Beli Kripto
Pasar
Spot
Futures OILBTC
Tabungan
Pusat Acara
Hub Hadiah
Lainnya
Fest. 0-Biaya
Bitcoin sempat turun ke bawah US$80.000 menjelang akhir Oktober 2026. Pergerakan tersebut terjadi setelah harga BTC melemah dari area US$84.000 dan investor kembali menghadapi arus keluar dari ETF spoBitcoin sempat turun ke bawah US$80.000 menjelang akhir Oktober 2026. Pergerakan tersebut terjadi setelah harga BTC melemah dari area US$84.000 dan investor kembali menghadapi arus keluar dari ETF spo

Bitcoin Sempat Turun di Bawah US$80.000, Apa Pemicunya?

Bitcoin sempat turun ke bawah US$80.000 menjelang akhir Oktober 2026. Pergerakan tersebut terjadi setelah harga BTC melemah dari area US$84.000 dan investor kembali menghadapi arus keluar dari ETF spot Bitcoin Amerika Serikat.

Harga masih bergerak cepat di sekitar level tersebut. Data BTC/USDT di MEXC pada 27 Oktober 2026 pukul 09.31 WIB menunjukkan harga terakhir sekitar 79.962,36 USDT per BTC. Angka ini adalah snapshot satu waktu, sehingga posisi BTC terhadap US$80.000 dapat berubah dalam hitungan menit. Sumber: data perdagangan BTC/USDT MEXC.

Pelemahan Bitcoin bertepatan dengan perubahan arus dana ETF dan meningkatnya perhatian terhadap rapat Federal Reserve. Akan tetapi, data tersebut belum cukup untuk menetapkan satu penyebab tunggal. Sebagian tekanan dapat berasal dari penjualan spot, sementara posisi futures yang ditutup paksa dapat memperbesar pergerakan setelah harga mulai turun.

Pertanyaan bagi trader bukan hanya apakah BTC pernah melewati US$80.000. Daya tahan pergerakan berikutnya bergantung pada kemampuan pembeli menyerap penawaran, perubahan posisi derivatif, dan respons market terhadap keputusan suku bunga AS.


Pergerakan harga Bitcoin di MEXC pada 26 hingga 27 Oktober 2026. Sumber: MEXC. 


 

Bitcoin Menguji Kembali Area US$80.000

Level US$80.000 menarik perhatian karena merupakan angka bulat yang mudah dijadikan acuan oleh trader. Ketika harga berada di dekatnya, keputusan beli, jual, dan penutupan posisi dapat terkonsentrasi pada area yang relatif sempit.

Level psikologis tersebut tidak mempunyai mekanisme yang menjamin harga akan berbalik. Bitcoin dapat bergerak sebentar di bawahnya, kembali naik, lalu mengujinya lagi. Perbedaan antara penurunan sesaat dan pelemahan yang bertahan lebih lama perlu dilihat dari durasi pergerakan, volume, serta kedalaman order book.

Harga terakhir 79.962,36 USDT pada snapshot MEXC tersebut berada sekitar 37,64 USDT, atau 0,05%, di bawah 80.000 USDT. Jarak yang tipis menunjukkan mengapa perubahan kecil dapat mengubah apakah BTC terlihat berada di atas atau di bawah level tersebut.

USDT memiliki nilai yang biasanya dekat dengan dolar AS, tetapi bukan dolar AS itu sendiri. Perbedaan harga USDT terhadap dolar, spread, dan harga antarplatform dapat membuat angka BTC/USDT dan BTC/USD tidak identik.

Arus ETF Berubah Arah dalam Dua Sesi

Data Farside Investors menunjukkan ETF spot Bitcoin AS mencatat arus keluar bersih US$635,6 juta pada 22 Oktober dan US$137,9 juta pada 23 Oktober 2026. Jika dijumlahkan, arus keluar pada kedua sesi tersebut mencapai US$773,5 juta.

Periode yang lebih panjang memberikan gambaran berbeda. Tiga sesi sebelumnya, yaitu 19 hingga 21 Oktober, mencatat arus masuk gabungan US$1.074,7 juta. Setelah dikurangi dua sesi arus keluar, total yang ditampilkan untuk pekan 19 hingga 23 Oktober masih positif sekitar US$301,2 juta.


Arus dana harian ETF spot Bitcoin AS pada 19 hingga 23 Oktober 2026, dalam juta dolar AS. Sumber: Farside Investors, diperiksa 27 Oktober 2026.

Perubahan arah pada dua sesi terakhir menunjukkan bahwa permintaan melalui kelompok ETF tersebut melemah dibandingkan awal pekan. Angka itu tidak menggambarkan seluruh transaksi Bitcoin di dunia dan tidak menunjukkan bahwa setiap investor ETF menjual.

Data 26 Oktober juga perlu dibaca hati-hati. Pada pemeriksaan 27 Oktober, tabel masih menampilkan tanda kosong untuk salah satu fund. Total yang muncul pada baris tersebut belum dapat diperlakukan sebagai angka final untuk seluruh produk.

Empat Faktor yang Membentuk Tekanan terhadap Bitcoin

Penurunan harga dapat terjadi melalui beberapa jalur secara bersamaan. Masing-masing perlu diperiksa dengan data yang berbeda agar korelasi tidak langsung dianggap sebagai sebab tunggal.

A. Penawaran dan Permintaan di Market Spot

Harga spot bergerak ketika order beli dan jual bertemu. Jika penjual ingin melepas BTC lebih cepat daripada pembeli yang tersedia pada tingkat harga tertentu, harga dapat turun untuk menemukan permintaan berikutnya.

Volume transaksi saja belum menjelaskan siapa yang lebih kuat. Trader juga perlu melihat jarak antara harga beli dan jual serta jumlah order yang tersedia pada beberapa tingkat harga. Order book yang tipis dapat membuat transaksi dengan nilai lebih kecil menghasilkan pergerakan yang lebih besar.

B. Penutupan Posisi Futures

Trader yang menggunakan leverage menghadapi risiko likuidasi apabila margin tidak lagi memenuhi persyaratan. Ketika posisi long ditutup paksa setelah harga turun, eksekusinya dapat menambah tekanan jual pada saat likuiditas sedang terbatas.

Besarnya likuidasi harus dibaca berdasarkan aset, periode, dan penyedia data. Angka untuk seluruh market kripto tidak sama dengan likuidasi khusus BTC. Likuidasi juga dapat menjadi akibat dari penurunan awal, kemudian memperbesar pergerakannya, sehingga tidak selalu merupakan pemicu pertama.

C. Arus Dana ETF

Arus keluar ETF menunjukkan bahwa penebusan bersih pada kelompok produk yang dipantau lebih besar daripada penciptaan unit baru. Proses penciptaan dan penebusan dapat memengaruhi kebutuhan pengelolaan Bitcoin oleh fund, meskipun waktu dan cara eksekusinya tidak selalu identik dengan perubahan harga pada saat yang sama.

Perubahan arus dana memberikan konteks permintaan melalui kendaraan investasi tersebut. Data itu tidak dapat digunakan sendirian untuk menghitung seluruh penjualan spot atau memastikan pergerakan harga berikutnya.

D. Ekspektasi terhadap The Fed

Kalender resmi Federal Reserve menunjukkan rapat Federal Open Market Committee atau FOMC berlangsung pada 27 dan 28 Oktober 2026. Keputusan dan penjelasan bank sentral dapat mengubah ekspektasi terhadap suku bunga, imbal hasil obligasi, serta selera risiko investor. Sumber: kalender FOMC.

Pengaruhnya bergantung pada selisih antara keputusan aktual dan ekspektasi yang sudah tercermin dalam harga. Keputusan mempertahankan suku bunga, misalnya, tetap dapat menghasilkan respons berbeda jika penjelasan tentang kebijakan berikutnya lebih ketat atau lebih longgar daripada perkiraan.

Mengapa Posisi Leverage Memperbesar Risiko?

Leverage membuat perubahan harga kecil menghasilkan perubahan persentase yang lebih besar terhadap margin. Contoh sederhana berikut memakai posisi long tanpa memasukkan biaya, funding, atau aturan likuidasi.

Seorang trader mempunyai margin 1.000 USDT dan membuka posisi bernilai 10.000 USDT, setara eksposur 10 kali margin. Jika harga aset turun 2%, kerugian posisi secara sederhana menjadi:

2% × 10.000 USDT = 200 USDT

Kerugian tersebut setara 20% dari margin awal. Perhitungan ini belum menentukan harga likuidasi aktual karena setiap kontrak memiliki ketentuan margin pemeliharaan, biaya, dan mekanisme mark price.

Risiko menjadi lebih besar ketika harga bergerak cepat atau order book tidak cukup dalam. Stop order juga dapat dieksekusi pada harga yang berbeda dari harga pemicunya, terutama saat volatilitas meningkat.

Sinyal yang Perlu Dipantau Berikutnya

Pergerakan BTC di sekitar US$80.000 perlu dibaca bersama indikator yang menunjukkan kualitas permintaan:

  • Harga dan volume spot: apakah pemulihan disertai transaksi yang cukup, atau hanya pantulan singkat.

  • Order book: apakah likuiditas beli dan jual tersedia pada beberapa tingkat harga.

  • Open interest dan funding: apakah posisi baru bertambah dan bagaimana biaya mempertahankannya.

  • Arus ETF: apakah data harian sudah lengkap dan apakah perubahan arah bertahan lebih dari satu sesi.

  • Keputusan FOMC: bagaimana hasil dan penjelasan The Fed dibandingkan dengan ekspektasi sebelum rapat.

Bitcoin yang sempat berada di bawah US$80.000 menunjukkan tekanan jual masih dapat menguji level psikologis tersebut. Pemulihan di atasnya akan lebih meyakinkan jika bertahan dan didukung permintaan spot, sementara penurunan yang berlanjut dengan likuiditas tipis dapat memperbesar volatilitas. Kedua kemungkinan tetap terbuka menjelang keputusan The Fed.

Disclaimer

Artikel ini merupakan informasi dan analisis umum, bukan rekomendasi investasi. Harga BTC dan USDT dapat berubah cepat. Perdagangan futures dan leverage membawa risiko likuidasi serta kerugian yang besar.


 

Peluang Pasar
Logo Bitcoin
Harga Bitcoin(BTC)
$79,877.1
$79,877.1$79,877.1
USD

Artikel-artikel yang dibagikan di halaman ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai referensi. Artikel tersebut tidak mewakili posisi atau pandangan MEXC. Seluruh hak merupakan milik MEXC. Jika Anda meyakini ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] untuk penghapusan segera. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten apa pun dan tidak bertanggung jawab terhadap segala tindakan yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, serta tidak boleh ditafsirkan sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC. Untuk mendapatkan wawasan ahli dan analisis mendalam, kunjungi MEXC Learn.