Sebuah kutipan lama Donald Trump yang berusia setahun dan mengajak orang Amerika untuk “beli saham sekarang” kembali viral di crypto Twitter. Cuplikan ini dipasangkan dengan prediksi Wellington-Altus yang memperkirakan S&P 500 akan naik ke 8.000 pada akhir tahun.
Analis memadukan klip dari Mei 2025 tersebut bersama target S&P 500 dari analis James Thorne. Argumennya adalah bahwa aset berisiko, termasuk kripto, sebentar lagi akan melonjak tajam.
Kutipan asli Trump muncul pada 8 Mei 2025, setelah ia menandatangani perjanjian dagang AS-Inggris di Oval Office. Waktu berbicara kepada wartawan tentang pemulihan ekonomi yang ia perkirakan akan terjadi, ia menyampaikan pesannya secara singkat.
Tidak ada kalimat “dan kripto” di klip aslinya. Frasa tersebut muncul belakangan di video editan yang menyebar di Instagram, Threads, dan X.
Versi yang diedit ini viral minggu ini bersamaan dengan munculnya berbagai katalis kebijakan baru. Komite Perbankan Senat sedang menyiapkan markup pada Kamis untuk CLARITY Act.
Trader di Polymarket memberikan peluang sebesar 73% bahwa RUU ini jadi undang-undang di 2026.
Dr. James Thorne adalah kepala strategi pasar di Wellington-Altus Private Wealth. Ia memasang target S&P 500 di 8.000 pada akhir 2026, bahkan bisa melewati 8.400. Thorne melihat peluang hingga S&P 500 ke 14.000 di akhir dekade jika produktivitas terus naik.
Thorne menilai kenaikan ini terjadi karena adanya supercycle belanja modal AI, bukan karena ekses di akhir siklus. Data center, jaringan listrik, kapasitas nuklir, dan mineral penting menjadi tulang punggung tesis ini.
Ia menggambarkan pembangunan ini sebagai bentuk re-armament industri, bukan sekadar hype software semata.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real time
Laba perusahaan pada Q1 2026 melampaui estimasi sekitar 27%, jauh di atas proyeksi Wall Street sebesar 12%. Thorne menuturkan bahwa selisih ini menunjukkan analis masih meremehkan leverage margin AI di berbagai sektor.
S&P 500 ditutup di 7.359,84 pada 12 Mei, setelah mencatat rekor di atas US$7.400 pada hari Senin. Penutupan ini membuat target Thorne sekitar 8% di atas level saat ini. Bitcoin diperdagangkan di US$80.263 pada waktu publikasi, melemah dalam sesi perdagangan setelah Trump menolak proposal damai dari Iran.
Pelaku pasar kripto mengaitkan cuplikan ini dengan cerita yang lebih besar. Tom Lee sudah memprediksi lonjakan tajam S&P 500 di akhir tahun 2026. Kepemilikan saham Intel (INTC) milik Trump naik US$47 miliar sejak Agustus.
Agragator Insider Monkey kini menyebut Trump sebagai manajer portofolio berkinerja terbaik di Washington. Mereka menyoroti lebih dari US$20 miliar komitmen federal pada Intel, MP Materials (MP), Trilogy Metals (TMQ), dan Lithium Americas (LAC).
Portofolio itu mencakup semikonduktor, logam tanah jarang, tembaga, dan litium. Semua aset itu merupakan bagian dari rantai pasok yang kini coba dibangun ulang di dalam negeri setelah Cina membatasi ekspor pada 2025. Saham-saham terkait peralihan ini sedang reli kuat.
Pasar memperhitungkan ekspektasi, bukan sekadar meme. Tapi, situasinya nampaknya sudah matang. Pasar mendapat rekor tertinggi S&P, peluang lolos CLARITY Act yang makin besar, serta presiden yang mendorong saham dan kebijakan industri sekaligus.

