NVIDIA menggandeng SpaceX sebagai salah satu pelanggan pertama yang memakai Vera CPU barunya, yaitu prosesor perdana buatan chipmaker ini yang didesain khusus untuk kebutuhan artificial intelligence (AI) agentic.
Kolaborasi ini langsung mendapat dukungan terbuka dari CEO SpaceX, Elon Musk, yang membagikan ulang pengumuman tersebut di X dan berseloroh kalau chip ini memang sesuai dengan namanya.
NVIDIA memastikan bahwa chip Vera generasi awal langsung dikirim ke SpaceX, OpenAI, Anthropic, dan Oracle Cloud Infrastructure. Divisi hyperscale chipmaker ini mengantarkan unit pertamanya secara langsung, dan menandai peluncuran ini sebagai langkah awal dari distribusi komersial yang lebih luas.
Vera CPU berisi 88 inti Olympus yang dirancang khusus oleh NVIDIA dan mampu mendukung hingga bandwidth memori 1,2 TB/s dengan memori LPDDR5X. NVIDIA mengklaim chip ini dapat menjalankan workload sandbox agentic hingga 50% lebih cepat dari CPU rack-scale lainnya dan dua kali lebih efisien.
Formasi rack baru dengan 256 CPU mampu menopang lebih dari 22.500 lingkungan agent secara bersamaan dengan performa penuh, menurut NVIDIA. Sistem ini merupakan bagian dari Rubin platform yang diumumkan pada ajang GTC di bulan Maret 2026.
Musk mengunggah responsnya tidak lama setelah akun resmi AI Infrastructure NVIDIA mengucapkan terima kasih kepada SpaceX karena telah menguji chip tersebut.
Elon Musk, Source: XAntusiasme Musk ini muncul setelah xAI resmi bergabung ke dalam SpaceX, sehingga divisi AI gabungan itu kini beroperasi dengan nama SpaceXAI. Unit ini sudah menjalankan superkomputer Colossus 1 dan Colossus 2 di Memphis.
Vera menandai langkah serius pertama NVIDIA dalam mengembangkan CPU yang fokus untuk agen AI, bukan GPU yang selama ini menjadi sumber pendapatan utamanya. Peluncuran ini bersamaan dengan meningkatnya permintaan perusahaan untuk workload berbasis agen yang menjalankan banyak model kecil. CEO NVIDIA Jensen Huang menyebut layanan berbasis agen sebagai peluang multi-triliun US$ berikutnya bagi perusahaan.
Beberapa pelanggan yang sudah mendaftar untuk deployment termasuk Alibaba Cloud, ByteDance, Meta, CoreWeave, Lambda, dan Nscale, selain SpaceX. Banyaknya pihak yang langsung mengadopsi Vera menunjukkan bahwa NVIDIA ingin memperluas dominasi infrastruktur AI mereka jauh melampaui chip training saja.
Apakah Vera mampu menggeser pangsa pasar CPU secara signifikan akan sangat tergantung pada seberapa cepat pelanggan seperti SpaceX beralih dari tahap uji coba ke produksi penuh. Beberapa pesaing, termasuk AMD, juga sedang mengembangkan chip untuk kebutuhan workload yang sama.

