Apa Itu Orphan Block?
Orphan Block adalah block yang tidak termasuk dalam riwayat utama blockchain yang diterima, baik karena node tidak mengetahui parent block-nya maupun karena block pesaing lain lebih dahulu menjadi bagian dari chain kanonis yang lebih kuat.Dalam penggunaan sehari-hari di dunia kripto, orang sering menggunakan istilah Orphan Block untuk menyebut block valid yang ditambang atau diproduksi, tetapi kemudian tertinggal di luar main chain setelah terjadi fork sementara.Dalam terminologi Bitcoin yang lebih tepat, kasus kedua biasanya disebut stale block, sedangkan orphan block yang sebenarnya adalah block yang parent block-nya tidak diketahui oleh node penerima.Panduan developer Bitcoin menyebutkan bahwa stale block adalah block valid yang termasuk dalam fork lebih pendek. Stale block terkadang disebut orphan atau orphan block, meskipun istilah tersebut juga dapat berarti block tanpa parent yang diketahui.Perbedaan ini penting karena Orphan Block dapat berdampak pada miner, validator, konfirmasi transaksi, blockchain explorer, dan pengguna yang menunggu penyelesaian transaksi.Transaksi di dalam block yang kemudian menjadi orphan atau stale mungkin tidak tetap terkonfirmasi kecuali transaksi tersebut juga dimasukkan ke dalam chain yang diterima.Pelajaran praktis bagi pengguna sederhana.Transaksi tidak boleh dianggap final hanya karena muncul di satu block yang baru ditemukan.Konfirmasi tambahan atau finalitas yang lebih kuat mengurangi kemungkinan fork sementara mengubah status transaksi.Poin Penting tentang Orphan Block
- Orphan Block adalah block yang tidak menjadi bagian dari main chain yang diterima.
- Dalam penggunaan teknis yang ketat, orphan block dapat berarti block yang parent-nya tidak diketahui oleh node.
- Dalam penggunaan umum di dunia kripto, orphan block sering berarti stale block yang valid, tetapi kalah dalam persaingan fork sementara.
- Orphan block biasanya terjadi karena dua miner atau produsen block menemukan block pesaing pada waktu yang hampir bersamaan.
- Jaringan pada akhirnya memilih chain berdasarkan aturan konsensus yang lebih kuat, seperti chain dengan tingkat kesulitan tertinggi di Bitcoin.
- Transaksi di dalam orphan block atau stale block mungkin perlu dikonfirmasi kembali di chain yang diterima.
- Di Bitcoin, miner umumnya tidak menerima reward block normal untuk stale block.
- Risiko orphan block adalah salah satu alasan pengguna menunggu konfirmasi sebelum menganggap pembayaran kripto bernilai tinggi telah diselesaikan.
Orphan Block vs Stale Block
Istilah Orphan Block dan stale block sering digunakan seolah-olah artinya sama, tetapi penulisan kripto yang cermat sebaiknya membedakan keduanya.Stale block adalah block valid yang pernah menjadi bagian dari fork sementara, tetapi tidak bertahan dalam chain terbaik yang diterima.Orphan block yang sebenarnya adalah block yang parent block-nya hilang atau tidak diketahui oleh node yang menerimanya.Dalam pembahasan lama, banyak orang menyebut stale block sebagai orphan block karena keduanya tidak termasuk dalam main chain akhir.Panduan developer blockchain Bitcoin menjelaskan bahwa peer normal mengikuti chain yang paling sulit dibuat ulang dan membuang stale block yang termasuk dalam fork lebih pendek.
Panduan yang sama juga mencatat bahwa stale block terkadang disebut orphan block, meskipun istilah tersebut juga dapat berarti block tanpa parent yang diketahui.Untuk SEO dan edukasi pengguna, penjelasan paling aman adalah menyebutkan bahwa Orphan Block umumnya digunakan untuk block valid yang tertinggal di luar main chain, sedangkan istilah yang lebih tepat secara teknis untuk kasus tersebut adalah stale block.Penjelasan ini menghindari kebingungan bagi developer, miner, dan pengguna yang membaca dokumentasi teknis.Bagaimana Orphan Block Terjadi
Orphan Block dapat terjadi saat dua miner menemukan block valid pada waktu yang hampir bersamaan.Salah satu miner dapat menemukan block dan menyiarkannya ke sebagian jaringan.Miner lain dapat menemukan block valid yang berbeda pada ketinggian yang sama dan menyiarkannya ke bagian jaringan lain.Untuk sementara, node yang berbeda dapat melihat chain tip yang berbeda.Kedua block pesaing tersebut dapat valid menurut aturan konsensus.Miner kemudian mulai membangun di atas block yang lebih dahulu mereka lihat atau block yang dipilih perangkat lunaknya.Pada akhirnya, salah satu sisi menerima block valid berikutnya lebih dahulu.Sisi tersebut menjadi chain yang lebih kuat berdasarkan aturan konsensus jaringan.Block pesaing lainnya tertinggal di luar main chain yang diterima.Block yang kalah ini umum disebut orphan block, meskipun stale block sering kali lebih tepat secara teknis.Mengapa Orphan Block Terjadi di Jaringan Blockchain
Orphan block terjadi karena blockchain publik adalah jaringan terdistribusi, bukan satu basis data yang tersinkronisasi.Node tersebar di berbagai lokasi, rute internet, pusat data, jaringan rumah, serta infrastruktur mining atau validator.Pesan jaringan memerlukan waktu untuk dikirim.Tidak ada miner atau validator yang langsung mengetahui semua hal yang terjadi di seluruh jaringan.Saat dua block valid ditemukan dalam waktu berdekatan, untuk sementara jaringan memiliki lebih dari satu kemungkinan block berikutnya.Hal ini merupakan dampak normal dari desentralisasi dan latensi jaringan.Kondisi tersebut tidak otomatis berarti blockchain mengalami kerusakan.Artinya, sistem konsensus memerlukan aturan untuk memilih satu riwayat.Bitcoin menggunakan Proof of Work dan mengikuti chain valid dengan tingkat kesulitan tertinggi.Jaringan lain dapat menggunakan aturan fork choice dan finalitas yang berbeda, bergantung pada desain konsensusnya.Orphan Block di Bitcoin
Bitcoin adalah konteks yang paling umum untuk istilah Orphan Block.Block Bitcoin berisi transaksi, block header, nilai Proof of Work, dan referensi ke block sebelumnya.Glosarium developer Bitcoin mendefinisikan block sebagai satu atau beberapa transaksi yang diawali dengan block header dan dilindungi oleh Proof of Work.
Setiap block Bitcoin merujuk ke block sebelumnya sehingga membentuk rangkaian block.Jika dua miner menemukan block pada ketinggian yang sama, Bitcoin dapat mengalami fork sementara.Node mengikuti chain valid yang paling sulit dibuat ulang.Block di sisi fork yang lebih pendek menjadi stale setelah cabang pesaing menjadi lebih kuat.Banyak pengguna menyebut stale block tersebut sebagai orphan block.Miner yang menemukan stale block biasanya kehilangan reward block karena block tersebut tidak termasuk dalam chain yang diterima.Inilah salah satu alasan propagasi block yang cepat penting bagi miner Bitcoin.Orphan Block dan Reward Block
Reward block menjadi alasan utama orphan block penting bagi miner.Di Bitcoin, miner memperoleh reward block hanya jika block-nya menjadi bagian dari chain yang diterima.Jika block menjadi stale, transaksi coinbase di dalamnya tidak dapat dibelanjakan sebagai bagian dari main chain.Artinya, miner tidak memperoleh subsidi block normal atau biaya transaksi dari stale block tersebut.Dari sisi pendapatan, orphan block merupakan pekerjaan miner yang sia-sia.Miner telah menggunakan listrik, kapasitas hardware, dan waktu untuk membuat block valid, tetapi jaringan menerima block pesaing.Karena itu, mining pool dan miner besar sangat memperhatikan konektivitas jaringan, kecepatan relay, dan propagasi block.Miner yang terlambat menerima informasi tentang block baru lebih mungkin melakukan mining di atas chain tip yang sudah kedaluwarsa.Miner yang lambat menyiarkan block dapat memberi waktu kepada miner pesaing untuk membangun di atas block lain terlebih dahulu.Risiko orphan block merupakan bagian dari ekonomi mining Proof of Work.Orphan Block dan Konfirmasi Transaksi
Orphan block penting bagi pengguna biasa karena berdampak pada konfirmasi transaksi.Transaksi mungkin tampak terkonfirmasi jika dimasukkan ke dalam block yang baru ditambang.Jika block tersebut kemudian menjadi stale, transaksi dapat kembali ke mempool atau tetap belum terkonfirmasi, kecuali transaksi tersebut juga dimasukkan ke dalam chain yang diterima.Transaksi tidak serta-merta menjadi tidak valid hanya karena block-nya menjadi stale.Transaksi hanya perlu dimasukkan ke dalam block yang tetap menjadi bagian dari chain yang diterima.Inilah alasan banyak pengguna dan layanan menunggu beberapa konfirmasi sebelum menganggap transaksi final.Setiap block tambahan yang dibangun di atas transaksi membuat reorganisasi semakin kecil kemungkinannya dalam sistem Proof of Work.Pembayaran bernilai rendah mungkin memerlukan lebih sedikit konfirmasi daripada pembayaran bernilai tinggi.Transfer bernilai tinggi, penyelesaian pembayaran merchant, pemindahan treasury, atau penarikan kustodian mungkin memerlukan kebijakan konfirmasi yang lebih ketat.Konfirmasi merupakan perlindungan praktis terhadap risiko orphan block dan reorganisasi chain.Orphan Block dan Reorganisasi Chain
Reorganisasi chain terjadi saat node beralih dari satu cabang chain valid ke cabang chain valid lainnya.Hal ini dapat terjadi setelah fork sementara diselesaikan.Cabang yang kalah dalam fork dihapus dari tampilan chain terbaik node.Block dari cabang yang kalah menjadi stale.Transaksi dari block tersebut dapat dikembalikan ke pool transaksi yang belum terkonfirmasi jika masih valid dan belum dimasukkan ke tempat lain.Bagi pengguna, reorganisasi dapat membuat transaksi yang tampak terkonfirmasi menjadi belum terkonfirmasi kembali.Bagi blockchain explorer, reorganisasi dapat mengubah block yang ditampilkan sebagai bagian dari chain kanonis.Bagi miner, reorganisasi dapat menghapus reward yang diharapkan dari chain yang diterima.Reorganisasi singkat dapat terjadi secara alami karena latensi jaringan.Reorganisasi yang lebih panjang jauh lebih serius dan dapat menandakan kondisi serangan, masalah perangkat lunak, atau peristiwa jaringan yang tidak biasa.Orphan Block dan Latensi Jaringan
Latensi jaringan merupakan salah satu penyebab utama orphan block.Latensi berarti keterlambatan pengiriman informasi di antara peserta jaringan.Jika seorang miner menemukan block, block tersebut harus dikirimkan ke node dan miner lain.Sebelum menerima informasi tentang block baru, miner lain mungkin masih bekerja di atas chain tip sebelumnya.Jika miner kedua menemukan block valid lain sebelum menerima block pertama, fork sementara dapat terbentuk.Jaringan relay yang lebih baik, koneksi internet yang lebih cepat, propagasi block yang efisien, dan perangkat lunak node yang optimal dapat mengurangi risiko ini.Namun, risiko ini tidak dapat dihilangkan sepenuhnya karena jaringan terdistribusi tetap memerlukan waktu untuk menyebarkan informasi.Dalam sistem Proof of Work, kemungkinan munculnya block pesaing berkaitan dengan waktu block, kecepatan propagasi, dan distribusi mining.Waktu block yang lebih singkat dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya fork sementara jika propagasi tidak cukup cepat.Waktu block yang lebih panjang dapat mengurangi risiko khusus ini, tetapi dapat membuat proses penyelesaian transaksi menjadi lebih lambat.Orphan Block dan Propagasi Block
Propagasi block adalah proses menyebarkan block yang baru ditemukan ke seluruh jaringan.Propagasi cepat membantu miner dan node menyepakati chain tip terbaru dengan cepat.Propagasi lambat memberi miner lain lebih banyak waktu untuk menambang block pesaing pada ketinggian yang sama.Propagasi block bergantung pada bandwidth, kualitas peer, desain relay, ukuran block, ketersediaan transaksi, dan kinerja node.Di Bitcoin, miner dan node menggunakan protokol jaringan untuk bertukar block dan transaksi melalui peer.Propagasi yang efisien tidak hanya membantu miner memperoleh reward.Propagasi juga membantu seluruh jaringan mengurangi ketidaksepakatan sementara.Ketika jaringan menyebarkan block dengan cepat, lebih sedikit miner membuang pekerjaan pada chain tip lama.Jika lebih sedikit miner membuang pekerjaan, tingkat stale block dapat menurun.Tingkat stale block yang lebih rendah dapat meningkatkan efisiensi mining dan mengurangi ketidakpastian jangka pendek pada konfirmasi transaksi.Orphan Block dan Blockchain Explorer
Blockchain explorer dapat menampilkan orphan block atau stale block ketika mendeteksi block valid yang tidak dimasukkan ke dalam chain akhir yang diterima.Pengguna mungkin melihat transaksi di blockchain explorer lalu menganggapnya final.Anggapan tersebut bisa keliru jika block kemudian ditandai sebagai stale atau orphan.Blockchain explorer yang baik biasanya memperbarui status transaksi setelah reorganisasi.Status transaksi dapat berubah dari terkonfirmasi menjadi belum terkonfirmasi.Transaksi tersebut juga dapat muncul sebagai terkonfirmasi di block lain setelahnya.Pengguna sebaiknya memeriksa status transaksi sekaligus status block.Pengguna juga perlu memeriksa jumlah konfirmasi.Untuk pembayaran penting, sebaiknya tunggu sampai explorer menunjukkan jumlah konfirmasi yang memadai di chain yang diterima.Hash transaksi membuktikan bahwa suatu transaksi ada, tetapi tidak selalu membuktikan bahwa penyelesaiannya sudah final.Orphan Block dan Risiko Double-Spend
Orphan block dapat menimbulkan risiko double-spend jangka pendek bagi penerima yang menerima pembayaran terlalu cepat.Double-spend terjadi saat koin yang sama digunakan dalam transaksi yang saling bertentangan.Jika penerima menerima pembayaran dengan nol atau satu konfirmasi, fork sementara masih dapat mengubah transaksi mana yang akhirnya masuk ke dalam chain yang diterima.Dalam kondisi normal, risiko ini sering kali kecil untuk pembayaran bernilai rendah.Untuk pembayaran bernilai tinggi, risiko ini lebih penting.Penyerang dapat mencoba memanfaatkan waktu, propagasi jaringan, atau kekuatan mining privat agar satu transaksi tampak diterima, sementara transaksi lain akhirnya menang.Menunggu konfirmasi akan mempersulit serangan tersebut.Menerapkan kebijakan penyelesaian transaksi berdasarkan risiko merupakan langkah yang masuk akal bagi bisnis.Pembelian kopi dalam jumlah kecil dan transfer treasury besar sebaiknya tidak menggunakan ambang konfirmasi yang sama.Memahami orphan block membantu pengguna menyusun kebijakan risiko pembayaran yang lebih baik.Orphan Block dan Keamanan
Orphan block tidak selalu menandakan kegagalan keamanan.Sebagian besar orphan block atau stale block yang berumur singkat merupakan dampak normal dari konsensus terdesentralisasi.Namun, pola orphan block yang tidak biasa dapat menandakan masalah keamanan atau kesehatan jaringan.Tingkat stale block yang tinggi dapat mengindikasikan propagasi yang buruk, kemacetan jaringan, masalah konektivitas miner, atau perilaku selfish mining.Selfish mining adalah strategi ketika miner atau kelompok miner dapat menahan block untuk memperoleh keunggulan atas miner yang jujur.Perilaku tersebut dapat meningkatkan jumlah block yang membuat miner lain membuang tenaga.Serangan jaringan juga dapat memengaruhi apa yang dilihat node dan kapan node melihatnya.Eclipse attack dapat mengisolasi node dari peer yang jujur dan menyimpangkan pandangannya terhadap chain.Perlindungan utama bagi pengguna adalah tidak mengandalkan satu block baru untuk mengambil keputusan penyelesaian transaksi bernilai besar.Bagi operator node dan miner, perlindungan mencakup konektivitas yang kuat, perangkat lunak terbaru, keragaman peer, dan pemantauan.Orphan Block di Ethereum
Hubungan Ethereum dengan orphan block berubah setelah Ethereum beralih dari Proof of Work ke Proof of Stake.Dalam Proof of Work sebelumnya, Ethereum memiliki konsep yang dikenal sebagai ommer block, yang juga umum disebut uncle block.Glosarium Ethereum menjelaskan bahwa ommer block adalah block Proof of Work yang valid tetapi stale, yang dapat dimasukkan oleh block yang lebih baru dan menerima sebagian reward block.
Dokumentasi Proof of Work Ethereum menjelaskan bahwa ommer block biasanya terjadi karena latensi jaringan.
Sekarang Ethereum menggunakan Proof of Stake, sehingga konsep mining lama dari Proof of Work tidak lagi berlaku dengan cara yang sama.Dokumentasi block Ethereum saat ini menjelaskan bahwa waktu di Ethereum terbagi menjadi slot dan satu validator dipilih untuk mengusulkan block pada setiap slot.Block pesaing dan fork choice masih dapat terjadi dalam sistem Proof of Stake, tetapi istilah orphan block berbasis mining tidak lagi begitu langsung digunakan.Untuk Ethereum saat ini, pengguna biasanya memikirkan block yang diusulkan, attestations, fork choice, checkpoint yang justified, dan finalitas, bukan orphan block miner.Karena itu, arti Orphan Block bergantung pada blockchain yang sedang dibahas.Orphan Block di Jaringan Proof of Work
Jaringan Proof of Work adalah lingkungan klasik bagi orphan block.Miner bersaing menemukan block valid dengan melakukan pekerjaan komputasi.Karena mining bersifat probabilistik, dua miner dapat secara kebetulan menemukan block valid dalam waktu berdekatan.Jaringan kemudian harus menentukan block mana yang menjadi bagian dari chain yang diterima.Cabang yang menang diperpanjang oleh block berikutnya.Cabang yang kalah menjadi stale.Miner yang menghasilkan stale block biasanya kehilangan reward yang diharapkan, kecuali protokol memiliki sistem reward khusus untuk block semacam itu.Risiko orphan block di Proof of Work berkaitan dengan keterlambatan propagasi, sentralisasi mining, waktu block, dan topologi jaringan.Relay block yang cepat dan infrastruktur mining terdesentralisasi membantu mengurangi stale block yang dapat dihindari.Meski demikian, fork sementara sesekali merupakan hal normal dalam sistem Proof of Work terdistribusi.Orphan Block di Jaringan Proof of Stake
Jaringan Proof of Stake juga dapat memiliki block yang tidak menjadi bagian dari chain kanonis, tetapi mekanismenya berbeda dari Proof of Work.Validator biasanya dipilih atau dijadwalkan untuk mengusulkan block sesuai aturan protokol.Validator lain memberikan suara, melakukan attest, atau berpartisipasi dalam fork choice dan finalitas dengan cara lain.Block yang diusulkan mungkin tidak menjadi kanonis jika fork choice memilih block lain atau jika proposer terlambat, offline, atau memiliki pandangan jaringan yang bertentangan.Di banyak sistem Proof of Stake, pengguna tidak umum menyebut block semacam ini sebagai orphan block.Istilah yang digunakan dapat berupa missed block, slot yang terlewat, block nonkanonis, block pesaing, atau block yang mengalami reorg, bergantung pada chain-nya.Risiko bagi pengguna serupa dalam satu hal.Transaksi tidak boleh dianggap final sampai aturan konfirmasi atau finalitas jaringan mendukung kesimpulan tersebut.Namun, finalitas Proof of Stake dapat dinyatakan lebih eksplisit daripada finalitas probabilistik Proof of Work di sejumlah sistem.Pengguna sebaiknya mempelajari model finalitas blockchain tertentu yang digunakan.Orphan Block dan Finalitas
Finalitas berarti suatu transaksi atau block telah terselesaikan dengan tingkat kepastian yang cukup sehingga tidak seharusnya berubah dalam kondisi jaringan normal.Dalam sistem Proof of Work, finalitas sering bersifat probabilistik.Setiap block tambahan setelah transaksi membuat chain pesaing semakin sulit menggantikan riwayat tersebut.Inilah alasan pengguna Bitcoin sering membicarakan jumlah konfirmasi.Dalam sistem Proof of Stake, finalitas dapat ditentukan oleh suara validator dan checkpoint.Dokumentasi block Ethereum menjelaskan bahwa client mengeksekusi ulang transaksi dan memeriksa perubahan state untuk memastikan block baru valid dan aman ditambahkan ke blockchain.Aturan finalitas membantu pengguna menentukan kapan risiko orphan block atau reorganisasi cukup rendah untuk kebutuhan mereka.Transaksi kecil dapat diterima dengan tingkat kepastian yang lebih rendah.Transaksi besar mungkin memerlukan tingkat kepastian yang lebih tinggi.Kebijakan penyelesaian transaksi yang baik bergantung pada nilai, desain chain, risiko pihak lawan, dan kebutuhan bisnis.Orphan Block dan Miner
Miner terdampak langsung oleh orphan block karena stale block mengurangi pendapatan.Jika miner menemukan block yang tidak bertahan dalam chain yang diterima, miner biasanya tidak memperoleh reward penuh dalam sistem seperti Bitcoin.Hal ini mendorong miner untuk menyiarkan block dengan cepat.Hal ini juga mendorong mereka menjaga konektivitas yang kuat dengan miner lain, node, dan jaringan relay.Operasi mining besar dapat berinvestasi pada infrastruktur jaringan untuk mengurangi risiko stale block.Miner kecil dan mining pool juga memperhatikan relay block berlatensi rendah karena setiap stale block berarti hilangnya pendapatan yang diharapkan.Desain mining pool dapat memengaruhi kecepatan pembaruan pekerjaan yang diterima peserta.Jika miner terus bekerja dengan template lama setelah block baru ditemukan, hash power mereka dapat terbuang.Miner ingin block mereka dilihat, divalidasi, dan dibangun di atasnya secepat mungkin.Karena itu, risiko orphan block merupakan masalah teknis sekaligus masalah ekonomi.Orphan Block dan Validator
Validator dalam sistem Proof of Stake menghadapi risiko yang berbeda dari miner.Validator dapat dipilih untuk mengusulkan block, melakukan attest terhadap block, atau berpartisipasi dalam konsensus, bergantung pada protokol.Jika validator offline, terlambat, memiliki koneksi buruk, atau menjalankan perangkat lunak yang bermasalah, block atau suaranya mungkin tidak berkontribusi secara efektif terhadap chain kanonis.Akibatnya dapat berupa reward yang terlewat, kinerja yang menurun, atau penalti, bergantung pada jaringan.Meskipun banyak komunitas Proof of Stake tidak menyebut peristiwa tersebut sebagai orphan block, gagasan umumnya berkaitan.Block yang dihasilkan atau diusulkan mungkin tidak menjadi bagian dari riwayat yang diterima.Karena itu, validator memerlukan infrastruktur yang andal, pengaturan waktu yang akurat, koneksi peer yang kuat, client terbaru, dan pemantauan.Pengguna yang mendelegasikan atau melakukan staking secara tidak langsung sebaiknya memahami kinerja validator serta risiko slashing atau reward yang terlewat.Detailnya berbeda di setiap jaringan, sehingga dokumentasi khusus chain penting untuk diperiksa.Intinya, partisipasi konsensus bergantung pada waktu, konektivitas, dan ketepatan protokol.Orphan Block dan Mempool
Mempool adalah kumpulan transaksi valid yang menunggu untuk dimasukkan ke dalam block pada suatu node.Saat stale block dihapus dari chain terbaik, transaksi di dalamnya dapat kembali ke mempool jika masih valid dan belum dikonfirmasi di tempat lain.Akibatnya, transaksi dapat tampak terkonfirmasi untuk sementara, lalu kembali berstatus pending.Beberapa transaksi mungkin segera dimasukkan ke dalam block lain yang diterima.Transaksi lain mungkin memerlukan biaya lebih tinggi jika kondisi pasar biaya berubah.Jika transaksi yang bertentangan dimasukkan ke chain yang diterima, transaksi awal mungkin tidak terkonfirmasi.Karena itu, penerima sebaiknya memeriksa konfirmasi, bukan hanya status transaksi yang telah disiarkan.Wallet dan blockchain explorer dapat menangani reorg secara berbeda di antarmukanya.Jika status transaksi berubah secara tidak terduga, pengguna sebaiknya memeriksa jaringan dan explorer yang benar.Memahami perilaku mempool membantu menjelaskan apa yang terjadi setelah peristiwa orphan block.Orphan Block dan SPV atau Light Wallet
Light wallet dan wallet Simplified Payment Verification biasanya tidak memvalidasi seluruh blockchain dengan cara yang sama seperti full node.Wallet tersebut dapat bergantung pada server, header, atau infrastruktur eksternal untuk mengetahui status transaksi.Akibatnya, penanganan orphan block mungkin tidak begitu terlihat oleh pengguna.Light wallet dapat menampilkan transaksi sebagai terkonfirmasi, lalu memperbarui statusnya jika terjadi reorganisasi.Full node memvalidasi block secara mandiri dan langsung mengikuti aturan konsensus.Untuk aktivitas bernilai tinggi, penggunaan infrastruktur tepercaya atau full node pribadi dapat mengurangi ketergantungan pada pelaporan status oleh pihak ketiga.Meski demikian, full node pun dapat mengalami fork sementara yang normal.Perbedaannya, full node memverifikasi aturan secara mandiri.Pengguna sebaiknya memahami informasi yang sebenarnya ditampilkan wallet mereka.Antarmuka wallet adalah tampilan kondisi jaringan, bukan sumber konsensus itu sendiri.Orphan Block dan Block Height
Block height adalah jumlah block sebelum block tertentu dalam suatu chain.Dua block pesaing dapat memiliki height yang sama selama fork sementara.Karena itu, block height tidak selalu menjadi pengenal unik yang berlaku di seluruh jaringan.Panduan developer Bitcoin mencatat bahwa beberapa block dapat memiliki height yang sama selama fork blockchain dan block biasanya dirujuk menggunakan hash header-nya.Hal ini penting saat melacak orphan block.Blockchain explorer dapat menampilkan dua block berbeda pada height yang sama, tetapi hanya satu yang tetap berada di chain yang diterima.Hash block mengidentifikasi block tertentu secara tepat.Height menunjukkan posisi block jika block tersebut tetap berada di chain.Pengguna yang memeriksa konfirmasi penting sebaiknya menggunakan hash transaksi dan hash block, bukan hanya block height.Dengan begitu, kebingungan selama fork sementara dan reorganisasi dapat dihindari.Orphan Block dan Kebijakan Konfirmasi
Kebijakan konfirmasi menentukan jumlah konfirmasi yang diperlukan sebelum pembayaran diterima sebagai telah diselesaikan.Pengguna dan bisnis yang berbeda menetapkan kebijakan yang berbeda pula.Pembayaran bernilai rendah dapat diterima dengan lebih sedikit konfirmasi karena risikonya lebih kecil.Pembayaran bernilai tinggi mungkin memerlukan lebih banyak konfirmasi karena dampak reorganisasi atau double-spend lebih besar.Sejumlah bisnis juga menyesuaikan kebijakan berdasarkan kondisi jaringan.Jika jaringan tidak stabil atau risiko reorg tampak meningkat, mereka dapat menunggu lebih lama.Jika aset memiliki finalitas yang cepat dan eksplisit, mereka dapat menggunakan aturan yang berbeda.Kebijakan konfirmasi yang baik harus ditetapkan secara tertulis dan diterapkan secara konsisten.Kebijakan tersebut tidak boleh diubah karena tekanan dari pengirim.Risiko orphan block merupakan salah satu alasan penerimaan pembayaran harus mengikuti proses yang jelas.Orphan Block dan Deposit ke Exchange atau Layanan Kustodian
Banyak layanan kustodian dan platform kripto menunggu beberapa konfirmasi sebelum mengkreditkan deposit.Mereka melakukan hal ini karena deposit dalam block yang baru terbentuk dapat terdampak reorganisasi singkat.Jika platform langsung mengkreditkan deposit lalu block tersebut menjadi stale, platform dapat mengalami kerugian atau masalah pencatatan.Prinsip yang sama berlaku untuk merchant, DAO, treasury, meja OTC, dan pemroses pembayaran.Semakin tinggi nilainya, semakin penting kebijakan konfirmasi.Pengguna terkadang merasa frustrasi saat deposit tidak langsung dikreditkan.Namun, penundaan sering kali merupakan langkah pengendalian risiko, bukan kegagalan teknis.Deposit yang masih pending mungkin hanya memerlukan lebih banyak konfirmasi block.Pengguna sebaiknya memeriksa hash transaksi, status block, dan jumlah konfirmasi yang disyaratkan.Kesabaran dapat mencegah kesalahan penyelesaian transaksi saat terdapat risiko orphan block.Orphan Block dan Sentralisasi Mining
Orphan block dapat memengaruhi insentif menuju sentralisasi mining.Miner dengan konektivitas dan propagasi block yang lebih cepat mungkin memiliki tingkat stale block lebih rendah.Tingkat stale block yang lebih rendah dapat meningkatkan pendapatan yang diharapkan.Hal ini dapat memberi keunggulan kepada miner besar atau mining pool dengan konektivitas yang baik.Jika miner kecil menghadapi lebih banyak stale block, pendapatan mereka dapat menjadi kurang kompetitif.Seiring waktu, hal ini dapat menambah tekanan ke arah sentralisasi jika tidak diimbangi infrastruktur relay terbuka yang lebih baik dan perangkat lunak node yang efisien.Kesehatan mining terdesentralisasi tidak hanya bergantung pada distribusi hash rate.Kesehatan tersebut juga bergantung pada topologi jaringan, kinerja relay, desain pool, dan aksesibilitas node.Karena itu, tingkat orphan block dapat menjadi sinyal yang berguna untuk menilai kesehatan jaringan mining.Jaringan Proof of Work yang sehat seharusnya meminimalkan keunggulan stale block yang dapat dihindari.Orphan Block dan Desain Blockchain
Perancang blockchain perlu mempertimbangkan risiko orphan block dengan cermat.Interval block yang pendek dapat membuat jaringan terasa lebih cepat, tetapi juga dapat meningkatkan kemungkinan munculnya block pesaing sebelum jaringan tersinkronisasi sepenuhnya.Block yang lebih besar dapat memuat lebih banyak transaksi, tetapi mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk dikirim dan divalidasi.Waktu propagasi yang lebih lama dapat meningkatkan risiko stale block.Aturan konsensus perlu menyeimbangkan kecepatan, keamanan, desentralisasi, dan kebutuhan node.Desain yang menghasilkan block sangat cepat tetapi menyebabkan stale block sering terjadi dapat melemahkan keamanan praktis.Desain yang menuntut infrastruktur kuat dapat mengurangi desentralisasi dengan menyingkirkan peserta yang lebih kecil.Karena itu, perilaku orphan block bukan sekadar kejadian yang tidak disengaja.Perilaku ini berkaitan dengan waktu block, ukuran block, desain propagasi, arsitektur relay, dan asumsi konsensus jaringan.Desain blockchain yang baik berupaya menjaga tingkat orphan yang normal tetap terkendali sekaligus mempertahankan desentralisasi.Manfaat Memahami Orphan Block
Memahami orphan block membantu pengguna agar tidak terlalu memercayai konfirmasi yang baru terbentuk.Hal ini membantu miner memahami alasan kecepatan propagasi memengaruhi pendapatan.Hal ini membantu developer membangun wallet dan explorer yang menangani reorganisasi dengan jelas.Hal ini membantu merchant merancang kebijakan penerimaan pembayaran yang lebih aman.Hal ini membantu tim kustodian menetapkan aturan konfirmasi deposit yang wajar.Hal ini membantu peneliti mengevaluasi kesehatan jaringan dan perilaku mining.Hal ini membantu operator node memahami pentingnya konektivitas peer.Hal ini membantu pengguna memahami mengapa status transaksi dapat berubah sementara dari terkonfirmasi menjadi belum terkonfirmasi.Hal ini juga menjelaskan mengapa blockchain memerlukan aturan konsensus alih-alih menerima setiap block valid selamanya.Orphan block adalah peristiwa kecil yang memperlihatkan cara kerja kesepakatan terdesentralisasi dalam praktik.Risiko yang Berkaitan dengan Orphan Block
Risiko utama pertama adalah penyelesaian transaksi yang terlalu dini.Penerima dapat menerima pembayaran sebelum memiliki cukup konfirmasi.Risiko kedua adalah hilangnya pendapatan miner.Miner dapat menemukan block valid, tetapi kehilangan reward jika block menjadi stale.Risiko ketiga adalah kebingungan pengguna.Wallet atau explorer dapat menampilkan transaksi sebagai terkonfirmasi untuk sementara sebelum reorganisasi mengubah statusnya.Risiko keempat adalah paparan terhadap double-spend.Pengirim yang tidak jujur dapat mencoba memanfaatkan kebijakan konfirmasi yang lemah.Risiko kelima adalah gangguan operasional.Bisnis mungkin perlu mencocokkan ulang deposit, invoice, dan catatan akuntansi setelah reorg.Risiko keenam adalah masalah kesehatan jaringan.Tingkat stale block yang sangat tinggi dapat mengindikasikan masalah propagasi, konektivitas, atau serangan.Risiko ketujuh adalah penggunaan istilah yang kurang tepat.Mencampuradukkan orphan block dengan stale block dapat menimbulkan kesalahpahaman antara pengguna, miner, dan developer.Cara Memeriksa Apakah Block Menjadi Orphan
Mulailah dengan memeriksa hash block di blockchain explorer atau full node yang andal.Pastikan apakah block tersebut termasuk dalam chain yang diterima saat ini.Periksa apakah ada block lain pada height yang sama.Periksa apakah transaksi yang Anda perhatikan muncul di chain yang diterima.Periksa jumlah konfirmasi di chain yang diterima.Jika status konfirmasi transaksi menghilang, periksa apakah transaksi tersebut kembali ke mempool atau dimasukkan ke block lain.Jika nilai transaksi tinggi, tunggu hingga jumlah konfirmasi mencapai ambang yang diwajibkan sebelum menyerahkan barang, layanan, dana, atau kredit akun.Jika Anda menjalankan node dan melihat sesuatu yang tidak biasa, bandingkan pandangan node Anda dengan sumber tepercaya lain.Gunakan hash block dan hash transaksi, bukan hanya block height.Catat peristiwa tersebut jika berdampak pada akuntansi, kustodian, atau dukungan pelanggan.Praktik Terbaik bagi Pengguna
Tunggu hingga jumlah konfirmasi memadai sebelum menerima pembayaran bernilai tinggi.Jangan menganggap satu konfirmasi block sebagai final untuk transfer besar.Periksa hash transaksi pada jaringan yang benar.Pastikan transaksi termasuk dalam chain yang diterima, bukan hanya terlihat di suatu tempat pada explorer.Terapkan kebijakan konfirmasi berdasarkan nilai transaksi dan risiko jaringan.Jangan menyerahkan barang mahal atau layanan yang tidak dapat dibatalkan terlalu dini.Simpan catatan hash transaksi, hash block, timestamp, invoice, dan status pembayaran.Pahami bahwa wallet dan explorer dapat memperbarui status setelah reorganisasi chain.Gunakan infrastruktur wallet dan node yang bereputasi baik untuk transaksi penting.Pahami arti finalitas pada blockchain tertentu yang Anda gunakan.Praktik Terbaik bagi Miner dan Operator Node
Jaga konektivitas jaringan tetap kuat.Perbarui perangkat lunak node.Pantau kualitas peer dan keterlambatan propagasi block.Gunakan infrastruktur andal untuk menerima informasi block baru dengan cepat.Hindari mining menggunakan template block yang sudah kedaluwarsa.Pantau tingkat stale block dari waktu ke waktu.Selidiki lonjakan stale block atau reorg yang tidak biasa.Gunakan peer yang beragam agar tidak bergantung pada pandangan jaringan yang terbatas.Lindungi node dari risiko isolasi dan denial-of-service.Catat insiden operasional yang dapat berdampak pada reward mining atau penanganan transaksi.Kesalahpahaman Umum tentang Orphan Block
Salah satu kesalahpahaman umum adalah bahwa setiap orphan block tidak valid.Banyak block yang umum disebut orphan block sebenarnya valid, tetapi kalah dalam persaingan fork sementara.Kesalahpahaman lainnya adalah bahwa transaksi di dalam orphan block menjadi tidak valid secara permanen.Transaksi tersebut masih dapat dikonfirmasi kemudian jika tetap valid dan dimasukkan ke chain yang diterima.Kesalahpahaman ketiga adalah bahwa orphan block hanya terjadi saat serangan.Stale block berumur singkat dapat terjadi secara alami karena latensi jaringan.Kesalahpahaman keempat adalah bahwa block height mengidentifikasi satu block secara unik.Dua block pesaing dapat memiliki height yang sama selama fork sementara.Kesalahpahaman kelima adalah bahwa jaringan Proof of Stake menggunakan istilah orphan dengan cara yang sama seperti mining Bitcoin.Sistem konsensus yang berbeda menggunakan istilah berbeda untuk block nonkanonis atau block yang terlewat.Kapan Orphan Block Paling Penting
Orphan block paling penting saat transaksi bernilai tinggi.Orphan block penting ketika merchant menyerahkan barang atau layanan setelah menerima sangat sedikit konfirmasi.Orphan block penting ketika layanan kustodian mengkreditkan deposit dengan cepat.Orphan block penting saat miner mengukur efisiensi pendapatan.Orphan block penting ketika jaringan mengalami reorganisasi yang sangat sering.Orphan block penting bagi developer yang membangun wallet, blockchain explorer, dan sistem pembayaran.Orphan block penting saat pengguna bingung karena status transaksi berubah dari terkonfirmasi menjadi belum terkonfirmasi.Orphan block penting saat peneliti mempelajari keterlambatan propagasi, selfish mining, dan keamanan konsensus.Orphan block penting ketika DAO atau bisnis menyusun aturan penyelesaian treasury.Orphan block penting setiap kali finalitas, konfirmasi, dan riwayat chain menjadi hal penting.Kapan Orphan Block Tidak Begitu Penting
Orphan block tidak begitu penting untuk pembayaran sangat kecil jika penerima bersedia menanggung risiko penyelesaian lebih awal.Orphan block tidak begitu penting setelah transaksi memiliki banyak konfirmasi dalam chain Proof of Work yang kuat.Orphan block tidak begitu penting setelah sistem Proof of Stake memberikan finalitas eksplisit pada block terkait.Orphan block tidak begitu penting saat pengguna hanya mempelajari data historis chain dan tidak sedang mengambil keputusan penyelesaian transaksi.Orphan block tidak begitu penting jika block yang dimaksud jelas berada di luar riwayat yang diterima dan tidak ada pembayaran aktif yang bergantung padanya.Meski demikian, secara konsep orphan block tetap penting karena menjelaskan cara blockchain menyelesaikan ketidaksepakatan sementara.Meskipun pengguna tidak pernah melakukan mining atau menjalankan validator, orphan block tetap memengaruhi pemahaman tentang penyelesaian transaksi kripto.Pengguna yang memahaminya tidak akan terlalu terkejut dengan penundaan konfirmasi.Bisnis yang memahaminya dapat menyusun kebijakan pembayaran yang lebih baik.Developer yang memahaminya dapat membangun antarmuka pengguna yang lebih baik.Orphan Block dalam Satu Kalimat
Orphan Block adalah block yang tidak bertahan dalam riwayat blockchain yang diterima, biasanya karena kalah dalam persaingan fork sementara, meskipun secara teknis istilah ini dapat berarti block yang parent-nya tidak diketahui oleh suatu node.FAQ
Apa arti Orphan Block?
Orphan Block berarti block yang bukan bagian dari riwayat utama blockchain yang diterima, baik karena parent-nya tidak diketahui maupun karena kalah dari cabang chain pesaing.Apakah Orphan Block valid?
Orphan Block mungkin valid menurut aturan konsensus, tetapi bukan bagian dari main chain yang diterima.Apa perbedaan orphan block dan stale block?
Stale block adalah block valid yang tertinggal dari chain terbaik setelah fork sementara, sedangkan orphan block dalam pengertian teknis yang ketat adalah block yang parent-nya tidak diketahui node penerima.Mengapa orphan block terjadi?
Orphan block biasanya terjadi karena dua miner atau produsen block membuat block pesaing sebelum seluruh jaringan tersinkronisasi pada satu chain tip.Apakah orphan block terjadi di Bitcoin?
Ya. Bitcoin dapat memiliki stale block akibat fork sementara, dan block tersebut sering secara informal disebut orphan block.Apakah miner dibayar untuk orphan block?
Dalam mining seperti Bitcoin, miner biasanya tidak menerima reward block yang diterima jika block-nya menjadi stale dan tidak termasuk dalam main chain.Apa yang terjadi pada transaksi di dalam orphan block?
Transaksi dapat kembali ke mempool atau dikonfirmasi kemudian di block lain yang diterima jika masih valid.Bisakah orphan block membatalkan transaksi?
Orphan block dapat membuat transaksi kehilangan status konfirmasinya jika transaksi tersebut hanya dikonfirmasi di block yang kemudian menjadi stale.Bagaimana pengguna dapat melindungi diri dari risiko orphan block?
Pengguna dapat menunggu jumlah konfirmasi yang memadai sebelum menganggap transaksi penting sudah final.Apakah orphan block sama di setiap blockchain?
Tidak. Blockchain yang berbeda menggunakan desain konsensus, aturan finalitas, dan istilah yang berbeda untuk block nonkanonis.Apakah Ethereum pernah memiliki orphan block?
Ethereum pada masa Proof of Work memiliki ommer block atau uncle block, yaitu stale block valid yang dapat menerima sebagian reward.Apakah Ethereum masih menggunakan ommer block saat ini?
Ethereum kini menggunakan Proof of Stake, sehingga sistem ommer block Proof of Work lama tidak lagi berlaku dengan cara mining yang sama.Kesimpulan
Orphan Block adalah konsep blockchain yang penting karena menunjukkan cara jaringan terdesentralisasi menyelesaikan ketidaksepakatan sementara.Dalam penggunaan umum di dunia kripto, istilah ini sering berarti block valid yang diproduksi tetapi tidak bertahan dalam main chain yang diterima.Dalam istilah teknis yang lebih ketat, kasus tersebut biasanya disebut stale block, sedangkan orphan block yang sebenarnya adalah block yang parent-nya tidak diketahui oleh suatu node.Perbedaan ini penting karena penggunaan istilah yang tepat membantu pengguna, developer, miner, dan bisnis memahami apa yang sebenarnya terjadi.Orphan block biasanya muncul karena blockchain adalah sistem terdistribusi dan informasi memerlukan waktu untuk menyebar.Dua miner dapat menemukan block valid pada waktu yang hampir bersamaan sehingga jaringan memerlukan aturan konsensus untuk memilih satu riwayat.Block yang kalah dalam persaingan tersebut menjadi stale, dan transaksinya harus dikonfirmasi kembali di chain yang diterima jika masih valid.Bagi miner, orphan block dapat berarti reward yang hilang.Bagi pengguna, orphan block dapat menimbulkan kebingungan sementara tentang status konfirmasi.Bagi bisnis, orphan block menjadi alasan untuk menunggu konfirmasi yang memadai sebelum menyerahkan aset.Bagi developer, orphan block mengingatkan bahwa wallet dan blockchain explorer harus menangani reorganisasi dengan jelas.Bagi perancang blockchain, orphan block menunjukkan bahwa waktu block, ukuran block, propagasi, dan aturan konsensus perlu diseimbangkan dengan cermat.Kebiasaan paling aman bagi pengguna adalah menganggap konfirmasi baru sebagai informasi yang berguna, tetapi tidak selalu final.Transaksi penting sebaiknya diperiksa pada jaringan yang benar, dilacak menggunakan hash transaksi, dan baru diterima setelah mencapai ambang konfirmasi atau finalitas yang disyaratkan.Orphan block biasanya bukan bencana.Orphan block merupakan bagian dari cara jaringan terdesentralisasi mencapai kesepakatan di dunia tempat banyak peer bertindak secara bersamaan.Anda Mungkin Juga Menyukai
Peter Todd
Peter McCormack
Performance Bond
POPULER
Mata uang kripto yang sedang tren saat ini dan menarik perhatian pasar yang signifikan
Volume TERATAS
Mata uang kripto dengan volume trading tertinggi
Baru Ditambahkan
Mata uang kripto yang baru saja masuk listing dan tersedia untuk trading

