Ted Hisokawa
24 Okt 2025 16:07
XRP berada di ambang pembentukan pola 'death cross', mengingatkan pada kejatuhan 65% pada tahun 2021. Para ahli memperingatkan potensi risiko termasuk penurunan tingkat pembakaran dan penjualan oleh orang dalam.
Harga XRP, mata uang kripto yang dikembangkan oleh Ripple, saat ini sedang menghadapi fase yang menantang, ditandai dengan penurunan signifikan dari puncaknya di awal tahun ini. Menurut CoinMarketCap, XRP telah turun sebesar 34% dari titik tertingginya, menempatkannya dengan kuat dalam pasar bearish.
Pola Death Cross dan Konteks Historis
Pola 'death cross' yang mengancam pada grafik harian menimbulkan kekhawatiran di kalangan analis. Pola grafik teknis ini, yang terjadi ketika rata-rata pergerakan jangka pendek melintasi di bawah rata-rata pergerakan jangka panjang, secara historis telah menandakan potensi penurunan. Kejadian terakhir dari pola ini untuk XRP adalah pada tahun 2021, yang menyebabkan penurunan harga dramatis sebesar 65%.
Kondisi Pasar Saat Ini
Per 23 Oktober, XRP diperdagangkan pada $2,4137, level harga yang mencerminkan volatilitas terkini dan konsolidasi pasar. Aksi harga ini konsisten dengan tren yang lebih luas yang diamati di seluruh pasar altcoin, di mana pergerakan harga yang signifikan telah menjadi hal umum sejak awal Oktober. Meskipun menghadapi tantangan ini, XRP tetap menjadi pemain kunci di ruang mata uang kripto, didukung oleh fundamental yang kuat.
Risiko Tambahan untuk XRP
Di luar pola teknis, XRP menghadapi risiko lain yang dapat memengaruhi harganya. Terutama, tingkat pembakaran untuk token tersebut sedang menurun, yang dapat memengaruhi persepsi kelangkaan dan nilainya. Selain itu, penjualan oleh orang dalam telah ditandai sebagai potensi kekhawatiran, yang mungkin berkontribusi pada tekanan penurunan harga.
Perkembangan Pasar dan Prospek Masa Depan
Berbeda dengan sentimen bearish saat ini, ekosistem Ripple terus berkembang. Peluncuran terbaru REX-Oprey XRP ETF telah menjadi tonggak penting, dengan cepat melampaui $100 juta dalam aset. Perkembangan ini menyoroti minat institusional yang berkembang terhadap XRP, yang dapat memberikan dukungan terhadap tren bearish yang berlaku.
Meskipun 'death cross' dan risiko terkait menghadirkan tantangan, posisi pasar XRP dan perkembangan yang sedang berlangsung menunjukkan bahwa token tersebut tetap menjadi pemain penting di pasar mata uang kripto. Investor dan analis akan terus memantau dinamika ini dengan cermat seiring perkembangannya.
Untuk wawasan lebih lanjut, kunjungi artikel asli di CoinMarketCap.
Sumber gambar: Shutterstock
Source: https://blockchain.news/news/xrp-xrp-faces-potential-downturn-as-death-cross-pattern-re-emerges



