Bitcoin Cash atau BCH kerap muncul kembali dalam pencarian ketika trader melihat namanya, harganya, dan sejarahnya yang sangat dekat dengan Bitcoin. Kedekatan itu memang nyata. BCH lahir dari hard fork Bitcoin pada 2017, memakai mekanisme proof-of-work, memiliki batas pasokan maksimum 21 juta koin, serta berbagi riwayat transaksi sebelum pemisahan jaringan tersebut.
Kesamaan nama tidak berarti BCH dan BTC adalah aset yang sama. Setelah hard fork, keduanya berjalan pada blockchain, aturan konsensus, komunitas pengembang, penambang, likuiditas, dan struktur market yang berbeda. BCH tidak dapat diperlakukan sebagai “Bitcoin versi murah” hanya karena harga satu koinnya jauh lebih rendah daripada BTC.
Per 7 Oktober 2026 pukul sekitar 22.38 WIB, halaman harga MEXC mencatat BCH di US$301,6, turun 4,04% dalam 24 jam, dengan rentang perdagangan harian US$298,7 hingga US$316,0. Pada waktu yang hampir sama, BTC berada di kisaran US$83.500 dan relatif datar secara harian. Perbedaan arah pergerakan dalam jangka pendek tersebut menunjukkan bahwa BCH tidak selalu bergerak sebagai salinan Bitcoin.
Perbedaan utamanya bukan terletak pada satu fitur tunggal. Bitcoin dan Bitcoin Cash mengambil pendekatan yang berbeda terhadap kapasitas transaksi on-chain, pengelolaan ruang blok, keamanan jaringan, dan penggunaan aset. Memahami perbedaan itu lebih penting daripada hanya membandingkan harga per koin.
Harga BCH di MEXC pada 8 Oktober 2026 sekitar pukul 18.26 WIB. Sumber: MEXC.
BCH Berasal dari Bitcoin, tetapi Bukan Bitcoin
Hard fork terjadi ketika sebagian peserta jaringan memilih aturan perangkat lunak yang tidak lagi kompatibel dengan aturan jaringan lama. Dalam kasus BCH, perdebatan utamanya berkaitan dengan cara meningkatkan kapasitas transaksi Bitcoin tanpa mengubah karakter dasar jaringan sebagai sistem pembayaran peer-to-peer.
Sebelum pemisahan, pemilik BTC pada blok terakhir sebelum fork secara teknis memiliki riwayat saldo yang juga tercermin pada chain BCH. Setelah jaringan berpisah, BCH dan BTC memiliki blok baru, transaksi baru, serta harga market masing-masing. Satu BCH tidak dapat dipindahkan sebagai BTC, dan satu BTC tidak dapat dikirim melalui jaringan BCH.
Kesamaan riwayat awal juga tidak membuat kedua jaringan mempunyai nilai ekonomi yang sama. Nilai sebuah aset kripto bergantung pada permintaan, likuiditas, keamanan jaringan, penerimaan pengguna, infrastruktur wallet, aplikasi, serta keyakinan market terhadap aturan jaringan tersebut ke depan.
BCH dibangun dengan fokus pada penggunaan transaksi on-chain yang lebih luas. Bitcoin mempertahankan jalur pengembangan yang lebih konservatif pada layer dasar, sambil mengizinkan inovasi kapasitas dan pembayaran berkembang melalui berbagai pendekatan tambahan di luar transaksi on-chain biasa.
Empat Perbedaan yang Mengubah Cara BCH dan BTC Digunakan
Perbedaan teknis antara BCH dan BTC terlihat paling jelas ketika pengguna menilai biaya transaksi, waktu konfirmasi, keamanan, serta risiko operasional. Empat aspek berikut membantu menjelaskan mengapa ticker yang mirip dapat menghasilkan pengalaman dan risiko yang berbeda.
A. Kebijakan Kapasitas Blok
Dokumentasi Bitcoin menjelaskan bahwa aturan jaringan BTC menggunakan batas 4 juta weight units, yang setara dengan batas maksimum 1 juta virtual bytes. Sistem ini tidak dapat disederhanakan sebagai “blok fisik 1 MB”, karena data witness diperlakukan berbeda dalam perhitungan weight. Namun, intinya tetap sama: kapasitas layer dasar Bitcoin dijaga relatif terbatas dibandingkan pendekatan BCH.
Bitcoin Cash mengambil arah berbeda. Pembaruan BCH pada Mei 2024 mengaktifkan Adaptive Blocksize Limit Algorithm atau ABLA. Algoritme ini memungkinkan batas maksimum ukuran blok bergerak bertahap mengikuti tingkat penggunaan blok, bukan hanya ditentukan oleh satu angka statis permanen.
Ruang blok yang lebih longgar dapat mengurangi kompetisi biaya ketika aktivitas transaksi belum menekan kapasitas jaringan. Meski demikian, kapasitas lebih besar bukan jaminan bahwa biaya akan selalu murah. Biaya tetap dipengaruhi oleh aktivitas mempool, kebijakan penambang, ukuran transaksi, serta kondisi jaringan pada saat transaksi dikirim.
Pembaruan jaringan Bitcoin Cash pada 15 Mei 2024 mengimplementasikan Adaptive Blocksize Limit Algorithm, yang memungkinkan batas maksimum ukuran blok berubah secara bertahap mengikuti penggunaan blok. Sumber: Bitcoin Cash Node, catatan rilis v27.0.0.
B. Biaya Transaksi dan Waktu Konfirmasi
BCH dan BTC sama-sama menggunakan proof-of-work dengan target pembentukan blok sekitar 10 menit. Karena itu, pengguna tidak boleh menyimpulkan bahwa transaksi BCH otomatis selesai dalam hitungan detik hanya karena kapasitas bloknya lebih besar.
Kapasitas blok memengaruhi seberapa besar persaingan pengguna untuk masuk ke blok berikutnya. Ketika banyak transaksi bersaing memperebutkan ruang blok yang terbatas, pengguna yang menawarkan biaya lebih tinggi cenderung memiliki peluang lebih besar untuk diprioritaskan. BCH dirancang untuk menyediakan lebih banyak ruang transaksi on-chain saat permintaan meningkat.
Bitcoin juga tidak berhenti pada layer dasar. Ekosistem BTC memiliki pendekatan tambahan, termasuk transaksi off-chain dan solusi layer kedua, untuk menangani kebutuhan pembayaran tertentu. Perbandingan biaya yang adil harus memperhatikan jaringan yang digunakan, ukuran transaksi, waktu pengiriman, kondisi mempool, dan jumlah konfirmasi yang dianggap cukup oleh penerima.
C. Keamanan Jaringan dan Kekuatan Ekonomi
BCH dan BTC menggunakan algoritme proof-of-work yang sama, yaitu SHA-256. Akan tetapi, kesamaan algoritme tidak berarti tingkat keamanan ekonominya identik. Keamanan proof-of-work sangat terkait dengan besarnya sumber daya komputasi yang melindungi jaringan, insentif penambang, nilai ekonomi aset, serta kemampuan jaringan mempertahankan konsensus ketika terjadi gangguan.
Bitcoin memiliki kapitalisasi market yang jauh lebih besar daripada BCH. Pada snapshot MEXC 7 Oktober 2026, kapitalisasi market BTC sekitar US$1,68 triliun, sedangkan BCH sekitar US$6,06 miliar. Secara kasar, valuasi BTC pada snapshot tersebut sekitar 277 kali nilai BCH.
Angka itu tidak menentukan apakah BCH “baik” atau “buruk”. Namun, ukuran market yang berbeda memengaruhi kedalaman likuiditas, jumlah pelaku institusional, perhatian penambang, dan kemampuan market menyerap transaksi besar. Investor yang membandingkan kedua aset perlu memperlakukan profil risiko BCH sebagai profil tersendiri, bukan sebagai versi kecil dari BTC.
D. Ekosistem, Wallet, dan Risiko Salah Jaringan
BCH dan BTC memiliki aset native yang berbeda, bahkan ketika nama alamat lama dapat terlihat mirip. BCH menggunakan format alamat CashAddr dengan awalan seperti bitcoincash:, yang dirancang untuk mengurangi kebingungan antara alamat BCH dan format alamat Bitcoin lama.
Risiko salah jaringan tetap perlu diperhatikan. Pengguna harus memeriksa ticker aset, jaringan deposit, format alamat, serta instruksi platform sebelum mengirim dana. Transaksi blockchain yang sudah dikonfirmasi umumnya tidak dapat dibatalkan hanya karena pengguna memilih aset atau jaringan yang keliru.
Wallet, aplikasi, layanan kustodian, dan platform perdagangan juga tidak selalu mendukung BCH serta BTC dengan cara yang sama. Dukungan terhadap aset tidak otomatis berarti dukungan terhadap seluruh fitur jaringan, jenis alamat, atau mekanisme pemulihan transaksi.
Harga Satu Koin Bukan Dasar Perbandingan yang Cukup
Harga BCH sekitar US$301 dan BTC sekitar US$83.500 dapat membuat BCH terlihat “lebih murah” secara nominal. Cara membaca seperti ini tidak cukup untuk menilai valuasi.
Harga per unit hanya menunjukkan nilai satu koin. Untuk membandingkan ukuran ekonomi jaringan, pembaca perlu melihat kapitalisasi market, yaitu harga dikalikan jumlah aset yang beredar. BCH dan BTC sama-sama memiliki batas pasokan maksimum 21 juta koin, tetapi permintaan market terhadap masing-masing jaringan jauh berbeda.
Perbandingan sederhana berikut menjelaskan logikanya:
Kapitalisasi market BCH pada snapshot MEXC: sekitar US$6,06 miliar.
Kapitalisasi market BTC pada snapshot MEXC: sekitar US$1,68 triliun.
Rasio kapitalisasi market: US$1,68 triliun ÷ US$6,06 miliar = sekitar 277 kali.
Perhitungan tersebut tidak memprediksi harga BCH. Angka itu hanya menunjukkan bahwa membeli satu BCH tidak setara dengan membeli “sebagian kecil Bitcoin” dalam arti ekonomi jaringan. Keduanya adalah aset berbeda dengan ukuran market, likuiditas, dan sumber risiko yang berbeda.
Cara Membaca BCH Ketika Perhatian Market Meningkat
Kenaikan perhatian terhadap BCH dapat dipicu oleh pergerakan harga, berita produk, perubahan likuiditas, atau perbandingan dengan Bitcoin. Harga saja belum cukup untuk menjelaskan apakah minat tersebut berasal dari penggunaan jaringan yang lebih besar atau sekadar perdagangan jangka pendek.
Beberapa data yang lebih relevan untuk diperiksa meliputi:
Harga BCH terhadap USD dan terhadap BTC. Pasangan BCH/BTC membantu menunjukkan apakah BCH menguat atau melemah relatif terhadap Bitcoin, bukan hanya terhadap dolar AS.
Volume dan kedalaman order book. Volume tinggi tanpa kedalaman likuiditas yang memadai dapat membuat harga lebih mudah bergerak tajam saat order besar masuk.
Aktivitas jaringan. Jumlah transaksi, biaya, kapasitas blok, dan pola penggunaan dapat memberi konteks, tetapi tidak otomatis membuktikan adopsi yang berkelanjutan.
Kondisi proof-of-work. Perubahan hash rate dan stabilitas produksi blok membantu menggambarkan kondisi keamanan operasional jaringan.
Risiko transfer dan kustodi. Pastikan BCH dikirim melalui jaringan BCH, bukan jaringan Bitcoin atau jaringan lain yang kebetulan memiliki ticker atau format alamat yang serupa.
Hal yang paling penting bagi pengguna baru adalah memisahkan pertanyaan teknologi dari pertanyaan harga. BCH dapat memiliki kapasitas transaksi on-chain yang berbeda dari BTC, tetapi keunggulan teknis tersebut tidak secara otomatis menentukan arah harga atau tingkat risiko investasi.
Perbedaan BCH dan BTC Akan Tetap Ditentukan oleh Penggunaan Nyata
Bitcoin Cash bukan Bitcoin dengan harga yang lebih rendah. BCH adalah jaringan hasil hard fork yang membawa pilihan desain berbeda, terutama terkait kapasitas transaksi on-chain dan penyesuaian ukuran blok. Bitcoin tetap memiliki aturan konsensus, ukuran market, likuiditas, serta ekosistemnya sendiri.
Perhatian terhadap BCH perlu dibaca melalui lebih dari satu indikator. Harga dan volume dapat menunjukkan minat jangka pendek, tetapi aktivitas jaringan, biaya transaksi, kekuatan keamanan proof-of-work, kedalaman likuiditas, dan dukungan infrastruktur akan lebih menentukan apakah minat tersebut memiliki dasar yang bertahan lebih lama.
Pengguna yang memantau BCH dapat mengikuti harga BCH di MEXC untuk melihat perubahan harga dan rentang perdagangan terbaru. Sebelum melakukan transfer atau perdagangan, pastikan aset yang dipilih adalah BCH, jaringan yang digunakan sesuai, serta risiko volatilitas dan salah jaringan telah dipahami.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan saran investasi, rekomendasi perdagangan, atau ajakan membeli maupun menjual aset apa pun. BCH dan BTC adalah aset digital berbeda yang dapat mengalami volatilitas tinggi. Harga, likuiditas, biaya transaksi, keamanan jaringan, serta ketersediaan layanan dapat berubah cepat. Selalu lakukan riset mandiri dan periksa jaringan transfer sebelum mengirim aset kripto.
Artikel-artikel yang dibagikan di halaman ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai referensi. Artikel tersebut tidak mewakili posisi atau pandangan MEXC. Seluruh hak merupakan milik MEXC. Jika Anda meyakini ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] untuk penghapusan segera. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten apa pun dan tidak bertanggung jawab terhadap segala tindakan yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, serta tidak boleh ditafsirkan sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC. Untuk mendapatkan wawasan ahli dan analisis mendalam, kunjungi MEXC Learn.
Pelajari Bitcoin Cash Node Selengkapnya
Lihat Selengkapnya
Prediksi Harga Bitcoin Cash Juli 2026: Bisakah BCH Terus Naik Setelah Turun 62% Sepanjang Tahun?

Bitcoin Cash (BCH): Apa Itu, Cara Kerjanya, dan Cara Membelinya

Apakah MEXC Wajib KYC? Panduan Lengkap Cara Verifikasi KYC MEXC
Info Bitcoin Cash Node Terkini
Lihat Selengkapnya
OJK Atur Kompetensi Finfluencer dan Tanggung Jawab Promosi Kripto

Indonesia Blokir Akses Polymarket setelah Diklasifikasikan sebagai Judi Online

Pendapatan DCI Indonesia Naik 33,2% pada Semester I 2026
Anda Mungkin Juga Menyukai
POPULER
Mata uang kripto yang sedang tren saat ini dan menarik perhatian pasar yang signifikan
Harga Kripto
Mata uang kripto dengan volume trading tertinggi
Baru Ditambahkan
Mata uang kripto yang baru saja masuk listing dan tersedia untuk trading


