Bank Indonesia dan Hong Kong Monetary Authority menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding pada 24 September 2026 untuk memperkuat kerja sama pembayaran lintas negara berbasis koBank Indonesia dan Hong Kong Monetary Authority menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding pada 24 September 2026 untuk memperkuat kerja sama pembayaran lintas negara berbasis ko

QRIS Indonesia-Hong Kong Disiapkan, Apa Manfaatnya?

Bank Indonesia dan Hong Kong Monetary Authority menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding pada 24 September 2026 untuk memperkuat kerja sama pembayaran lintas negara berbasis kode QR. Kerja sama ini membuka jalan bagi kemungkinan interoperabilitas pembayaran QR antara Indonesia dan Hong Kong.

Statusnya perlu dibaca dengan tepat. Nota kesepahaman tersebut belum berarti pengguna QRIS Indonesia sudah dapat membayar di Hong Kong atau sebaliknya. Bank Indonesia menyatakan kedua otoritas masih akan melakukan dialog mengenai aspek teknis, operasional, dan regulasi serta menjajaki skema interoperabilitas.

Jika pada akhirnya layanan diimplementasikan, pengguna berpotensi membayar transaksi ritel lintas negara melalui aplikasi pembayaran yang didukung, tanpa harus selalu menukar uang tunai terlebih dahulu. Manfaat itu tetap bergantung pada bank atau penyedia jasa pembayaran yang ikut serta, jenis transaksi yang diizinkan, kurs yang digunakan, biaya yang dikenakan, serta jadwal peluncuran resmi.

Bagi pengguna, perbedaan antara rencana kerja sama dan layanan yang telah aktif sangat penting. MoU adalah langkah awal pembentukan kerangka kerja. Pengalaman pembayaran baru benar-benar berubah setelah terdapat pengumuman implementasi, daftar peserta, mekanisme penyelesaian transaksi, serta informasi kurs dan biaya yang transparan.

MoU Belum Sama dengan Layanan QRIS yang Sudah Aktif

Pengumuman BI menyebut kerja sama Indonesia dan Hong Kong ditujukan untuk mendorong pembayaran lintas negara yang lebih cepat, terjangkau, transparan, dan inklusif. Tujuan tersebut menunjukkan arah kebijakan, bukan janji bahwa seluruh transaksi akan langsung lebih murah atau bebas biaya.

Kerja sama yang baru disepakati masih membutuhkan pembahasan teknis. Otoritas perlu menyelaraskan standar QR, proses otorisasi pembayaran, aturan perlindungan konsumen, pengelolaan risiko fraud, penanganan transaksi gagal, serta proses penyelesaian dana antarpenyedia layanan.

Pengguna juga belum dapat mengasumsikan bahwa seluruh merchant di Hong Kong akan menerima QRIS atau seluruh aplikasi pembayaran Indonesia akan langsung mendukung transaksi tersebut. Ketersediaan layanan biasanya bergantung pada peserta yang bergabung dalam jaringan dan kesiapan sistem masing-masing.


Nota kesepahaman Bank Indonesia dan Hong Kong Monetary Authority mengenai kerja sama pembayaran lintas negara berbasis QR. Dokumen ini menyatakan rencana dialog dan penjajakan interoperabilitas, bukan pengumuman layanan QRIS Indonesia-Hong Kong yang telah aktif. Sumber: Bank Indonesia, 24 September 2026.

Manfaat Potensial Jika Interoperabilitas Direalisasikan

Pembayaran QR lintas negara dapat memberi manfaat praktis, tetapi dampaknya akan berbeda untuk setiap kelompok pengguna dan baru dapat dinilai setelah detail implementasi diumumkan.

A. Wisatawan dan Pelaku Perjalanan Bisnis

Pengguna dari Indonesia yang berbelanja di Hong Kong berpotensi dapat membayar melalui aplikasi lokal yang sudah mereka gunakan sehari-hari. Hal ini dapat mengurangi kebutuhan membawa uang tunai dalam jumlah besar atau menukar mata uang sebelum bepergian.

Manfaat tersebut tidak berarti transaksi bebas dari risiko kurs. Pengguna tetap perlu melihat nilai tukar yang digunakan, spread konversi, batas nominal transaksi, serta biaya yang mungkin dibebankan oleh penyedia jasa pembayaran.

B. Merchant dan Usaha Pariwisata

Merchant yang menerima pembayaran QR lintas negara berpotensi melayani wisatawan dengan metode yang lebih familiar. Bagi pelaku usaha, kemudahan ini dapat membantu proses pembayaran ritel bernilai kecil hingga menengah, terutama di sektor wisata, makanan, transportasi, dan belanja.

Namun, merchant tetap membutuhkan kepastian tentang biaya merchant discount rate, proses settlement, penyelesaian sengketa, serta penanganan refund. Keberhasilan jaringan tidak hanya ditentukan oleh jumlah QR yang dapat dipindai, tetapi juga oleh kualitas layanan setelah transaksi dilakukan.

C. Transparansi Proses Pembayaran

Pembayaran digital dapat memberi rekam transaksi yang lebih jelas dibanding uang tunai. Jika implementasinya dirancang dengan baik, pengguna dapat melihat nominal rupiah, nilai konversi, dan hasil transaksi pada aplikasi.

Transparansi tersebut perlu disertai pengungkapan biaya yang mudah dipahami. Kurs yang terlihat menarik pada layar belum tentu menghasilkan biaya akhir paling rendah jika terdapat spread atau biaya tambahan yang baru muncul setelah pembayaran diproses.

D. Konektivitas Sistem Pembayaran Regional

Kerja sama QR lintas negara dapat memperkuat konektivitas pembayaran Indonesia dengan wilayah lain di Asia. Indonesia sebelumnya telah mengembangkan pembayaran QR lintas negara dengan beberapa mitra regional, sehingga kerja sama dengan Hong Kong dapat menjadi bagian dari perluasan infrastruktur pembayaran tersebut.

Meski demikian, tiap kerja sama memiliki jalur implementasi, peserta, dan jadwal sendiri. Pengalaman Indonesia dengan negara lain tidak dapat digunakan untuk memastikan kapan layanan dengan Hong Kong akan dimulai atau bagaimana fitur akhirnya akan bekerja.

Apa yang Harus Diperiksa Sebelum Menggunakannya

Apabila layanan resmi diluncurkan, pengguna sebaiknya tidak hanya melihat apakah QR dapat dipindai. Beberapa hal berikut perlu diperiksa sebelum melakukan pembayaran:

  • Apakah aplikasi pembayaran yang digunakan termasuk peserta resmi layanan.

  • Merchant dan jenis transaksi apa yang dapat menggunakan layanan tersebut.

  • Nilai tukar, waktu penetapan kurs, dan biaya transaksi yang berlaku.

  • Batas nominal per transaksi, per hari, atau per akun.

  • Prosedur pembatalan, refund, dan keluhan untuk transaksi lintas negara.

  • Cara melindungi akun dari phishing, perangkat hilang, dan QR palsu.

Bank Indonesia pernah menjelaskan bahwa persiapan implementasi pembayaran QR lintas negara dengan Korea Selatan juga membutuhkan tahapan lanjutan setelah nota kesepahaman. Contoh tersebut menunjukkan bahwa MoU dan layanan operasional merupakan dua tahap yang berbeda.


Contoh tahapan persiapan pembayaran QR lintas negara Indonesia-Korea Selatan. Pengumuman BI menunjukkan adanya periode persiapan implementasi setelah kesepakatan kerja sama. Sumber: Bank Indonesia, 5 Februari 2026. Perbandingan ini tidak menetapkan jadwal implementasi QRIS Indonesia-Hong Kong.

Apa yang Perlu Dipantau Selanjutnya

Langkah berikut yang paling relevan bukan sekadar kabar tentang penandatanganan MoU, melainkan pengumuman teknis yang menjawab bagaimana layanan akan digunakan. Pembaca dapat memantau daftar penyedia jasa pembayaran yang terhubung, jadwal uji coba atau peluncuran, ketentuan kurs, struktur biaya, batas transaksi, dan mekanisme perlindungan konsumen.

Kerja sama BI dan HKMA memberi sinyal bahwa pembayaran QR lintas negara terus menjadi prioritas infrastruktur keuangan regional. Dampak praktis bagi pengguna Indonesia baru dapat dinilai setelah interoperabilitas benar-benar diimplementasikan dan detail layanannya tersedia secara resmi.

Disclaimer

Artikel ini bersifat informatif dan tidak dimaksudkan sebagai saran penggunaan produk pembayaran tertentu. Nota kesepahaman BI dan HKMA merupakan tahap kerja sama dan bukan pengumuman layanan QRIS Indonesia-Hong Kong yang telah aktif. Ketentuan peserta, biaya, kurs, batas transaksi, dan jadwal implementasi dapat berubah berdasarkan pengumuman resmi pihak berwenang dan penyedia jasa pembayaran.


 

Peluang Pasar
Logo Lorenzo Protocol
Harga Lorenzo Protocol(BANK)
$0.02824
$0.02824$0.02824
USD

Artikel-artikel yang dibagikan di halaman ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai referensi. Artikel tersebut tidak mewakili posisi atau pandangan MEXC. Seluruh hak merupakan milik MEXC. Jika Anda meyakini ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] untuk penghapusan segera. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten apa pun dan tidak bertanggung jawab terhadap segala tindakan yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, serta tidak boleh ditafsirkan sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC. Untuk mendapatkan wawasan ahli dan analisis mendalam, kunjungi MEXC Learn.