Beli Kripto
Pasar
Spot
Futures OILBTC
Tabungan
Pusat Acara
Hub Hadiah
Lainnya
Fest. 0-Biaya
Futures Bermargin Koin: Apa Itu Futures Bermargin Koin?Futures bermargin koin adalah kontrak Futures kripto yang margin, profit, kerugian, dan penyelesaiannya biasanya dihitung dalam mata uang kripto yang mendasarinya, bukanFutures Bermargin Koin: Apa Itu Futures Bermargin Koin?Futures bermargin koin adalah kontrak Futures kripto yang margin, profit, kerugian, dan penyelesaiannya biasanya dihitung dalam mata uang kripto yang mendasarinya, bukan

Futures Bermargin Koin

2026/10/13 15:00
#Intermediate
Humanity
H$0.05586-6.36%
PX
PX$0.0126-2.32%
Bitcoin
BTC$83,710.07+0.95%
The Index
INDEX$0.010979-10.01%
Virtuals Protocol
VIRTUAL$0.7029-2.83%

Apa Itu Futures Bermargin Koin?

Futures bermargin koin adalah kontrak Futures kripto yang margin, profit, kerugian, dan penyelesaiannya biasanya dihitung dalam mata uang kripto yang mendasarinya, bukan mata uang fiat atau stablecoin.

Sebagai contoh, kontrak Futures Bitcoin bermargin koin mungkin memerlukan BTC sebagai jaminan, menghitung profit dan kerugian dalam BTC, serta menyelesaikan hasil akhirnya dalam BTC.

Struktur ini juga sering disebut kontrak Futures inverse karena harga kontrak dikutip dalam nilai mata uang fiat atau stablecoin, sedangkan aset yang digunakan sebagai margin dan untuk penyelesaian adalah mata uang kripto.

Futures bermargin koin terutama digunakan oleh trader yang sudah memiliki kripto dan ingin trading Futures tanpa mengonversi asetnya ke mata uang penyelesaian lain.

Produk ini juga digunakan oleh miner, holder jangka panjang, market maker, dan trader berpengalaman yang ingin melakukan hedging atas eksposur dalam kripto.

Kontrak Futures adalah perjanjian terstandarisasi untuk membeli atau menjual aset pada harga di masa mendatang atau berdasarkan nilai penyelesaian di masa mendatang. Dasar-dasar pasar Futures CFTC menjelaskan bahwa kontrak Futures merupakan perjanjian yang terkait dengan komoditas tertentu pada tanggal mendatang.

Di pasar kripto, aset yang mendasarinya dapat berupa Bitcoin, Ether, atau aset digital lain yang didukung.

Futures bermargin koin berbeda dari Futures bermargin stablecoin karena saldo akun trader berubah dalam satuan kripto, bukan hanya dalam nilai dolar.

Artinya, trader terekspos pada posisi Futures sekaligus pergerakan harga koin yang digunakan sebagai jaminan.

Cara Kerja Futures Bermargin Koin

Futures bermargin koin dimulai dengan jaminan.

Trader menyetor mata uang kripto yang diperlukan ke akun Futures dan menggunakan koin tersebut sebagai margin untuk membuka posisi Long atau Short.

Jika trader membuka posisi Long, tujuannya adalah memperoleh profit dari kenaikan harga Futures.

Jika trader membuka posisi Short, tujuannya adalah memperoleh profit dari penurunan harga Futures.

Profit dan kerugian posisi dihitung sesuai aturan kontrak, tetapi hasilnya dibayarkan dalam koin yang digunakan sebagai margin.

Untuk kontrak bermargin BTC, profit akan menambah saldo BTC trader, sedangkan kerugian akan mengurangi saldo BTC trader.

Hal ini penting karena trader dapat memperoleh atau kehilangan unit kripto sebelum memperhitungkan nilai dolar dari unit tersebut.

Jika harga koin jaminan naik, nilai dolar dari sisa margin dapat meningkat.

Jika harga koin jaminan turun, nilai dolar dari sisa margin dapat berkurang.

Karena itu, Futures bermargin koin memiliki potensi besar, tetapi juga berisiko.

Imbauan CFTC kepada nasabah mengenai trading mata uang virtual memperingatkan bahwa Futures mata uang virtual dengan leverage dapat memperbesar profit maupun kerugian.

Mengapa Disebut Bermargin Koin?

Istilah “bermargin koin” berasal dari penggunaan koin kripto sebagai margin oleh trader.

Margin adalah jaminan yang diperlukan untuk membuka dan mempertahankan posisi Futures.

Glosarium CFTC mendefinisikan margin awal sebagai jumlah yang diperlukan saat posisi Futures dibuka dan margin pemeliharaan sebagai jumlah yang harus dipertahankan selama posisi tetap terbuka.

Dalam kontrak Futures bermargin koin, margin ini tidak terutama disimpan dalam stablecoin atau mata uang fiat.

Sebaliknya, trader menyerahkan mata uang kripto yang relevan sebagai jaminan, misalnya BTC untuk kontrak bermargin BTC.

Hal ini menghubungkan secara langsung posisi Futures trader dengan aset yang digunakan sebagai jaminan.

Bagi trader yang terbiasa berpikir dalam satuan kripto, mekanisme ini terasa wajar karena profit dan kerugian dihitung dalam aset yang sudah mereka miliki.

Bagi trader yang terutama berpikir dalam nilai dolar, mekanisme ini bisa lebih rumit karena nilai jaminan berubah mengikuti harga pasar koin.

Futures Bermargin Koin vs. Futures Bermargin Stablecoin

Perbedaan utama antara Futures bermargin koin dan Futures bermargin stablecoin adalah mata uang penyelesaiannya.

Futures bermargin koin menggunakan mata uang kripto sebagai margin dan aset penyelesaian.

Futures bermargin stablecoin menggunakan stablecoin sebagai margin dan aset penyelesaian.

Dalam kontrak bermargin stablecoin, profit dan kerugian lebih mudah dipahami dalam nilai yang menyerupai dolar karena saldo akun biasanya dihitung dalam aset bernilai stabil.

Dalam kontrak bermargin koin, profit dan kerugian dihitung dalam satuan kripto sehingga hasil trader bergantung pada hasil posisi sekaligus nilai pasar koin jaminan.

Contohnya, trader dapat memperoleh BTC dari posisi Short Futures bermargin BTC yang berhasil saat harga pasar BTC sedang turun.

Jumlah unit BTC trader mungkin bertambah setelah trading, tetapi nilai dolar setiap unit BTC bisa lebih rendah.

Sebaliknya, trader mungkin kehilangan unit BTC selama memegang posisi Long, tetapi sisa BTC-nya bisa memiliki nilai dolar lebih tinggi jika harga pasar kemudian naik.

Dampak ganda inilah salah satu alasan Futures bermargin koin membutuhkan manajemen risiko yang cermat.

Mengapa Trader Kripto Menggunakan Futures Bermargin Koin?

Trader kripto menggunakan Futures bermargin koin karena mereka dapat melakukan trading Futures tanpa terlebih dahulu menjual koin yang mendasarinya.

Misalnya, holder Bitcoin jangka panjang mungkin ingin tetap menggunakan BTC sebagai jaminan sambil membuka posisi Futures.

Hal ini dapat berguna bagi trader yang ingin tetap menggunakan kripto dan menghindari konversi aset ke stablecoin sebelum trading.

Futures bermargin koin juga dapat membantu miner atau holder jangka panjang melakukan hedging atas risiko harga.

Jika miner memperkirakan akan menerima BTC di masa mendatang, mereka dapat menggunakan posisi Futures yang diselesaikan dalam BTC untuk mengurangi dampak potensi penurunan harga.

Trader berpengalaman dapat menggunakan Futures bermargin koin untuk menyusun strategi yang dihitung dalam satuan kripto, bukan nilai fiat.

Sejumlah trader juga memilih penyelesaian dalam koin karena trading yang berhasil dapat menambah jumlah mata uang kripto yang mereka miliki.

Namun, manfaat ini memiliki konsekuensi yang jelas.

Jika pasar bergerak berlawanan dengan posisi trader, kerugian juga dibayarkan dalam mata uang kripto sehingga saldo koin trader dapat berkurang.

Cara Menghitung Profit dan Kerugian

Penghitungan profit dan kerugian Futures bermargin koin bergantung pada desain kontrak.

Banyak Futures bermargin koin menggunakan rumus kontrak inverse, yaitu nilai kontrak ditetapkan dalam mata uang kuotasi, tetapi profit dan kerugian diselesaikan dalam koin yang mendasarinya.

Sederhananya, trader tidak hanya berspekulasi tentang arah harga.

Trader juga menggunakan aset jaminan yang nilainya berubah-ubah.

Misalkan trader menggunakan BTC sebagai margin untuk kontrak Futures bermargin BTC.

Jika trader membuka posisi Long dan harga Futures BTC naik, posisi tersebut dapat menghasilkan profit dalam BTC.

Jika harga turun, posisi tersebut dapat menimbulkan kerugian dalam BTC.

Hasil pastinya bergantung pada harga masuk, harga keluar, ukuran kontrak, leverage, biaya, dan rumus penyelesaian platform.

Karena rumus dapat berbeda-beda, trader sebaiknya selalu memeriksa spesifikasi kontrak sebelum membuka posisi.

FAQ Futures mata uang kripto CME menunjukkan bahwa produk Futures dapat memiliki aturan khusus terkait ukuran kontrak, suku bunga referensi, penyelesaian, biaya, dan persyaratan margin.

Contoh Trading Futures Bermargin Koin

Misalkan trader memiliki 1 BTC dan ingin menggunakan sebagian BTC tersebut sebagai margin.

Trader membuka posisi Long Futures bermargin BTC saat harga Bitcoin berada di 60,000 USDT.

Jika harga Futures naik ke 66,000 USDT dan trader menutup posisi, trading tersebut dapat menghasilkan profit yang dikreditkan dalam BTC sesuai rumus kontrak.

Jika harga Futures turun ke 54,000 USDT, trading tersebut dapat menghasilkan kerugian yang dipotong dari saldo margin BTC trader.

Contoh ini menunjukkan mengapa Futures bermargin koin berbeda dari sekadar membeli atau menjual kripto di pasar spot.

Trader tidak hanya terekspos pada arah harga Bitcoin.

Bitcoin itu sendiri juga digunakan sebagai aset jaminan.

Saat volatilitas koin jaminan meningkat, posisi dapat menjadi lebih sulit dikelola.

Risikonya terutama lebih besar jika menggunakan leverage.

Leverage dalam Futures Bermargin Koin

Leverage memungkinkan trader mengendalikan posisi Futures yang lebih besar dengan margin yang lebih kecil.

Misalnya, leverage 10x berarti trader dapat mengendalikan posisi senilai sepuluh kali jumlah margin yang disetorkan.

Leverage dapat meningkatkan potensi imbal hasil atas margin, tetapi juga dapat memperbesar dan mempercepat kerugian.

CFTC menjelaskan bahwa trader Futures yang menggunakan margin sering kali hanya menyediakan sebagian kecil dari harga komoditas yang mendasarinya. Hal ini menciptakan leverage dan memperbesar risiko.

Dalam Futures bermargin koin, leverage dapat menjadi lebih rumit karena nilai aset margin itu sendiri dapat berubah tajam.

Jika pasar bergerak berlawanan dengan posisi, saldo margin trader dapat berkurang.

Jika nilai koin jaminan juga turun, risiko akun dalam nilai dolar dapat memburuk lebih cepat.

Karena itulah Futures bermargin koin biasanya lebih sesuai bagi pengguna yang memahami mekanisme Futures, aturan likuidasi, dan volatilitas kripto.

Margin, Margin Pemeliharaan, dan Likuidasi

Margin awal adalah jaminan yang diperlukan untuk membuka posisi Futures.

Margin pemeliharaan adalah jumlah minimum jaminan yang diperlukan untuk mempertahankan posisi tetap terbuka.

Jika saldo akun turun di bawah margin pemeliharaan yang diwajibkan, posisi dapat menghadapi risiko likuidasi.

Likuidasi berarti sistem menutup posisi untuk mencegah kerugian akun bertambah.

Dalam Futures bermargin koin, risiko likuidasi bergantung pada ukuran posisi, leverage, harga masuk, tingkat margin pemeliharaan, biaya, dan pergerakan harga aset yang mendasarinya.

Leverage tinggi mempersempit jarak antara harga masuk dan harga likuidasi.

Leverage rendah memberi posisi lebih banyak ruang untuk bergerak, tetapi tidak menghilangkan risiko pasar.

Trader sebaiknya selalu mengetahui perkiraan harga likuidasi sebelum membuka posisi.

Mereka juga perlu mengingat bahwa pasar kripto dapat bergerak cepat melewati level yang diperkirakan saat volatilitas tinggi.

Penyelesaian Futures Bermargin Koin

Penyelesaian adalah proses menetapkan profit atau kerugian akhir dari kontrak Futures.

Futures bermargin koin biasanya diselesaikan dalam mata uang kripto yang mendasarinya.

Sebagian kontrak memiliki tanggal kedaluwarsa tetap, sementara kontrak lainnya dapat berupa kontrak perpetual yang tidak kedaluwarsa.

Futures tradisional bertanggal tetap diselesaikan pada waktu terjadwal sesuai aturan kontrak.

Futures perpetual menggunakan pembayaran funding atau mekanisme serupa untuk menjaga harga kontrak tetap lebih dekat dengan harga pasar spot.

Imbauan CFTC 2026 mengenai trading, kliring, dan penyelesaian 24/7 menyebutkan bahwa derivatif yang mengacu pada aset kripto mungkin cocok untuk trading 24/7 berkat infrastruktur digital dan jangkauan globalnya.

Hal ini penting karena pasar Futures kripto sering beroperasi sepanjang waktu, tidak seperti banyak pasar tradisional yang memiliki jam trading terbatas.

Trading sepanjang waktu memberi trader lebih banyak fleksibilitas, tetapi risiko juga dapat berubah kapan saja, termasuk pada akhir pekan dan hari libur.

Futures Bermargin Koin dan Kontrak Perpetual

Futures bermargin koin dapat berupa kontrak dengan tanggal kedaluwarsa tetap atau kontrak perpetual.

Kontrak bertanggal kedaluwarsa tetap memiliki tanggal penyelesaian akhir.

Kontrak perpetual tidak memiliki tanggal kedaluwarsa biasa dan dapat tetap terbuka selama persyaratan margin terpenuhi.

Dalam Futures perpetual, pembayaran funding umumnya digunakan untuk mendorong harga kontrak agar tetap dekat dengan harga spot aset kripto yang mendasarinya.

Jika harga Futures perpetual berada di atas harga spot, trader Long mungkin membayar trader Short, bergantung pada rumus funding.

Jika harga Futures perpetual berada di bawah harga spot, trader Short mungkin membayar trader Long, bergantung pada rumus funding.

Mekanisme funding yang berlaku bergantung pada aturan kontrak.

Dalam kontrak perpetual bermargin koin, pembayaran funding umumnya dibayarkan atau diterima dalam koin jaminan.

Artinya, funding juga dapat mengubah saldo kripto trader seiring waktu.

Manfaat Futures Bermargin Koin

Manfaat pertama adalah eksposur dalam mata uang kripto.

Trader yang memiliki koin yang mendasarinya dapat langsung menggunakannya sebagai jaminan, tanpa perlu mengonversinya ke aset lain.

Manfaat kedua adalah peluang menambah kepemilikan koin melalui trading yang berhasil.

Jika trader memperoleh profit dari kontrak bermargin BTC, profit tersebut dapat menambah saldo BTC trader.

Manfaat ketiga adalah hedging.

Holder mata uang kripto dapat menggunakan Futures bermargin koin untuk mengelola risiko penurunan harga sembari mempertahankan eksposur terhadap aset tersebut.

Manfaat keempat adalah fleksibilitas modal bagi pengguna yang terbiasa menggunakan kripto.

Trader yang sudah memiliki kripto dapat menggunakan aset tersebut sebagai margin tanpa perlu terlebih dahulu beralih ke aset penyelesaian yang stabil.

Manfaat kelima adalah fleksibilitas dalam menyusun strategi.

Beberapa strategi tingkat lanjut lebih mudah dihitung dalam satuan koin karena tujuan trader adalah mengakumulasi lebih banyak mata uang kripto yang mendasarinya.

Risiko Futures Bermargin Koin

Risiko pertama adalah likuidasi.

Jika pasar bergerak berlawanan dengan posisi berleverage, posisi dapat ditutup secara otomatis dan trader dapat kehilangan sebagian atau seluruh margin yang disetorkan.

Risiko kedua adalah volatilitas jaminan.

Karena margin disimpan dalam mata uang kripto, nilai dolarnya dapat naik atau turun dengan cepat.

Risiko ketiga adalah rumitnya kontrak inverse.

Profit dan kerugian mungkin tidak sesederhana trading yang diselesaikan dalam stablecoin karena hasilnya dihitung dalam satuan koin.

Risiko keempat adalah leverage berlebihan.

Leverage tinggi dapat membuat pergerakan harga kecil menyebabkan perubahan besar pada ekuitas akun.

Risiko kelima adalah biaya funding.

Pada kontrak perpetual, pembayaran funding berulang dapat mengurangi imbal hasil atau menambah kerugian.

Risiko keenam adalah risiko basis.

Harga Futures mungkin tidak bergerak persis sejalan dengan harga spot, terutama saat pasar bergejolak.

Risiko ketujuh adalah risiko operasional.

Sebelum menggunakan kontrak ini, trader harus memahami jenis order, mode margin, jadwal penyelesaian, aturan Mark Price, dan sistem likuidasi.

Regulator global juga menekankan perlindungan investor dan integritas pasar kripto. Rekomendasi kebijakan IOSCO untuk pasar kripto dan aset digital menyoroti masalah seperti konflik kepentingan, manipulasi pasar, kustodian, risiko operasional, dan akses retail.

Futures Bermargin Koin vs. Trading Spot

Trading spot berarti membeli atau menjual aset kripto yang sebenarnya untuk memperoleh kepemilikan atau menerima aset ke saldo akun secara langsung.

Futures bermargin koin tidak bekerja dengan cara yang sama.

Trader Futures memperdagangkan kontrak yang didasarkan pada harga aset kripto yang mendasarinya.

Trader mungkin tidak menerima aset yang mendasarinya melalui kontrak, kecuali aturan kontrak tertentu menetapkan adanya penyerahan.

CFTC menyebutkan bahwa banyak Futures mata uang virtual diselesaikan secara tunai. Artinya, nasabah menerima atau membayar selisih nilai, bukan menerima mata uang virtual yang sebenarnya.

Futures kripto bermargin koin dapat diselesaikan dalam kripto, tetapi trader tetap perlu memeriksa apakah produk tersebut berbasis penyerahan, setara tunai, diselesaikan dalam koin, atau bersifat perpetual.

Trading spot biasanya lebih sederhana karena tidak memiliki harga likuidasi.

Trading Futures lebih rumit karena leverage, margin, penyelesaian, dan funding dapat memengaruhi hasil akhir.

Futures Bermargin Koin vs. Options

Futures bermargin koin dan Options sama-sama merupakan derivatif kripto, tetapi cara kerjanya berbeda.

Kontrak Futures memberikan eksposur terarah terhadap aset yang mendasarinya dan dapat menghasilkan profit atau kerugian seiring pergerakan pasar.

Option memberi pembeli hak, tetapi bukan kewajiban, untuk membeli atau menjual aset yang mendasarinya pada harga tertentu sebelum atau saat kedaluwarsa, bergantung pada jenis option.

Posisi Futures dapat dilikuidasi ketika margin tidak lagi mencukupi.

Pembeli Options umumnya membayar premi di muka dan tidak dapat kehilangan lebih dari premi yang dibayarkan untuk option tersebut.

Penjual Options dapat menghadapi risiko yang lebih besar karena mereka menanggung kewajiban sebagai imbalan atas premi yang diterima.

Trader sering memilih Futures bermargin koin jika menginginkan eksposur langsung dengan leverage.

Options sering dipilih oleh trader yang menginginkan risiko premi yang terukur, strategi volatilitas, atau struktur imbal hasil yang lebih fleksibel.

Istilah Umum dalam Futures Bermargin Koin

Margin adalah jaminan kripto yang digunakan untuk mendukung posisi Futures.

Margin awal adalah jumlah yang diperlukan untuk membuka posisi.

Margin pemeliharaan adalah saldo minimum yang diperlukan agar posisi tetap aktif.

Leverage adalah rasio antara ukuran posisi dan margin.

Mark Price adalah harga referensi yang digunakan untuk menghitung profit dan kerugian belum terealisasi serta mengurangi risiko likuidasi yang tidak adil.

Harga likuidasi adalah perkiraan harga saat posisi dapat ditutup secara otomatis.

Funding Rate adalah pembayaran berkala dalam Futures perpetual yang membantu menyelaraskan harga kontrak dengan pasar spot.

Ukuran kontrak adalah jumlah terstandarisasi yang diwakili oleh satu kontrak Futures.

Penyelesaian adalah proses menetapkan profit dan kerugian sesuai aturan kontrak.

Basis adalah selisih antara harga Futures dan harga spot.

Cara Membaca Kontrak Futures Bermargin Koin

Hal pertama yang perlu diperiksa adalah aset yang mendasarinya.

Informasi ini menunjukkan aset kripto yang dilacak oleh kontrak.

Hal kedua adalah aset margin.

Informasi ini menunjukkan mata uang kripto yang harus disetorkan sebagai jaminan.

Hal ketiga adalah aset penyelesaian.

Informasi ini menunjukkan aset yang akan digunakan untuk membayar profit atau memotong kerugian.

Hal keempat adalah ukuran kontrak.

Informasi ini menunjukkan besarnya eksposur yang diwakili satu kontrak.

Hal kelima adalah tick size.

Informasi ini menunjukkan pergerakan harga minimum kontrak.

Hal keenam adalah leverage maksimum.

Informasi ini menunjukkan leverage tertinggi yang diizinkan, tetapi menggunakan leverage tertinggi yang tersedia tidak selalu bijaksana.

Hal ketujuh adalah funding atau kedaluwarsa.

Informasi ini menunjukkan apakah kontrak bersifat perpetual atau memiliki tanggal penyelesaian tetap.

Hal kedelapan adalah struktur biaya.

Informasi ini menunjukkan bagaimana biaya trading, biaya penyelesaian, atau biaya funding dapat memengaruhi hasil bersih.

Siapa yang Dapat Menggunakan Futures Bermargin Koin?

Futures bermargin koin dapat berguna bagi trader kripto berpengalaman yang memahami margin dan leverage.

Produk ini juga dapat berguna bagi miner yang ingin melakukan hedging atas produksi koin di masa mendatang.

Holder jangka panjang dapat menggunakannya untuk mengurangi eksposur terhadap penurunan harga tanpa menjual seluruh posisi spot.

Market maker dapat menggunakannya untuk mengelola inventaris dan melakukan hedging atas pergerakan harga di pasar spot maupun derivatif.

Trader berpengalaman dapat menggunakannya untuk trading spread, trading basis, atau strategi akumulasi koin.

Produk ini umumnya tidak ideal bagi pemula yang belum memahami likuidasi, funding, rumus kontrak, dan volatilitas jaminan.

Trader baru sebaiknya mempelajari trading spot, konsep dasar Futures, dan risiko margin sebelum menggunakan Futures bermargin koin.

Manajemen Risiko untuk Futures Bermargin Koin

Manajemen risiko yang baik dimulai dengan menentukan ukuran posisi.

Trader sebaiknya tidak menggunakan seluruh saldo akun sebagai margin untuk satu posisi dengan leverage tinggi.

Langkah berikutnya adalah mengendalikan leverage.

Leverage yang lebih rendah memberi posisi lebih banyak ruang untuk bergerak sebelum likuidasi.

Langkah penting lainnya adalah merencanakan Stop-Loss.

Order Stop-Loss dapat membantu membatasi kerugian, meskipun tidak menjamin eksekusi pada harga stop yang persis sama saat pasar bergerak cepat.

Trader juga sebaiknya memantau pembayaran funding saat menggunakan kontrak perpetual.

Pergerakan harga yang menguntungkan tetap dapat menjadi kurang menarik jika biaya funding tinggi dan posisi ditahan terlalu lama.

Trader sebaiknya memantau biaya karena biaya kecil dapat menjadi signifikan setelah trading dilakukan berulang kali.

Mereka juga sebaiknya menyediakan margin tambahan jika ingin mengurangi kemungkinan likuidasi paksa.

Yang terpenting, trader tidak boleh menggunakan leverage tanpa mengetahui jumlah koin yang sanggup mereka tanggung jika hilang.

Contoh Penghitungan Sederhana

Misalkan trader memiliki 0.5 BTC dan menggunakan 0.1 BTC sebagai margin untuk posisi Futures bermargin BTC.

Trader memilih leverage 5x sehingga eksposur posisi kira-kira lima kali nilai marginnya.

Jika pergerakan trading menguntungkan trader, profit akan ditambahkan dalam BTC sesuai rumus kontrak.

Jika pergerakannya merugikan trader, kerugian akan dipotong dalam BTC.

Jika kerugian cukup besar hingga margin tidak lagi memenuhi persyaratan pemeliharaan, likuidasi dapat terjadi.

Contoh ini disederhanakan dan tidak mencakup biaya, funding, slippage, atau perubahan persyaratan margin.

Trading sesungguhnya harus selalu dihitung menggunakan spesifikasi kontrak yang berlaku dan tampilan risiko langsung.

Tabel Kelebihan dan Kekurangan

Fitur

Potensi Kelebihan

Potensi Kekurangan

Margin Kripto

Memungkinkan trader menggunakan koin yang mendasarinya sebagai jaminan.

Nilai jaminan dapat turun tajam saat pasar melemah.

Penyelesaian dalam Koin

Profit dapat menambah saldo kripto trader.

Kerugian mengurangi saldo kripto trader.

Leverage

Memberikan eksposur lebih besar dengan margin awal yang lebih kecil.

Dapat menyebabkan kerugian dan likuidasi dengan cepat.

Hedging

Dapat membantu holder mengelola risiko penurunan harga.

Ukuran hedging yang keliru dapat menimbulkan risiko baru.

Struktur Perpetual

Memungkinkan posisi tanpa tanggal kedaluwarsa standar.

Pembayaran funding dapat memengaruhi imbal hasil jangka panjang.

FAQ

Apa arti Futures bermargin koin?

Futures bermargin koin adalah kontrak Futures kripto yang menggunakan mata uang kripto sebagai margin dan biasanya membayarkan profit atau memotong kerugian dalam mata uang kripto tersebut.

Kontrak ini umum digunakan trader yang ingin mempertahankan jaminan dan penyelesaian dalam kripto, bukan menggunakan mata uang fiat atau stablecoin.

Apakah Futures bermargin koin sama dengan Futures inverse?

Keduanya berkaitan erat dan banyak Futures bermargin koin juga disebut Futures inverse.

Istilah “inverse” biasanya merujuk pada struktur kontrak yang harganya dikutip dalam nilai mata uang fiat atau stablecoin, sedangkan profit dan kerugian diselesaikan dalam mata uang kripto yang mendasarinya.

Apakah Futures bermargin koin berisiko?

Ya. Futures bermargin koin berisiko karena menggabungkan leverage Futures dengan volatilitas jaminan kripto.

Trader dapat kehilangan unit kripto, menghadapi likuidasi, membayar biaya funding, dan mengalami perubahan ekuitas akun dengan cepat saat pasar bergejolak.

Apakah pemula dapat trading Futures bermargin koin?

Pemula secara teknis dapat mengaksesnya di beberapa platform, tetapi produk ini biasanya lebih sesuai bagi trader yang sudah memahami kripto spot, kontrak Futures, leverage, margin, likuidasi, dan Funding Rate.

Pemula sebaiknya berlatih menghitung risiko dan memahami aturan kontrak sebelum menggunakan dana sungguhan.

Apa manfaat utama Futures bermargin koin?

Manfaat utamanya adalah trader dapat menggunakan mata uang kripto sebagai jaminan dan menyelesaikan profit atau kerugian dalam kripto.

Hal ini dapat berguna bagi pengguna yang ingin melakukan hedging atau menambah kepemilikan dalam satuan koin.

Bagaimana profit dibayarkan dalam Futures bermargin koin?

Profit biasanya dibayarkan dalam koin margin sesuai rumus kontrak.

Contohnya, hasil profit dari kontrak Futures bermargin BTC umumnya dikreditkan dalam BTC.

Apa perbedaan Futures bermargin koin dan Futures bermargin stablecoin?

Futures bermargin koin menggunakan mata uang kripto sebagai jaminan dan aset penyelesaian, sedangkan Futures bermargin stablecoin menggunakan aset bernilai stabil untuk keduanya.

Kontrak bermargin koin menambahkan risiko harga jaminan karena nilai aset margin itu sendiri dapat naik atau turun di pasar.

Apakah Futures bermargin koin dapat digunakan untuk hedging?

Ya. Trader, holder, atau miner dapat menggunakan Futures bermargin koin untuk mengurangi eksposur terhadap penurunan harga mata uang kripto yang sudah mereka miliki.

Namun, hedging membutuhkan penentuan ukuran posisi yang cermat karena hedging yang keliru dapat meningkatkan risiko, bukan menguranginya.

Kesimpulan

Futures bermargin koin adalah kontrak Futures kripto yang menggunakan mata uang kripto sebagai margin, mata uang untuk menghitung profit dan kerugian, serta aset penyelesaian.

Produk ini berguna bagi trader yang ingin mempertahankan eksposur dalam satuan kripto, melakukan hedging atas kepemilikan koin, atau menyusun strategi tingkat lanjut dengan imbal hasil dalam satuan koin.

Produk ini juga bisa lebih rumit daripada Futures bermargin stablecoin karena nilai aset jaminan berubah selama posisi Futures terbuka.

Hal ini menciptakan risiko berlapis: trader harus mengelola posisi Futures sekaligus nilai koin yang digunakan sebagai margin.

Sebelum trading Futures bermargin koin, pengguna sebaiknya memahami leverage, persyaratan margin, likuidasi, Funding Rate, aturan penyelesaian, ukuran kontrak, dan struktur biaya.

Jika digunakan dengan hati-hati, Futures bermargin koin dapat menjadi alat yang fleksibel untuk trading dan hedging kripto.

Jika digunakan tanpa kehati-hatian, produk ini dapat menyebabkan kerugian cepat, likuidasi paksa, dan berkurangnya saldo kripto.
Menarik Kembali / Peluang?
Menarik Kembali / Peluang?Menarik Kembali / Peluang?
Simak arus masuk ETF BTC $2,4 miliar pada likuidasi