Pesanan Sell if Touched untuk RealStocks: Pemicu, Perbandingan Pesanan, dan Panduan Langkah demi Langkah
Poin-Poin Penting
- Pesanan Sell if Touched secara otomatis mengajukan pesanan jual ketika harga saham naik hingga mencapai harga pemicu yang telah ditetapkan sebelumnya. Pesanan ini umumnya digunakan untuk merealisasikan keuntungan pada posisi long.
- MEXC mendukung eksekusi pasar maupun limit untuk pesanan Sell if Touched, yang menawarkan pertimbangan berbeda antara kecepatan eksekusi dan pengendalian harga.
- Artikel ini menjelaskan cara memasang pesanan Sell if Touched untuk RealStocks di aplikasi MEXC, termasuk cara mengatur kondisi pemicu, detail pesanan, periode masa berlaku, dan sesi perdagangan.
- Hal ini juga membandingkan pesanan Sell if Touched dengan pesanan Stop, Limit, dan Trailing untuk membantu pengguna memilih jenis pesanan yang tepat.
- Pesanan Sell if Touched yang terpicu tidak menjamin eksekusi. Pengguna harus memahami risiko slippage, kegagalan eksekusi, dan pemicuan satu kali sebelum menempatkan pesanan.
1. Dasar Pesanan Sell if Touched
1.1 Apa itu Pesanan Sell if Touched?
Pesanan Sell if Touched adalah jenis pesanan bersyarat. Pengguna menetapkan harga pemicu di atas harga pasar saat ini. Ketika harga saham naik hingga mencapai harga pemicu tersebut, sistem secara otomatis mengirimkan pesanan jual ke pasar.
Harga pemicu jual harus lebih tinggi daripada harga pasar saat ini. Pesanan Sell if Touched umumnya digunakan untuk merealisasikan keuntungan pada posisi long yang sedang berjalan ketika harga saham mencapai target harga tertentu.
1.2 Bagaimana Cara Kerja Pesanan Sell if Touched?
Perintah Sell if Touched melibatkan tiga tahap:
1)Pengaturan: Pengguna menetapkan harga pemicu di atas harga pasar saat ini, memilih metode eksekusi, dan memasukkan jumlah yang akan dijual.
2)Menunggu: Pesanan tetap tertunda hingga kondisi pemicu terpenuhi. Dana dan saham tidak dibekukan pada tahap ini.
3)Eksekusi: Ketika harga pasar naik hingga mencapai harga pemicu, sistem secara otomatis mengirimkan pesanan jual ke pasar.
1.3 Bisakah Anda Memberikan contoh?
Misalkan seorang investor memiliki saham yang dibeli seharga USD 10 per lembar, dan harga pasar saat ini adalah USD 20. Investor tersebut memasang pesanan Sell if Touched dengan harga pemicu sebesar USD 25.
Ketika harga saham naik hingga mencapai USD 25 atau lebih tinggi, sistem secara otomatis mengajukan pesanan jual. Hal ini memungkinkan investor untuk merealisasikan keuntungan pada harga target tanpa harus terus-menerus memantau pasar.
1.4 Kapan Pesanan Sell if Touched Dapat Digunakan?
Pesanan Sell if Touched digunakan dalam situasi-situasi berikut:
1)Pengambilan keuntungan otomatis: Investor yang memegang posisi long ingin keluar secara otomatis saat harga mencapai tingkat target.
2)Manajemen posisi: Pesanan Sell if Touched dapat digunakan bersamaan dengan pesanan Stop untuk menetapkan target keuntungan saat harga naik sekaligus batas risiko saat harga turun.
2. Cara Memasang Pesanan Sell if Touched di MEXC
2.1 Cara Memasang Pesanan Sell if Touched
1)Masuk ke aplikasi MEXC dan buka halaman perdagangan RealStocks. Cari dan pilih aset yang ingin dijual.
2)Klik Jual pada panel pesanan dan pilih Sell if Touched sebagai jenis pesanan.
3)Atur Kondisi Pemicu, termasuk harga pemicu dan jumlah pemicu. Pastikan harga pemicu berada di atas harga pasar saat ini. Jika tidak, pesanan dapat terpicu seketika atau gagal berfungsi sebagaimana mestinya.
4)Konfigurasikan pengaturan pesanan, termasuk jenis pesanan, harga, kuantitas, time in force, dan sesi perdagangan.
5)Tinjau detail pesanan dan klik Kirim. Pesanan akan tetap berstatus tertunda hingga kondisi pemicunya terpenuhi. Statusnya dapat dilihat pada bagian pesanan terbuka.
6)Saat harga pasar mencapai harga pemicu, sistem secara otomatis mengirimkan pesanan jual. Harga dan jumlah eksekusi aktual dapat dilihat pada riwayat pesanan.

2.2 Metode Eksekusi Apa Saja yang Tersedia di MEXC?
MEXC mendukung eksekusi pasar dan limit untuk pesanan Sell if Touched:
Market: Setelah harga pemicu tercapai, sistem mengirimkan pesanan jual market untuk dieksekusi pada harga berikutnya yang tersedia. Metode ini umumnya menawarkan eksekusi yang lebih cepat dan peluang keberhasilan transaksi yang lebih tinggi, namun harga eksekusinya tidak dijamin. Slippage dapat terjadi pada periode volatilitas tinggi.
Limit: Setelah harga pemicu tercapai, sistem akan mengirimkan pesanan jual Limit. Pesanan tersebut hanya akan dieksekusi pada harga Limit yang ditentukan atau harga yang lebih baik. Hal ini memberikan kendali harga yang lebih besar, namun pesanan mungkin tidak terpenuhi jika harga pasar turun dengan cepat setelah pemicu tercapai.
Eksekusi pasar mungkin lebih tepat jika kepastian eksekusi menjadi prioritas, sedangkan eksekusi limit mungkin lebih disukai jika mempertahankan harga jual yang dapat diterima dianggap lebih penting.
2.3 Opsi Time-in-Force Apa Saja Yang Tersedia?
MEXC menyediakan pilihan time-in-force berikut: Valid for the day, Good Till Canceled dan Set Validity.
Jika pesanan tidak terpenuhi sepenuhnya sebelum kedaluwarsa, sistem akan secara otomatis membatalkan bagian yang belum terpenuhi.
2.4 Bisakah Pesanan Sell if Touched Diubah atau Dibatalkan?
Ya. Pesanan Sell if Touched dapat diubah atau dibatalkan melalui halaman manajemen pesanan sebelum pesanan tersebut terpicu.
Setelah terpicu dan dikirimkan ke pasar, pesanan tersebut akan diproses sebagai pesanan Pasar atau Limit biasa dan tidak dapat lagi diubah sebagai pesanan bersyarat.
3. Pesanan Sell if Touched Dibandingkan dengan Jenis Pesanan Lainnya
3.1 Apa Perbedaan Antara Pesanan Sell if Touched dan Sell Stop?
Perbedaan utamanya terletak pada posisi harga pemicu relatif terhadap harga pasar saat ini serta tujuan dari pesanan tersebut:
- Pesanan Sell if Touched: Harga pemicu ditetapkan di atas harga pasar saat ini. Pesanan ini umumnya digunakan untuk merealisasikan keuntungan ketika harga naik hingga mencapai tingkat target tertentu.
- Pesanan Sell Stop: Harga pemicu ditetapkan di bawah harga pasar saat ini. Pesanan ini umumnya digunakan untuk membatasi kerugian saat harga turun.
Secara sederhana, pesanan Sell if Touched melakukan penjualan saat harga naik mencapai target, sedangkan pesanan Sell Stop melakukan penjualan saat harga turun ke tingkat tertentu.
3.2 Apa Perbedaan antara Pesanan Sell if Touched dan Limit?
Pesanan jual dengan batas harga dikirimkan langsung ke pasar dan hanya akan dieksekusi pada harga batas yang ditentukan atau harga yang lebih baik. Harga eksekusi dapat dikendalikan, namun ada kemungkinan pesanan tersebut tidak terpenuhi.
Pesanan Sell if Touched tidak dikirimkan ke pasar sampai kondisi pemicunya terpenuhi. Setelah terpicu, sistem akan mengirimkan pesanan Pasar atau Limit berdasarkan metode eksekusi yang dipilih.
3.3 Apa itu Trailing Order, dan Apa Bedanya dengan Pesanan Sell if Touched?
Pesanan trailing dipicu ketika harga turun sebesar jumlah atau persentase tertentu dari level tertinggi yang tercatat. Harga pemicu efektifnya bergerak naik seiring dengan kenaikan harga pasar.
Sebagai perbandingan, harga pemicu pada pesanan Sell if Touched tetap tidak berubah.
Trailing order mungkin cocok untuk melindungi keuntungan secara dinamis selama tren naik, sedangkan pesanan Sell if Touched mungkin lebih tepat jika terdapat target harga spesifik untuk menjual posisi tersebut.
4. Aturan dan Risiko Pesanan Sell if Touched
4.1 Mengapa Pesanan Tidak Terisi Setelah Harga Pemicu Tercapai?
Kemungkinan alasannya meliputi:
1)Pemicuan pesanan hanya menyebabkan pesanan tersebut dikirimkan ke pasar. Eksekusi tetap bergantung pada likuiditas pasar dan pesanan yang tersedia.
2)Untuk eksekusi Limit, harga pasar dapat turun dengan cepat setelah pemicu aktif, sehingga mencegah pesanan mencapai harga Limit yang telah ditentukan.
3)Akun mungkin tidak memiliki jumlah saham tersedia yang mencukupi saat pesanan dipicu, sehingga pengajuan pesanan gagal.
4)Pesanan mungkin telah kedaluwarsa dan dibatalkan secara otomatis.
4.2 Apakah Pesanan Sell if Touched Membekukan Saham?
Tidak. Penempatan pesanan Sell if Touched tidak membekukan dana atau saham. Ketersediaan baru diperiksa saat kondisi pemicu terpenuhi.
Oleh karena itu, akun harus memiliki jumlah saham yang tersedia dan mencukupi saat pesanan dipicu. Jika tidak, pesanan jual mungkin gagal diajukan.
4.3 Bisakah Kondisi Pemicu Berlaku Lebih dari Sekali?
Tidak. Setelah pesanan terpicu, kondisi pemicu tidak akan berlaku lagi, terlepas dari apakah pesanan yang dihasilkan tersebut terpenuhi atau tidak.
Jika masih ada kebutuhan untuk melakukan penjualan, pesanan Sell if Touched yang baru harus ditempatkan.
4.4 Pada Sesi Apa Saja Pesanan Sell if Touched Dapat Terpicu?
Sistem memantau kondisi pemicu hanya selama sesi perdagangan yang dipilih. Jika harga pemicu tercapai di luar sesi-sesi tersebut, pesanan tidak akan terpicu.
Pengguna sebaiknya meninjau pengaturan sesi yang telah dipilih sebelum mengirimkan pesanan guna menghindari terlewatnya pemicu yang dimaksud.
4.5 Risiko Apa yang Perlu Dipertimbangkan?
Tiga risiko utama perlu dipertimbangkan:
1)Risiko slippage: Dengan eksekusi pasar, harga eksekusi aktual dapat berbeda secara signifikan dari harga pemicu selama periode volatilitas tinggi.
2)Risiko tidak terlaksananya pesanan: Pada eksekusi Limit, pesanan mungkin tidak terpenuhi jika harga pasar turun dengan cepat setelah pemicu aktif.
3)Pemicu satu kali: Kondisi pemicu hanya berlaku satu kali. Pemicu tidak akan aktif kembali setelah terpicu, terlepas dari apakah pesanan yang dihasilkan telah terpenuhi atau belum. Oleh karena itu, status pesanan perlu dipantau setelah pemicu aktif.