Solana mengaktifkan Alpenglow di mainnet pada 21 Oktober 2026, dalam epoch 1064. Salah satu perubahan yang langsung memengaruhi pembacaan data adalah hilangnya transaksi voting validator dari blok. Akibatnya, jumlah transaksi yang ditampilkan suatu dashboard dapat turun meskipun aktivitas aplikasi tidak ikut melemah. Status aktivasi tersebut tercantum dalam dokumentasi resmi Solana.
Perubahan ini penting bagi investor yang menggunakan transaksi per detik atau transactions per second (TPS) untuk menilai penggunaan jaringan. Angka sebelum upgrade dapat mencakup pekerjaan internal konsensus, sedangkan angka setelah upgrade tidak lagi memuat komponen yang sama. Perbandingan langsung berisiko menghasilkan kesimpulan keliru mengenai pertumbuhan maupun penurunan aktivitas.
Penilaian terhadap SOL perlu memisahkan perubahan pencatatan, kinerja jaringan, dan permintaan ekonomi. Ketiganya dapat bergerak berbeda. Jaringan yang menyelesaikan transaksi lebih cepat belum tentu langsung memperoleh pengguna baru, sementara penurunan angka total transaksi belum tentu menunjukkan pengguna meninggalkan aplikasi.
Aktivasi Alpenglow dan perubahan pencatatan vote validator. Sumber: Solana Foundation, pembaruan Oktober 2026; diperiksa 23 Oktober 2026.
Mengapa Voting Validator Sebelumnya Masuk Jumlah Transaksi?
Validator perlu menyepakati blok yang diterima jaringan. Mekanisme lama menggunakan transaksi voting untuk menyampaikan persetujuan tersebut. Transaksi ini menjalankan fungsi konsensus, berbeda dari pembayaran, pertukaran token, atau interaksi pengguna dengan aplikasi.
Alpenglow menggunakan Votor untuk mengubah proses voting dan finalisasi blok. Validator bertukar pesan secara langsung dan menggabungkan suara menjadi sertifikat. Rancangan Votor dijelaskan oleh tim pengembang dalam pengantar teknis Alpenglow dari Anza.
Pergeseran tersebut mengubah apa yang terlihat dalam hitungan transaksi blok. Pekerjaan validator tetap berlangsung, tetapi tidak lagi muncul melalui bentuk pencatatan yang sama. Hilangnya komponen ini dari statistik tidak berarti jaringan berhenti melakukan konsensus.
Investor juga perlu memeriksa definisi dashboard. Layanan yang sejak awal menampilkan transaksi non-vote memiliki dasar perbandingan berbeda dari layanan yang sebelumnya menjumlahkan vote dan non-vote. Judul “transaksi Solana turun” belum menjelaskan mana yang sedang diukur.
Contoh: Total Transaksi Turun, Aktivitas Non-vote Naik
Skenario berikut menggunakan angka hipotetis selama 60 detik, bukan hasil pengukuran mainnet. Tujuannya memperlihatkan pengaruh perubahan komposisi pencatatan.
Sebelum perubahan, misalkan jaringan mencatat:
180.000 transaksi total.
120.000 transaksi voting validator.
60.000 transaksi non-vote.
Total TPS adalah 180.000 ÷ 60 = 3.000, sedangkan TPS non-vote hanya 60.000 ÷ 60 = 1.000.
Setelah vote tidak lagi masuk blok, misalkan transaksi non-vote mencapai 72.000 dalam 60 detik. Total yang terlihat menjadi 72.000 ÷ 60 = 1.200 TPS.
Perbandingan mentah menunjukkan penurunan dari 3.000 menjadi 1.200 TPS, atau 60%. Namun, transaksi non-vote justru naik dari 60.000 menjadi 72.000, atau 20%.
Dua kesimpulan itu berasal dari data ilustrasi yang sama, tetapi menggunakan pembanding berbeda. Penurunan statistik gabungan tidak cukup untuk menyimpulkan penurunan aktivitas aplikasi. Sebaliknya, pemisahan vote juga tidak menjamin aktivitas non-vote pasti tumbuh. Hasil sebenarnya tetap membutuhkan pengukuran.
Apa yang Terlihat pada Awal Transisi?
Solana Compass melaporkan sekitar 2.500 TPS non-vote pada jam 14.00 UTC, 21 Oktober, dibandingkan sekitar 2.640 pada jam yang sama sehari sebelumnya. Jam tersebut setara pukul 21.00 WIB. Angka ini memberi pembanding awal dengan kategori yang sama, bukan bukti pertumbuhan jangka panjang. Sumber: pengukuran Solana Compass.
Perbandingan TPS non-vote pada jam 14.00 UTC atau 21.00 WIB, 20 dan 21 Oktober 2026. Sumber: Solana Compass, 21 Oktober 2026.
Satu jam pengamatan tidak mewakili seluruh kondisi jaringan. Aktivitas perdagangan dapat berubah menurut waktu, volatilitas aset, dan peluncuran aplikasi. Evaluasi yang lebih kuat memerlukan periode lebih panjang serta jam pembanding yang konsisten.
Data non-vote pun belum identik dengan aktivitas manusia. Bot, arbitrase, pembaruan otomatis, dan percobaan transaksi dapat menambah jumlahnya. Statistik ini memperbaiki perbandingan, tetapi belum menjawab berapa banyak pengguna unik atau berapa besar nilai ekonomi yang dihasilkan.
Empat Ukuran untuk Menilai Aktivitas Setelah Upgrade
Pembacaan aktivitas Solana menjadi lebih berguna ketika beberapa indikator diperiksa bersama. Setiap indikator menjawab pertanyaan berbeda, sehingga satu angka tidak perlu dipaksa mewakili seluruh kondisi jaringan.
A. Transaksi Non-vote yang Berhasil
Jumlah transaksi non-vote membantu mengurangi pengaruh perubahan pencatatan voting. Investor tetap perlu memeriksa apakah suatu penyedia data memasukkan transaksi gagal dan bagaimana ia menangani percobaan ulang.
Solana membedakan transaksi dari instruksi di dalamnya. Satu transaksi dapat memuat beberapa instruksi, dan kegagalan satu instruksi membatalkan perubahan keadaan seluruh transaksi tersebut. Biaya tetap dapat dikenakan pada transaksi gagal. Penjelasan ini tersedia dalam dokumentasi transaksi Solana.
Karena itu, pertumbuhan instruksi, transaksi, dan transaksi berhasil tidak boleh diperlakukan sebagai ukuran yang sama. Definisi yang konsisten diperlukan sebelum menghitung perubahan persentasenya.
B. Pengguna yang Kembali dan Sebaran Aplikasi
Alamat aktif menunjukkan aktivitas alamat, bukan jumlah orang. Satu pengguna dapat mengendalikan banyak wallet, sementara satu layanan dapat mewakili banyak pengguna melalui infrastruktur bersama.
Analisis yang lebih kuat memeriksa apakah aktivitas bertahan setelah insentif berakhir dan apakah pengguna kembali menggunakan aplikasi. Pertumbuhan yang tersebar di beberapa aplikasi juga memiliki arti berbeda dari lonjakan yang terkonsentrasi pada satu token atau satu bot.
C. Nilai Transaksi dan Biaya yang Dibayar
Jumlah transaksi perlu dibandingkan dengan nilai yang dipindahkan, volume pertukaran, serta biaya yang dibayar pengguna. Banyak transaksi bernilai kecil dapat menghasilkan angka aktivitas tinggi tanpa kenaikan kebutuhan ekonomi yang sebanding.
Volume pun membutuhkan pemeriksaan. Perdagangan berulang antarakun yang berkaitan dapat memperbesar statistik tanpa mencerminkan permintaan baru. Nilai bruto transaksi tidak otomatis sama dengan modal baru yang masuk ke Solana.
D. Keandalan Penyelesaian dan Kualitas Eksekusi
Finality mengukur kapan hasil transaksi dianggap final oleh konsensus. Pengalaman pengguna mencakup proses lebih panjang: pengiriman, penerimaan jaringan, eksekusi, pembaruan aplikasi, dan kemungkinan percobaan ulang.
Trader juga menghadapi spread, slippage, serta likuiditas token. Penyelesaian yang lebih cepat tidak menghilangkan risiko membeli aset dengan kedalaman tipis atau menyetujui transaksi yang keliru.
Target Finality Berbeda dari Hasil Eksekusi Pengguna
Anza memperkenalkan target finality sekitar 150 milidetik dalam rancangan Alpenglow. Angka tersebut perlu dibaca sesuai konteks pengujiannya, bukan sebagai jaminan bahwa seluruh transaksi pengguna selesai dalam waktu identik. Sumber: penjelasan rancangan Anza.
Pengiriman transaksi yang belum berhasil masuk blok tetap dapat membutuhkan percobaan ulang. Aplikasi juga dapat menambahkan waktu tunggu sendiri. Perbandingan pengalaman pengguna harus mengukur keseluruhan jalur tersebut, bukan hanya satu tahap konsensus.
Dokumentasi RPC Solana menyediakan bidang terpisah untuk jumlah transaksi, jumlah transaksi non-vote, dan durasi sampel melalui getRecentPerformanceSamples. Namun, angka contoh pada halaman dokumentasi bukan data mainnet terkini dan tidak boleh dipindahkan ke artikel sebagai statistik aktual.
Apa Hubungannya dengan Harga SOL?
Kecepatan penyelesaian dapat membantu aplikasi yang sensitif terhadap waktu. Pengaruhnya terhadap permintaan SOL baru lebih jelas jika diikuti penggunaan berkelanjutan, kebutuhan transaksi, dan aktivitas ekonomi yang benar-benar bertambah.
Harga token tetap dipengaruhi transaksi spot, posisi derivatif, kondisi likuiditas, dan selera risiko. Kenaikan sesaat setelah upgrade tidak cukup untuk membuktikan hubungan sebab-akibat. Begitu pula koreksi harga tidak dengan sendirinya membuktikan upgrade gagal.
Pembaca dapat menggunakan market SOL/USDT di MEXC untuk memeriksa pergerakan harga dan perdagangan secara terpisah dari statistik jaringan. Volume pada satu pasangan perdagangan merupakan aktivitas venue tersebut, bukan total aktivitas aplikasi Solana.
Data yang Perlu Dipantau Berikutnya
Evaluasi setelah Alpenglow sebaiknya mempertahankan definisi dan periode pembanding yang sama:
Transaksi non-vote, dengan pemisahan berhasil dan gagal bila tersedia.
Aktivitas pengguna berulang serta konsentrasinya pada aplikasi tertentu.
Finality yang benar-benar terukur, termasuk periode beban tinggi.
Nilai transaksi dan biaya dengan metodologi yang konsisten.
Gangguan layanan atau perubahan cara pengindeksan data.
Penurunan transaksi setelah komponen vote dihapus dapat dijelaskan secara teknis. Namun, jika transaksi non-vote berhasil, penggunaan berulang, dan nilai ekonomi ikut melemah secara berkelanjutan, pelemahan tersebut tetap perlu diakui.
Alpenglow mengharuskan investor memperbaiki dasar perbandingan. Klaim bahwa Solana semakin ramai atau semakin sepi baru layak dibuat setelah perubahan pencatatan dipisahkan dari perubahan penggunaan yang sebenarnya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan informasi dan analisis umum, bukan rekomendasi investasi. Angka ilustrasi bukan statistik mainnet. Kinerja protokol, metodologi dashboard, serta kondisi likuiditas dapat berubah dan tidak menjamin arah harga SOL.
Artikel-artikel yang dibagikan di halaman ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai referensi. Artikel tersebut tidak mewakili posisi atau pandangan MEXC. Seluruh hak merupakan milik MEXC. Jika Anda meyakini ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] untuk penghapusan segera. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten apa pun dan tidak bertanggung jawab terhadap segala tindakan yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, serta tidak boleh ditafsirkan sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC. Untuk mendapatkan wawasan ahli dan analisis mendalam, kunjungi MEXC Learn.
Info 4 Terkini
Lihat Selengkapnya
OJK Atur Kompetensi Finfluencer dan Tanggung Jawab Promosi Kripto

Indonesia Blokir Akses Polymarket setelah Diklasifikasikan sebagai Judi Online

Pendapatan DCI Indonesia Naik 33,2% pada Semester I 2026
Anda Mungkin Juga Menyukai
POPULER
Mata uang kripto yang sedang tren saat ini dan menarik perhatian pasar yang signifikan
Harga Kripto
Mata uang kripto dengan volume trading tertinggi
Baru Ditambahkan
Mata uang kripto yang baru saja masuk listing dan tersedia untuk trading


