Postingan Kemajuan CLARITY Act Dorong Reli Kripto, Bitcoin Melonjak ke $81.000 pertama kali muncul di Coinpedia Fintech News
Pasar kripto mendapat dorongan kuat setelah kemajuan pada CLARITY Act. Senator AS Thom Tillis dan Angela Alsobrooks mencapai kesepakatan penting, meningkatkan kepercayaan investor.
Harga Bitcoin melonjak seiring meningkatnya kejelasan regulasi. Sementara saham-saham terkait kripto juga naik. Kini semua mata tertuju pada 21 Mei.
Menurut pernyataan bersama dari Senator Thom Tillis dan Angela Alsobrooks, sebuah perjanjian final telah dicapai pada salah satu bagian RUU yang paling diperdebatkan, yaitu hadiah stablecoin.
Setelah berbulan-bulan pembicaraan tertutup yang melibatkan Gedung Putih, bank-bank, dan perusahaan kripto, kedua pihak menyetujui jalan tengah. Kedua senator menegaskan sikap mereka,
Senator Thom Tillis menjelaskan hasilnya secara rinci.
Namun, pendekatan ini berupaya menyeimbangkan kekhawatiran dari pihak bank maupun perusahaan kripto.
Kompromi ini secara langsung mengatasi kekhawatiran bank-bank tradisional.
Bank-bank telah memperingatkan bahwa stablecoin yang menawarkan hadiah mirip bunga dapat menarik simpanan dari sistem perbankan. Aturan baru ini menghilangkan risiko tersebut dengan membatasi struktur hadiah semacam itu.
Pada saat yang sama, para pembuat undang-undang mengarahkan pada pendekatan yang seimbang, dengan menyatakan tujuannya adalah untuk "mendorong kompromi dan menghindari hal yang sempurna menjadi musuh dari yang baik."
Ini berarti perusahaan kripto masih memiliki ruang untuk berinovasi, sementara sistem keuangan tetap terlindungi.
Pasar kripto merespons hampir seketika. Bitcoin melonjak melewati $81.000, dan saham-saham terkait kripto, termasuk Coinbase (COIN), MicroStrategy (MSTR), dan Circle (CRCL), naik 4% hingga 8%. Reli ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar terhadap kejelasan regulasi.
Pasar prediksi juga mencerminkan pergeseran ini. Polymarket menunjukkan bahwa peluang CLARITY Act menjadi undang-undang pada 2026 telah melonjak ke 70%, naik dari sebelumnya 42%.
Hal itu memberi Clarity Act jendela waktu sekitar dua minggu sebelum reses Memorial Day Kongres pada 21 Mei.
Jika markup tidak terjadi sebelum tenggat waktu tersebut, kalender politik bisa mendorong seluruh RUU melewati titik tanpa jalan kembali untuk 2026.

