GameStop menjadi berita utama pada 2025 untuk sesuatu yang tidak ada yang menyangka dari peritel video game — pembelian Bitcoin senilai $500 juta.
Artikel ini menguraikan apa yang sebenarnya terjadi, mengapa CEO Ryan Cohen membuat Call tersebut, dan apa artinya bagi siapa pun yang memantau saham GME atau tren yang lebih luas dari perusahaan yang menambahkan Bitcoin ke neraca mereka.
Pada akhirnya, Anda akan mendapatkan gambaran yang jelas tentang kisah Bitcoin GameStop, tanpa kebisingan.
Poin-Poin Utama
Dewan GameStop dengan suara bulat menyetujui Bitcoin sebagai aset cadangan treasury pada Maret 2025, menandai masuknya perusahaan secara resmi ke kripto.
Perusahaan membeli 4.710 BTC dengan nilai sekitar $500 juta, didanai melalui penawaran obligasi konversi senilai $1.5 miliar.
CEO Ryan Cohen menggambarkan langkah ini sebagai lindung nilai terhadap inflasi, bukan upaya untuk membangun treasury Bitcoin yang Agresif.
Pengajuan SEC GameStop sendiri mengonfirmasi perusahaan dapat menjual kepemilikan Bitcoinnya kapan saja sebagai bagian dari pengelolaan treasury normal.
Saham GME turun lebih dari 10% pada hari pengumuman Bitcoin, mencerminkan sentimen investor yang beragam.
Memegang Bitcoin membuat saham GME menjadi aset hibrida — terekspos pada kinerja bisnis ritel dan pergerakan harga Bitcoin.
Dua bulan kemudian, perusahaan menindaklanjutinya.
Menurut pengajuan SEC GameStop, perusahaan membeli 4,710 BTC selama kuartal kedua tahun fiskal 2025 dan belum mengumumkan penjualan apa pun atas kepemilikan tersebut.
Langkah ini menjadikan GameStop salah satu dari kelompok kecil namun terus bertumbuh dari perusahaan publik yang mencatat Bitcoin secara langsung dalam pembukuan mereka.
Jawaban singkatnya: Ryan Cohen melihat Bitcoin sebagai lindung nilai.
Berbicara di CNBC pada Juli 2025, Cohen menyampaikan pemikirannya secara lugas — "Saya melihatnya sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan pencetakan uang global, dan kita lihat saja apa yang terjadi."
Ia juga sama jelasnya tentang apa yang bukan strategi Bitcoin GameStop.
Cohen menyatakan bahwa GameStop memiliki pendekatan uniknya sendiri dan neraca yang kuat dengan kas serta sekuritas yang dapat diperdagangkan dalam jumlah besar, dan bahwa perusahaan akan menggunakan modal secara bertanggung jawab, hanya mengejar peluang yang risikonya terbatas dan potensi keuntungannya signifikan.
Dengan kata lain, GameStop tidak berupaya menjadi perusahaan treasury Bitcoin murni.
Latar belakangnya juga penting. Bisnis ritel inti GameStop telah menghadapi tekanan berkelanjutan akibat pergeseran ke gaming digital, sebuah tren yang tercermin di berbagai pengajuan keuangan terbaru perusahaan. Penambahan Bitcoin mencerminkan upaya yang disengaja untuk memodernisasi neraca seiring model bisnis perusahaan terus berkembang.
Reaksi pasar berlangsung cepat — dan bukan seperti yang diharapkan para bull Bitcoin.
Pada hari GameStop mengumumkan pembelian tersebut, saham GME turun lebih dari 10%, dengan Bitcoin diperdagangkan sekitar $108,000 per token pada saat pengumuman.
Penurunan selama dua hari bahkan lebih tajam.
Saham terus turun pada sesi berikutnya, memperpanjang kerugian melampaui penurunan pada hari pertama.
Skeptisisme investor berpusat pada kekhawatiran inti: Bitcoin di neraca tidak melakukan apa pun untuk memperbaiki penurunan penjualan game atau jumlah pengunjung di toko fisik.
Volatilitas tidak berhenti di situ. Ketika GameStop kemudian mengumumkan penawaran kedua obligasi konversi sebesar $2.25 billion pada Juni 2025 — yang dapat mendanai pembelian Bitcoin tambahan — saham GME turun dalam perdagangan setelah jam bursa setelah pengumuman tersebut. Apa yang ini sampaikan kepada investor jangka panjang cukup jelas: saham GME kini terkait, setidaknya sebagian, dengan pergerakan harga Bitcoin di atas risiko bisnis ritel yang sudah ada.
Siapa pun yang mempertimbangkan GameStop sebagai investasi harus memperhitungkan kedua variabel tersebut.
Berapa banyak Bitcoin yang dimiliki GameStop?
Menurut pengajuan SEC GameStop, perusahaan membeli 4,710 BTC pada Mei 2025. Tidak ada penjualan berikutnya yang diumumkan secara publik.
Kapan GameStop membeli Bitcoin?
GameStop secara resmi mengumumkan pembelian Bitcoinnya pada 28 Mei 2025.
Berapa yang dibayarkan GameStop untuk Bitcoinnya?
GameStop membeli 4,710 Bitcoin dengan nilai sekitar $500 million selama kuartal kedua tahun fiskal 2025.
Mengapa GameStop membeli Bitcoin?
CEO Ryan Cohen menggambarkan pembelian tersebut sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian moneter global, bukan sebagai langkah untuk menjadi perusahaan akumulasi Bitcoin.
Apakah GameStop menjual Bitcoinnya?
Per Mei 2026, profil treasury CoinGecko GameStop menunjukkan Posisi 4,710 BTC masih ada di neraca tanpa penjualan yang terkonfirmasi.
Apakah memegang Bitcoin membuat saham GME menjadi investasi kripto?
Tidak persis — saham GME mencerminkan baik bisnis ritel perusahaan maupun kepemilikan Bitcoinnya, sehingga menjadi eksposur hibrida, bukan paparan Bitcoin langsung.
Di mana saya bisa membeli Bitcoin atau melacak harganya?
Anda dapat memantau harga Bitcoin live dan trading BTC di MEXC. Investasi Bitcoin GameStop adalah salah satu keputusan perbendaharaan perusahaan yang lebih tidak biasa dalam ingatan baru-baru ini — sebuah peritel video game menempatkan setengah miliar dolar ke dalam aset digital.
Apakah itu terbukti sebagai lindung nilai yang cerdas atau gangguan yang mahal akan bergantung pada ke mana Bitcoin bergerak dari sini dan apakah bisnis GameStop yang lebih luas dapat menemukan pijakan yang lebih kokoh.