Beli Kripto
Pasar
Spot
Futures OILBTC
Tabungan
Pusat Acara
Hub Hadiah
Lainnya
Fest. 0-Biaya
PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. menjadwalkan ulang rapat umum pemegang saham luar biasa atau RUPSLB menjadi 6 November 2026. Rapat tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung pada 2PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. menjadwalkan ulang rapat umum pemegang saham luar biasa atau RUPSLB menjadi 6 November 2026. Rapat tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung pada 2

RUPS Ultrajaya Diundur, Bagaimana Nasib Rights Issue?

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. menjadwalkan ulang rapat umum pemegang saham luar biasa atau RUPSLB menjadi 6 November 2026. Rapat tersebut sebelumnya direncanakan berlangsung pada 27 Oktober dan akan membahas rights issue yang berkaitan dengan rencana pengambilalihan PT Frisian Flag Indonesia.

Penundaan ini membuat pemegang saham ULTJ harus menunggu lebih lama untuk mengetahui keputusan atas rencana penerbitan saham baru dan transaksi yang menyertainya. Menurut laporan IDXChannel, perubahan jadwal dilakukan setelah Otoritas Jasa Keuangan meminta informasi tambahan mengenai aksi korporasi tersebut.

Rencana rights issue belum dapat dianggap selesai hanya karena jadwal rapat baru telah ditetapkan. Persetujuan pemegang saham, ketentuan akhir penerbitan saham, dan penyelesaian transaksi masih menjadi hal yang perlu dipantau.


Perubahan jadwal RUPSLB Ultrajaya berdasarkan laporan yang mengutip pengumuman perseroan. Sumber: IDXChannel melalui RCTI+, 25 Oktober 2026.

Apa yang Akan Dibahas dalam RUPS?

Agenda utama yang berkaitan dengan rights issue adalah penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau HMETD. Rencana tersebut terhubung dengan pengambilalihan saham Frisian Flag Indonesia, perusahaan yang berada dalam grup FrieslandCampina.

Pemegang saham juga dijadwalkan membahas perubahan susunan direksi dan komisaris, rencana dividen khusus, serta perubahan anggaran dasar. Masing-masing agenda perlu dilihat melalui keputusan rapat dan keterbukaan informasi berikutnya. Masuknya agenda ke dalam undangan tidak berarti seluruh usulan sudah disetujui.

FrieslandCampina menyatakan bahwa Frisian Flag Indonesia direncanakan menjadi bagian dari grup Ultrajaya. Penyelesaian transaksi masih bergantung pada persetujuan pemegang saham Ultrajaya dan otoritas terkait. Kedua perusahaan direncanakan tetap beroperasi sebagai bisnis terpisah dengan merek dan organisasinya masing-masing.


Rencana kemitraan Ultrajaya dan Frisian Flag Indonesia masih bergantung pada penyelesaian transaksi serta persetujuan yang diperlukan. Sumber: FrieslandCampina, 18 September 2026.

Mengapa Rights Issue Berkaitan dengan Akuisisi?

Rights issue memberikan kesempatan kepada pemegang saham yang memenuhi ketentuan untuk membeli saham baru sebelum saham tersebut ditawarkan sesuai mekanisme yang berlaku. Jumlah saham yang beredar dapat bertambah setelah penerbitan selesai.

Rencana Ultrajaya memiliki unsur yang perlu diperhatikan: sebagian saham baru akan berkaitan dengan inbreng, yaitu penyetoran aset nonkas sebagai pembayaran saham. Berdasarkan laporan IDNFinancials pada 18 September, pemegang saham Frisian Flag Indonesia direncanakan menyetorkan saham perusahaan tersebut kepada Ultrajaya sebagai bagian dari transaksi.

Sebagai gantinya, pihak yang menyetorkan aset akan memperoleh saham baru Ultrajaya sesuai ketentuan transaksi. Jika rencana selesai sesuai struktur yang diumumkan, Frisian Flag Indonesia akan menjadi anak usaha Ultrajaya dan FrieslandCampina akan memperoleh posisi pengendali yang efektif setelah transaksi selesai.

Artinya, transaksi ini tidak bisa dibaca seperti rights issue yang seluruhnya menghasilkan uang tunai. Sebagian nilai penerbitan berkaitan dengan aset yang masuk ke perusahaan. Pemegang saham perlu menilai aset yang diterima, nilai transaksinya, dan dampaknya terhadap jumlah saham beredar secara bersamaan.

Berapa Besar Rencana Penerbitan Saham?

Informasi awal yang dilaporkan pada September menyebut rencana penerbitan maksimal sekitar 7,88 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp2.150 per saham. Jika seluruh saham tersebut diterbitkan pada harga itu, nilai nominal penerbitannya secara kasar mencapai:

7,88 miliar saham × Rp2.150 = sekitar Rp16,94 triliun.

Angka tersebut merupakan perkiraan nilai maksimum penerbitan berdasarkan jumlah saham yang dibulatkan. Nilai akhirnya bergantung pada ketentuan final dan realisasi. Perhitungan itu juga tidak berarti Ultrajaya menerima seluruh Rp16,94 triliun dalam bentuk kas, mengingat terdapat komponen inbreng.

Laporan yang sama menyebut nilai transaksi pertukaran saham sekitar Rp14,57 triliun. Nilai aset tersebut perlu dibaca bersama dokumen transaksi dan penilaian yang digunakan perusahaan, bukan langsung disamakan dengan kenaikan laba atau uang tunai yang masuk ke rekening Ultrajaya.

Apa Dampaknya bagi Pemegang Saham?

A. Persentase Kepemilikan Bisa Terdilusi

Dilusi terjadi ketika jumlah saham beredar bertambah, sementara jumlah saham yang dimiliki seorang investor tidak bertambah. Porsi kepemilikan investor terhadap perusahaan kemudian mengecil.

Sebagai ilustrasi, jika tambahan saham menyebabkan dilusi maksimum 43,11% dan seorang investor tidak mengambil saham baru, kepemilikannya yang semula 1% secara teoritis menjadi sekitar 0,5689%. Contoh ini menggunakan asumsi penerbitan maksimal dan tidak menggambarkan jumlah saham yang pasti akan diterbitkan.

Penurunan persentase kepemilikan tidak otomatis sama dengan kerugian harga sebesar 43,11%. Perubahan harga saham juga dipengaruhi nilai aset yang diterima perusahaan, kinerja bisnis, ketentuan transaksi, dan permintaan di market.

B. Pemegang Hak Perlu Memeriksa Pilihannya

Pemegang saham yang berhak perlu memeriksa jadwal, rasio HMETD, harga pelaksanaan, dan ketentuan dalam prospektus final. Melaksanakan hak memerlukan dana tambahan, sedangkan tidak mengambil hak dapat menyebabkan persentase kepemilikan menyusut.

Hak tersebut juga dapat memiliki mekanisme perdagangan atau pengalihan sesuai ketentuan yang diumumkan. Pemegang saham sebaiknya tidak menganggap bahwa hak pasti bisa dijual pada harga tertentu atau selalu memiliki pembeli.

C. Struktur Pengendali Akan Berubah Jika Transaksi Selesai

FrieslandCampina menyatakan pihaknya akan memperoleh kepentingan pengendali di Ultrajaya, tetapi posisi itu baru efektif setelah transaksi selesai. Laporan IDNFinancials menyebut perkiraan kepemilikan FrieslandCampina International Holding sekitar 28,95% hingga 30,81%, bergantung pada partisipasi pemegang saham publik.

Persentase tersebut masih berupa proyeksi berdasarkan rencana yang tersedia saat itu. Penilaian mengenai pengendalian perlu mengikuti struktur transaksi dan keterbukaan informasi resmi, bukan hanya melihat apakah kepemilikan melewati 50%.

D. Kinerja Bisnis Tidak Otomatis Berubah Secepat Struktur Saham

Masuknya Frisian Flag Indonesia dapat mengubah komposisi bisnis grup, tetapi manfaat ekonominya perlu dibuktikan melalui laporan keuangan setelah transaksi. Investor perlu memperhatikan pendapatan, margin, beban, kewajiban, dan kemampuan perusahaan mengintegrasikan kerja sama bisnisnya.

Nilai akuisisi yang besar tidak dengan sendirinya menjamin laba per saham meningkat. Jumlah saham baru yang beredar juga akan menjadi bagian dari perhitungan tersebut.

Apa yang Perlu Dipantau Setelah RUPS?

Hasil RUPSLB akan menjadi titik awal untuk mengetahui apakah pemegang saham menyetujui agenda yang diajukan. Setelah itu, perhatian beralih ke dokumen final rights issue, jumlah saham yang diterbitkan, jadwal pelaksanaan, serta pemenuhan persetujuan yang diperlukan.

FrieslandCampina juga menyebut adanya rencana penawaran tender wajib setelah perubahan pengendalian sesuai ketentuan yang berlaku. Harga, jadwal, dan syaratnya perlu menunggu pengumuman resmi. Penawaran tender tidak berarti setiap pemegang saham wajib menjual sahamnya.

Bagi investor, pertanyaan utamanya bukan hanya apakah transaksi terlaksana. Perlu diperiksa pula berapa saham baru yang benar-benar terbit, aset apa yang diterima Ultrajaya, dan bagaimana gabungan bisnis tersebut memengaruhi kinerja per saham setelah transaksi.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi untuk membeli, menjual, atau mempertahankan saham. Rencana transaksi, jadwal, dan ketentuan rights issue dapat berubah. Periksa keterbukaan informasi resmi serta prospektus final sebelum mengambil keputusan.


 

Peluang Pasar
Logo TronBank
Harga TronBank(TBK)
$0.2341
$0.2341$0.2341
USD

Artikel-artikel yang dibagikan di halaman ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai referensi. Artikel tersebut tidak mewakili posisi atau pandangan MEXC. Seluruh hak merupakan milik MEXC. Jika Anda meyakini ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] untuk penghapusan segera. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten apa pun dan tidak bertanggung jawab terhadap segala tindakan yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, serta tidak boleh ditafsirkan sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC. Untuk mendapatkan wawasan ahli dan analisis mendalam, kunjungi MEXC Learn.