,85. Nilai ini kira-kira 8x lebih besar dari rata-rata sebelum perang.

Inilah yang belum banyak orang bicarakan. Saat harga Brent turun 14 April karena ekspektasi damai AS-Iran, seharusnya selisih ini kembali turun mendekati US$0,50. Tapi nyatanya, selisih ini justru membentuk basis di level sekarang dan tetap tinggi.

Pasar fisik menandakan kelangkaan terjadi secara terpisah dari siklus pemberitaan Iran.

Meskipun negosiasi damai berjalan, kilang tetap membayar harga lebih mahal untuk minyak bulan terdepan. Ini artinya ada keketatan struktural, bukan karena perang. Selama selisih ini bertahan di atas US$2,66, pola inverse head and shoulders secara fundamental tetap kuat. Bila calendar backwardation turun di bawah US$2,66, skenario bullish akan sangat tertekan.

Posisi Opsi Minyak Masih Bullish, Permintaan Cina Terus Naik

Investor asal AS yang memperdagangkan ETF United States Brent Oil Fund (BNO) diam-diam mulai membangun posisi untuk reli harga.

Rasio put-call mengukur berapa banyak opsi put (bearish) yang terbuka dibanding opsi call (bullish). Angka di bawah 0,5 biasanya menandakan posisi bullish yang sangat kuat. Rasio put-call open interest BNO ada di 0,16, sementara rasio volumenya adalah 0,30. Kedua angka ini menunjukkan dominasi opsi call.

Rasio volume yang sedikit lebih tinggi dibanding awal Mei, saat hanya 0,17, menunjukkan adanya aliran pembelian put belakangan ini. Tapi, ini kemungkinan besar berasal dari holder call lama yang melakukan lindung nilai atas posisi bullish mereka, bukan karena muncul posisi bearish baru.

Peringkat volatilitas implisit menjadi sinyal kedua. Volatilitas implisit BNO saat ini masuk peringkat persentil ke-90 dalam satu tahun terakhir. Artinya, pasar opsi memperkirakan swing harga terbesar dalam setahun terakhir.

Rasio Put-Call BNORasio Put-Call BNO: Barchart

Pemicu di balik posisi opsi ini bukanlah perang Iran. Melainkan karena permintaan dari importir minyak terbesar dunia.

Cina mengimpor rekor 11,99 juta barel per hari pada awal 2026, naik hampir 16% dari tahun sebelumnya. Negara ini menambah sekitar satu juta barel per hari ke cadangan strategis dan komersial sejak Maret 2025. Cina juga membangun kapasitas penyimpanan baru sebesar 169 juta barel hingga 2026.

Permintaan ini tetap ada tanpa memperhatikan Iran. Cina sudah memulai kampanye penimbunan minyaknya sebelum perang dimulai, melanjutkannya selama konflik, dan nampaknya belum akan berhenti setelah gencatan senjata. Importir minyak mentah terbesar di dunia ini menarik pasokan dari pasar global dengan kecepatan rekor, dan inilah kekuatan struktural yang menjadi fokus pasar opsi.

Harga Minyak Mentah Brent Bertahan di Atas Semua EMA Utama

Harga minyak mentah Brent saat ini di US$104,93. Pasar tetap berada di atas keempat rata-rata pergerakan harian utamanya.

Exponential moving average (EMA) 20 hari berada di US$103,46. EMA 50 hari di US$97,65. Exponential moving average membantu menghaluskan pergerakan harga dalam periode tertentu, dengan bobot lebih ke data terbaru.

EMA 100 hari berada di US$88,63. Sedangkan EMA 200 hari di US$80,36. Struktur grafik masih bullish di semua timeframe.

Dukungan menumpuk di bawah harga saat ini. Level pertama adalah zona Fibonacci 0,236 di US$102,72, yang sejajar dengan EMA 20 hari. Jika harga ditutup harian di bawah level ini, maka setup bullish jangka pendek akan melemah. Di bawah itu, US$95,78 menjadi titik terendah bahu kanan. Jika harga menembus di bawah US$95,78, pola inverse head and shoulders bisa melemah secara signifikan.

Support utama tren berada di US$86,02. Level inilah yang menandai posisi “kepala” pada pola tersebut. Hanya jika harga tembus di bawah US$86,02, struktur bullish lebih besar akan menjadi tidak berlaku.

Analisis Harga Minyak Mentah BrentAnalisis Harga Minyak Mentah Brent | Sumber: TradingView

Untuk potensi kenaikan, apabila harga kembali merebut US$113,95, target berikutnya terbuka di US$118,90. Konfirmasi breakout di atas neckline memberi proyeksi harga hingga US$154,26, yaitu target kenaikan 32% dari pola inverse head and shoulders. Perkiraan kenaikan harga ini juga diprediksi akan berdampak pada saham minyak utama.

Harga minyak mentah Brent saat ini terjebak di antara support US$102,72 dan resistance breakout US$113,95. Jika harga ditutup harian di atas US$113,95, artinya pembalikan bullish menuju US$154,26 telah dikonfirmasi. Sebaliknya, penutupan di bawah US$95,78 akan melemahkan seluruh setup bullish ini.

Peluang Pasar
Logo INI
Harga INI(INI)
$0.12614
$0.12614$0.12614
+0.11%
USD
Grafik Harga Live INI (INI)
Penafian: Artikel yang diterbitkan ulang di situs web ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai informasi. Artikel tersebut belum tentu mencerminkan pandangan MEXC. Seluruh hak cipta tetap dimiliki oleh penulis aslinya. Jika Anda meyakini bahwa ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] agar konten tersebut dihapus. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten dan tidak bertanggung jawab atas tindakan apa pun yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, juga tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC.

Debut Global KAIO

Debut Global KAIODebut Global KAIO

Nikmati trading KAIO 0 biaya dan ikuti ledakan RWA