HYPE dari Hyperliquid capai level tertinggi dalam 8 bulan karena dana institusi mengalir ke exchange-traded fund (ETF) spot yang baru diluncurkan.
Altcoin ini melonjak ke level tertinggi intraday di atas US$57 pada hari Kamis, menandai harga tertinggi sejak 20 September.
HYPE telah naik lebih dari 40% dalam sepekan terakhir, melampaui 100 aset kripto teratas lainnya. Pada saat publikasi, altcoin ini diperdagangkan di harga US$56, naik hampir 16% dalam 24 jam terakhir.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara real time
Reli ini didorong oleh momentum yang kuat di baliknya. Dua produk HYPE spot yang terdaftar di AS telah menyerap sekitar US$47,8 juta arus masuk bersih sejak peluncuran minggu lalu, menurut data SoSoValue.
21Shares Hyperliquid ETF (THYP) memulai perdagangan di Nasdaq pada 12 Mei, lalu Bitwise Hyperliquid ETF (BHYP) menyusul di NYSE beberapa hari setelahnya. Hari Rabu menjadi sesi terkuat dengan arus masuk gabungan menembus US$25,4 juta.
Seorang analis riset menghitung, dua ETF tersebut sudah membeli HYPE sebanyak 2,5 kali lebih banyak dibanding jumlah HYPE yang dibakar Hyperliquid Assistance Fund selama enam hari perdagangan pertama. Assistance Fund ini menyalurkan sekitar 97% biaya protokol ke dalam pembelian kembali HYPE, sehingga menghasilkan permintaan institusi baru di atas mekanisme deflasi yang sudah ada.
Sementara itu, Grayscale nampaknya jadi kandidat berikutnya. Manajer aset ini telah mengajukan surat pendaftaran S-1 untuk ETF spot HYPE pada bulan Maret lalu.
Lookonchain melaporkan bahwa dua wallet yang berafiliasi dengan manajer aset tersebut telah mengakumulasi 510.387 HYPE senilai sekitar US$24,95 juta dalam sepekan terakhir dan melakukan staking. Jika penerbit besar ketiga memasuki pasar, struktur permintaan akan semakin bertambah di atas THYP dan BHYP.
Selain arus institusi, posisi di pasar derivatif juga memperkuat pergerakan ini. Santiment mengamati lonjakan tajam funding rate negatif di berbagai exchange. Tapi, HYPE tetap melesat naik, yang memaksa posisi bearish harus ditutup atau melakukan short squeeze, sehingga mendorong reli semakin kuat.
Open Interest memberikan gambaran setengah lainnya. Angkanya tetap di atas US$1,92 miliar, membantah anggapan umum bahwa likuidasi pasti langsung menutup posisi di pasar.
Pada kasus HYPE, trader baru terus masuk ke pasar bahkan ketika posisi short overleverage terlikuidasi, sehingga aktivitas pasar futures tetap tinggi sepanjang breakout.
Dengan harga hanya 3,4% dari level tertinggi sepanjang masa, beberapa sesi selanjutnya akan menilai apakah arus ETF bisa mendorong breakout baru atau justru memicu aksi taking profit.
Subscribe channel YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin industri dan jurnalis membagikan insight ahli
