Hanoi, Vietnam — Pihak berwenang di Vietnam telah memulai apa yang menurut pejabat merupakan salah satu kasus kejahatan online terbesar yang melibatkan aset online, karena semakin banyak wilayah berupaya melawan penipuan keuangan online.
Menurut sumber Vietnamnet terkait negara, polisi percaya ada skema berskala besar yang menarik miliaran dolar AS dari investor. Meskipun pihak berwenang belum merilis penilaian yang tepat tentang kerugian keseluruhan, laporan awal menunjukkan dampak keuangan bisa sangat besar.
Penyelidikan telah menjadikan Vemanti Group sebagai pusat perhatian, karena dilaporkan hanya setelah Kementerian Keamanan Publik secara resmi mengumumkan kasus tersebut dan media lokal kemudian meliputnya.
Perusahaan mengatakan bahwa ketua dewan direksi Nhan Vuong dan anggota dewan Chien Tran telah didakwa sehubungan dengan kasus tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, Vemanti berargumen bahwa pihak berwenang di yurisdiksi mana pun tidak memberi tahu sebelum dakwaan dikeluarkan. Perusahaan mengatakan telah melibatkan perwakilan hukum AS saat mengevaluasi kasus dan memutuskan langkah selanjutnya.
Vemanti juga mengaitkan penyelidikan dengan ONUS Pro, situs aset digital yang diidentifikasi sebagai pusat dari skema yang dituduhkan.
Kasus ini datang saat Vietnam tetap menjadi salah satu pasar cryptocurrency paling aktif di dunia. Kasus ini datang saat Vietnam tetap menjadi salah satu pasar cryptocurrency paling aktif di dunia. Chainalysis melaporkan bahwa Vietnam berada di peringkat keempat dalam Indeks Adopsi Kripto Global 2025, dan aset digital banyak digunakan di tingkat akar rumput.
Bahwa pihak berwenang lebih memperhatikan penipuan menandakan pergeseran yang lebih luas menuju pendekatan yang lebih ketat seiring cryptocurrency tumbuh popularitasnya.
Vietnam bukan satu-satunya negara yang mengalami penindakan. Central Bureau of Investigation (CBI) dari India tetangga baru-baru ini menangkap tersangka di Mumbai yang membantu memperdagangkan orang ke dalam penipuan di Myanmar.
Penyidik mengklaim bahwa para korban dipaksa untuk berpartisipasi dalam skema penipuan internet, seperti penipuan investasi cryptocurrency dan penipuan romansa pengguna internasional.
Peristiwa tersebut menggarisbawahi meningkatnya kerja sama di wilayah tersebut dengan pemerintah yang mencoba membendung kejahatan keuangan yang dimungkinkan oleh dunia maya terkait aset digital.
Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai Vietnam Probes Major Crypto Fraud Case Involving Vemanti Group di Crypto Breaking News – sumber terpercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.

