Opsi Bitcoin US$15,71 Miliar Jatuh Tempo, Apa Risikonya?
Kontrak opsi Bitcoin dengan open interest sekitar US$15,71 miliar dijadwalkan jatuh tempo pada Jumat, 25 September 2026 pukul 08.00 UTC atau 15.00 WIB. Angka tersebut berasal dari snapshot data kontrak opsi BTC inverse pada Deribit yang dihimpun PerpFinder pada 23 September pukul 13.51 UTC.
Nilainya memang besar, tetapi open interest tidak sama dengan uang baru yang akan masuk atau keluar dari Bitcoin pada hari expiry. Open interest hanya menunjukkan nilai nosional dari kontrak yang masih terbuka. Angka itu tidak menunjukkan berapa premi yang dibayarkan, berapa posisi yang telah dilindung nilai, atau apakah seluruh pemegang kontrak memiliki pandangan bullish.
Data snapshot tersebut mencatat open interest call sekitar US$9,17 miliar dan put sekitar US$6,53 miliar. Komposisi ini membuat rasio put terhadap call berada di sekitar 0,71. Pembacaan awalnya terlihat lebih condong ke call, tetapi rasio itu tidak cukup untuk menyimpulkan Bitcoin pasti naik setelah expiry.
Risiko terbesar menjelang expiry bukan selalu arah harga tertentu. Yang lebih penting adalah perubahan perilaku hedging, penutupan posisi, likuiditas order book, serta konsentrasi kontrak di level harga tertentu. Pergerakan tajam dapat terjadi, tetapi expiry besar juga dapat berlalu tanpa efek yang jelas jika posisi telah ditutup atau dilindung nilai lebih awal.
Open Interest Besar Tidak Sama dengan Prediksi Harga
Open interest US$15,71 miliar berarti terdapat kontrak call dan put yang masih aktif dengan nilai nosional setara angka tersebut. Nilai ini bukan jumlah dana yang akan secara otomatis dibelikan ke BTC, juga bukan nominal keuntungan atau kerugian yang pasti direalisasikan saat kontrak jatuh tempo.
Opsi call memberi pembeli hak untuk memperoleh eksposur kenaikan harga pada strike tertentu, sedangkan opsi put memberi hak untuk memperoleh perlindungan atau eksposur terhadap penurunan. Nilai akhir setiap kontrak ditentukan oleh selisih antara harga settlement dan strike, bukan hanya oleh jumlah kontrak yang tercatat di open interest.
Contoh sederhananya, call dengan strike US$85.000 hanya memiliki nilai intrinsik ketika harga settlement berada di atas US$85.000. Jika harga settlement berada di bawah level tersebut, call tersebut dapat berakhir tanpa nilai intrinsik. Sebaliknya, put pada strike yang sama akan memperoleh nilai intrinsik ketika harga settlement berada di bawah US$85.000.
Mekanisme ini menjelaskan mengapa nilai open interest besar tidak dapat dibaca sebagai target harga. Data tersebut tidak menunjukkan strike mana yang paling terkonsentrasi, siapa pemegang kontraknya, apakah posisi tersebut telah di-hedge, atau apakah posisi akan ditutup sebelum waktu settlement.
Open interest opsi BTC inverse yang jatuh tempo pada 25 September 2026. Snapshot menunjukkan total US$15,71 miliar, terdiri dari call US$9,17 miliar dan put US$6,53 miliar. Sumber: PerpFinder berdasarkan data Deribit, dikumpulkan 23 September 2026 pukul 13.51 UTC.
Bagaimana Expiry Opsi Dapat Mempengaruhi Bitcoin
Expiry tidak menciptakan permintaan atau penawaran spot secara otomatis. Dampaknya muncul jika pelaku market perlu menyesuaikan perlindungan risiko yang sebelumnya dibangun untuk menghadapi perubahan harga Bitcoin.
A. Penutupan Posisi dan Pelepasan Hedging
Pemegang opsi dapat memilih membiarkan kontrak berakhir, menjual kontrak sebelum expiry, atau menutup posisi futures maupun spot yang digunakan sebagai lindung nilai. Penjual opsi atau market maker juga dapat mengurangi posisi hedge ketika risiko kontrak yang diterbitkan mulai hilang.
Jika banyak posisi hedge dilepas dalam periode singkat, volume transaksi di spot atau perpetual futures dapat meningkat. Namun, arah transaksi tersebut bergantung pada struktur posisi awal. Pelepasan hedge dari call dan put dapat menghasilkan efek yang berbeda.
B. Sensitivitas Harga Mendekati Strike
Opsi yang mendekati strike dan waktu expiry biasanya lebih sensitif terhadap perubahan harga. Kondisi ini sering dikaitkan dengan gamma, yaitu perubahan delta opsi ketika harga aset dasar bergerak.
Jika sejumlah besar posisi terkonsentrasi di sekitar satu rentang harga, penyesuaian hedge dapat membuat order flow lebih aktif di area itu. Efek ini kadang disebut sebagai price pinning ketika harga cenderung bertahan dekat strike tertentu, tetapi fenomena tersebut bukan aturan tetap dan tidak dapat dipastikan hanya dari besarnya open interest.
C. Likuiditas Bisa Berubah Lebih Cepat
Sebagian pelaku market mengurangi risiko sebelum expiry, sementara sebagian lain baru membuka posisi setelah hasil settlement diketahui. Kombinasi tersebut dapat membuat spread, kedalaman order book, dan volatilitas intraday berubah lebih cepat daripada hari biasa.
Volume besar tidak selalu berarti market lebih sehat. Lonjakan volume dapat muncul karena penutupan posisi paksa, rotasi hedge, atau respons terhadap berita makro yang kebetulan terjadi pada waktu berdekatan.
D. Perhatian Market Dapat Bergeser Setelah Settlement
Setelah kontrak kuartalan berakhir, perhatian trader dapat beralih ke expiry berikutnya, data inflasi Amerika Serikat, arah dolar, arus ETF, atau level harga penting pada futures. Karena itu, efek expiry harus dibaca bersama konteks market yang lebih luas.
Kontrak opsi Deribit memiliki jadwal expiry bulanan dan kuartalan pada Jumat terakhir setiap periode yang relevan, pukul 08.00 UTC. Pada hari expiry, harga delivery dihitung menggunakan time-weighted average price atau TWAP 30 menit dari indeks terkait, yaitu periode 07.30 hingga 08.00 UTC. Artinya, harga satu detik sebelum atau sesudah 15.00 WIB bukan satu-satunya harga yang menentukan hasil settlement.
Jadwal expiry opsi Deribit dan metode settlement kontrak yang jatuh tempo. Opsi bulanan serta kuartalan berakhir pukul 08.00 UTC, sedangkan harga delivery dihitung dari TWAP indeks selama 07.30-08.00 UTC. Sumber: Deribit Support, diperbarui 15 September 2026.
Apa yang Tidak Bisa Disimpulkan dari Angka US$15,71 Miliar
Open interest yang terkonsentrasi pada satu tanggal tidak membuktikan bahwa Bitcoin akan naik, turun, atau bergerak ke satu strike tertentu. Data tersebut juga tidak menunjukkan nilai premi, margin, posisi net setiap pelaku, maupun apakah kontrak tersebut berasal dari perdagangan spekulatif atau lindung nilai.
Rasio put terhadap call sebesar 0,71 juga perlu dibaca hati-hati. Satu call dapat menjadi posisi bullish, tetapi dapat pula menjadi bagian dari strategi spread atau covered call. Satu put dapat menunjukkan pandangan bearish, tetapi juga dapat berfungsi sebagai asuransi bagi pemegang BTC spot.
Keterbatasan lain datang dari cakupan data. Angka US$15,71 miliar pada snapshot ini mengacu pada opsi BTC inverse Deribit yang dicakup oleh dashboard tersebut. Nilai itu bukan ukuran seluruh opsi Bitcoin global di setiap venue dan bukan estimasi total likuiditas Bitcoin.
Data yang Perlu Dipantau hingga Jumat
Pembacaan yang lebih berguna menjelang dan setelah expiry dapat dilakukan melalui beberapa indikator berikut:
Perubahan harga BTC dan volume spot menjelang periode settlement 14.30-15.00 WIB.
Open interest perpetual futures dan apakah terjadi peningkatan posisi baru setelah kontrak opsi berakhir.
Funding rate perpetual futures, terutama jika harga bergerak cepat tetapi leverage long atau short menjadi terlalu padat.
Kedalaman order book dan spread ketika Bitcoin menembus level harga penting.
Data makro atau berita besar yang muncul di waktu bersamaan agar pergerakan tidak keliru dikaitkan sepenuhnya dengan expiry opsi.
Expiry opsi besar dapat memperbesar sensitivitas market, tetapi bukan kompas yang menunjukkan arah harga Bitcoin. Kontrak akan selesai pada 15.00 WIB, sedangkan market kemudian akan menilai ulang posisi berdasarkan harga settlement, kondisi likuiditas, dan katalis baru yang muncul setelahnya.
Disclaimer
Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan saran investasi atau rekomendasi transaksi. Opsi, futures, dan aset kripto memiliki risiko volatilitas, leverage, likuidasi, serta kerugian modal yang tinggi. Open interest, rasio put-call, dan data expiry tidak dapat digunakan sebagai jaminan arah harga Bitcoin. Pembaca perlu melakukan riset mandiri dan mempertimbangkan toleransi risiko sebelum mengambil keputusan.

Artikel-artikel yang dibagikan di halaman ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai referensi. Artikel tersebut tidak mewakili posisi atau pandangan MEXC. Seluruh hak merupakan milik MEXC. Jika Anda meyakini ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] untuk penghapusan segera. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten apa pun dan tidak bertanggung jawab terhadap segala tindakan yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, serta tidak boleh ditafsirkan sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC. Untuk mendapatkan wawasan ahli dan analisis mendalam, kunjungi MEXC Learn.
Info Terkini
Lihat Selengkapnya
OJK Atur Kompetensi Finfluencer dan Tanggung Jawab Promosi Kripto

Indonesia Blokir Akses Polymarket setelah Diklasifikasikan sebagai Judi Online

Pendapatan DCI Indonesia Naik 33,2% pada Semester I 2026
Anda Mungkin Juga Menyukai
POPULER
Mata uang kripto yang sedang tren saat ini dan menarik perhatian pasar yang signifikan
Harga Kripto
Mata uang kripto dengan volume trading tertinggi
Baru Ditambahkan
Mata uang kripto yang baru saja masuk listing dan tersedia untuk trading

