Beli Kripto
Pasar
Spot
Futures OILBTC
Tabungan
Pusat Acara
Hub Hadiah
Lainnya
Initia menghentikan layer-1 dan rollup yang terhubung pada 23 Oktober 2026 pukul 15.41.30 UTC, atau 22.41.30 WIB, setelah menemukan insiden keamanan. Tim proyek kemudian mengaitkan insiden tersebut deInitia menghentikan layer-1 dan rollup yang terhubung pada 23 Oktober 2026 pukul 15.41.30 UTC, atau 22.41.30 WIB, setelah menemukan insiden keamanan. Tim proyek kemudian mengaitkan insiden tersebut de

Initia Kembali Online Setelah Eksploit, Apa Risikonya?

Initia menghentikan layer-1 dan rollup yang terhubung pada 23 Oktober 2026 pukul 15.41.30 UTC, atau 22.41.30 WIB, setelah menemukan insiden keamanan. Tim proyek kemudian mengaitkan insiden tersebut dengan kerentanan pada implementasi MoveVM yang memungkinkan penyerang menciptakan saldo aset tanpa dukungan yang sah.

Analisis transaksi oleh Bitquery memperkirakan penyerang menciptakan saldo dengan nilai nominal sekitar US$7,48 juta. Aset riil yang berhasil dikeluarkan dari cadangan bridge diperkirakan sekitar US$2,73 juta. Kedua angka tersebut mengukur hal berbeda dan tidak boleh dijumlahkan.

Halaman status resmi Initia menyatakan seluruh layanan kembali online pada 28 Oktober 2026 pukul 01.58 UTC, atau 08.58 WIB. Mainnet, REST endpoint, RPC endpoint, dan gRPC endpoint ditampilkan berstatus operasional.

Kembalinya endpoint belum menyelesaikan semua dampak keuangan. Pengguna masih perlu memeriksa pemulihan cadangan bridge, status aset terdampak, pembukaan deposit dan withdrawal pada platform yang digunakan, serta post-mortem teknis yang menjelaskan perbaikan kerentanan.

Apa yang Terjadi pada MoveVM?

Penjelasan awal Initia menyebut kerentanan berkaitan dengan script caching pada MoveVM. Cache digunakan untuk menyimpan hasil atau informasi yang telah diproses agar sistem tidak mengulang pekerjaan yang sama pada setiap transaksi.

Implementasi cache yang bermasalah diduga memungkinkan kode berbahaya melewati pemeriksaan keamanan tertentu. Penyerang kemudian membuat saldo WETH, iUSD, dan USDC tanpa menambahkan aset dasar yang seharusnya menjadi dukungannya.

Perbedaan antara saldo dan total supply menjadi bagian penting dari mekanisme insiden. Menurut pembaruan yang dikaitkan dengan Initia, penyerang menciptakan saldo palsu tanpa mengubah total supply yang dicatat oleh modul terkait.

Situasi tersebut menjelaskan mengapa pemeriksaan total supply saja dapat gagal menemukan masalah. Sebuah blockchain dapat menampilkan jumlah supply agregat yang tidak berubah, sementara saldo pada akun tertentu telah dimanipulasi melalui kesalahan pencatatan state.

Initia menyatakan token native INIT tidak dicetak melalui kerentanan tersebut. Pernyataan itu membatasi jenis aset yang terkena mekanisme minting, tetapi tidak menjamin harga INIT, fungsi jaringan, atau seluruh aplikasi tetap bebas dari dampak. Penghentian jaringan membuat transaksi INIT dan aktivitas rollup ikut terhenti selama proses penanganan.

Mengapa Nilai US$7,48 Juta Berbeda dari US$2,73 Juta?

Bitquery memisahkan nilai saldo yang diciptakan dari aset riil yang berhasil ditarik.

Penyerang dilaporkan membuat saldo tanpa dukungan dengan nilai nominal sekitar US$7,48 juta dalam 13 detik. Nilai tersebut memakai harga nominal aset yang muncul pada ledger. Sebagian saldo tidak dapat ditukar menjadi aset riil karena cadangan bridge terbatas atau proses telah dihentikan.

Sekitar US$2,73 juta dalam aset riil dilaporkan keluar menuju Ethereum melalui beberapa jalur bridge. Aset tersebut kemudian dikonsolidasikan menjadi sekitar 1.135,5 ETH dalam satu wallet berdasarkan pemeriksaan Bitquery pada 23 Oktober.

Perhitungan sederhananya menunjukkan tingkat konversi:

US$2,73 juta ÷ US$7,48 juta = sekitar 36,5%

Artinya, sekitar 36,5% dari nilai nominal saldo palsu berhasil dikonversi menjadi aset riil berdasarkan angka investigasi tersebut. Persentase ini bukan recovery rate dan bukan angka kerugian final. Penentuan kerugian akhir perlu memperhitungkan aset yang dibekukan, dipulihkan, diganti, atau tetap tidak dapat dicairkan.

Perbedaan antara nilai nominal saldo tanpa dukungan dan aset riil yang keluar dari cadangan bridge pada insiden Initia, 23 Oktober 2026. Sumber: investigasi on-chain Bitquery. 

Bagaimana Saldo Palsu Menguras Cadangan Bridge?

Bridge biasanya bekerja dengan mengunci aset asli pada satu sisi dan menerbitkan representasi pada jaringan tujuan. Representasi tersebut seharusnya dapat ditukar kembali karena terdapat cadangan aset yang terkunci.

Anggap sebuah bridge menyimpan 1 juta USDC sebagai cadangan dan menerbitkan 1 juta unit representasi USDC pada Initia. Setiap unit mempunyai dukungan satu USDC selama pencatatan dan mekanisme redemption berjalan benar.

Kerentanan yang menciptakan tambahan 2 juta saldo palsu mengubah klaim terhadap cadangan tanpa menambah aset pendukung. Penyerang dapat mengirim saldo tersebut ke bridge dan meminta aset riil dari cadangan yang sebenarnya disediakan bagi pengguna sah.

Bitquery melaporkan cadangan USDC pada Noble turun dari sekitar US$1,09 juta menjadi hanya US$63 pada titik terendah. Laporan yang sama mencatat 55 percobaan withdrawal normal yang gagal setelah cadangan hampir habis, walaupun sebagian besar disebut berasal dari satu bot yang mengulang permintaan saldo yang sama.

Kehabisan cadangan pada satu jalur bridge tidak membuktikan seluruh cadangan USDC secara global mengalami masalah. Dampaknya berada pada representasi aset dan reserve pool tertentu yang digunakan untuk keluar dari Initia.

Empat Risiko yang Masih Perlu Diperiksa

Kembalinya jaringan mengurangi risiko operasional akibat chain halt, tetapi beberapa pertanyaan tetap memerlukan bukti terpisah.

A. Integritas State setelah Restart

Validator harus menjalankan perangkat lunak yang sudah diperbaiki dan menggunakan state jaringan yang disepakati. Pengguna perlu mengetahui blok atau state mana yang dipakai sebagai dasar restart serta bagaimana transaksi eksploit diperlakukan.

Pilihan pemulihan dapat mencakup patch tanpa mengubah riwayat, pembatasan aset tertentu, pembekuan alamat, atau penyesuaian state melalui koordinasi validator. Masing-masing mempunyai konsekuensi berbeda terhadap kepastian transaksi.

Status endpoint “operational” menunjukkan bahwa layanan teknis merespons. Status tersebut tidak menjelaskan apakah seluruh saldo terdampak sudah direkonsiliasi atau seluruh aplikasi telah menjalankan versi perangkat lunak yang sama.

B. Kekurangan Cadangan Bridge

Pengguna yang memegang representasi aset pada Initia membutuhkan cadangan yang cukup untuk keluar ke network asal. Apabila cadangan bridge berkurang akibat exploit, pihak terkait perlu menentukan sumber pengisian kembali.

Pemulihan dapat berasal dari aset yang berhasil dibekukan, treasury proyek, penyedia bridge, perusahaan penerbit aset, asuransi, atau kesepakatan lain. Belum semua mekanisme tersebut dipublikasikan secara final.

Nilai token pada wallet belum tentu sama dengan nilai yang dapat dikeluarkan. Kemampuan redemption membutuhkan jalur bridge yang aktif dan cadangan yang memadai.

C. Risiko Bersama antara L1 dan Rollup

Initia dirancang sebagai layer-1 yang mendukung rollup aplikasi atau Minitia. Arsitektur tersebut membuat aplikasi dapat memakai lingkungan eksekusi dan token gas yang berbeda, sementara sejumlah fungsi tetap bergantung pada infrastruktur bersama.

Kerentanan pada komponen yang digunakan bersama dapat mempunyai jangkauan lebih luas daripada bug pada satu aplikasi. Penghentian Initia mencakup L1 dan rollup terkait karena tim perlu membatasi pergerakan aset saat ruang lingkup insiden masih diperiksa.

Setiap rollup tetap perlu mengonfirmasi versi perangkat lunak, keadaan bridge, dan status asetnya. Mainnet yang kembali online belum membuktikan seluruh rollup dan aplikasi memiliki tingkat pemulihan yang sama.

D. Perbedaan antara Trading dan Transfer On-chain

Token INIT masih dapat diperdagangkan pada platform yang menjalankan pencatatan saldo secara internal. Aktivitas trading tersebut tidak membuktikan deposit dan withdrawal pada network Initia sudah berfungsi.

Harga INIT/USDT di MEXC mencerminkan transaksi pada order book MEXC. Status transfer blockchain perlu diperiksa melalui halaman deposit atau withdrawal dan pengumuman platform saat transaksi akan dilakukan.

Platform dapat membuka trading sambil menutup sementara deposit dan withdrawal. Pemisahan tersebut mencegah pengguna salah menganggap bahwa harga yang bergerak berarti aset sudah dapat dikirim ke wallet eksternal.

Apa yang Ditunjukkan Halaman Status Resmi?

Halaman status Initia pada 28 Oktober 2026 pukul 01.58 UTC menampilkan “All services are online”. Mainnet, router API, REST, RPC, gRPC, aplikasi, dan multisig tercantum operasional.

Data uptime 30 hari menunjukkan REST endpoint sekitar 84,959% dan RPC endpoint sekitar 85,096%. Persentase tersebut konsisten dengan periode gangguan beberapa hari, walaupun halaman status tidak memberikan rincian transaksi atau pemulihan aset.


Status layanan teknis Initia pada 28 Oktober 2026 pukul 01.58 UTC atau 08.58 WIB. Sumber: halaman status resmi Initia. 

Perbedaan tersebut perlu dipertahankan. Status page menjawab apakah layanan infrastruktur merespons, sedangkan post-mortem menjawab penyebab, dampak, dan perbaikan. Informasi kompensasi atau penggantian cadangan memerlukan dokumen pemulihan tersendiri.

Mengapa Network Halt Digunakan?

Blockchain publik umumnya dirancang agar terus beroperasi. Menghentikan jaringan membutuhkan koordinasi validator atau mekanisme administratif yang tersedia pada protokol.

Halt dapat membatasi kerusakan ketika penyerang masih menciptakan saldo atau memindahkan aset. Semakin lama jaringan terus memproses transaksi, semakin besar cadangan bridge yang berpotensi terkuras.

Konsekuensinya juga berat. Pengguna tidak dapat memindahkan aset, aplikasi berhenti memproses transaksi, liquidation engine dapat terganggu, dan harga pada platform perdagangan dapat terpisah dari kondisi on-chain.

Keputusan halt menunjukkan adanya trade-off antara kontinuitas dan pembatasan kerusakan. Kecepatan penghentian penting, tetapi kualitas pemulihan ditentukan oleh patch, audit, koordinasi validator, rekonsiliasi state, dan pengisian kembali aset yang hilang.

Pemeriksaan Sebelum Menggunakan Initia Kembali

Pengguna sebaiknya tidak mengandalkan satu tanda hijau pada halaman status. Beberapa pemeriksaan dapat dilakukan sebelum deposit, withdrawal, atau penggunaan aplikasi dilanjutkan:

  • Pastikan block height terus meningkat, bukan hanya endpoint dapat diakses.

  • Periksa apakah platform yang digunakan telah membuka network deposit dan withdrawal Initia.

  • Cocokkan alamat kontrak token dan jenis aset, terutama native atau bridged.

  • Periksa status bridge yang akan digunakan serta cadangan pada jalur tersebut.

  • Baca post-mortem dan hasil audit patch ketika dipublikasikan.

  • Cari penjelasan mengenai aset yang terdampak dan sumber pemulihannya.

  • Gunakan transaksi uji bernilai kecil setelah seluruh jalur dibuka.

  • Hindari halaman “refund”, “migration”, atau “recovery” yang tidak berasal dari kanal resmi.

Transaksi uji kecil mengurangi dampak kesalahan alamat atau channel yang belum stabil. Cara tersebut tidak menghapus risiko smart contract atau kekurangan cadangan.

Pertanyaan yang Belum Terjawab

Halaman status menyatakan jaringan telah online, tetapi beberapa informasi tetap diperlukan untuk menilai penyelesaian insiden:

  • Versi patch dan bagian kode yang diubah.

  • Nama auditor eksternal serta ruang lingkup pemeriksaannya.

  • State atau block height yang digunakan saat restart.

  • Nilai aset yang berhasil dibekukan atau dipulihkan.

  • Sumber penggantian cadangan bridge yang berkurang.

  • Perlakuan terhadap pemegang aset yang gagal melakukan withdrawal.

  • Status setiap rollup dan aplikasi yang terhubung.

  • Waktu pembukaan kembali deposit dan withdrawal pada masing-masing platform.

Ketiadaan satu angka kerugian final juga perlu dipertahankan dalam pelaporan. US$7,48 juta merupakan nilai nominal saldo palsu menurut Bitquery, sedangkan US$2,73 juta merupakan estimasi aset riil yang berhasil dikeluarkan. Pemulihan dana dapat kembali mengubah kerugian bersih.

Online Kembali Belum Berarti Risiko Selesai

Initia telah melewati tahap pertama pemulihan karena halaman statusnya kembali menunjukkan layanan operasional. Restart membantu pengguna dan aplikasi kembali mengakses jaringan, tetapi pemulihan teknis berbeda dari penyelesaian kerugian.

Risiko berikutnya berada pada integritas state, kecukupan cadangan bridge, konsistensi patch di L1 dan rollup, serta pembukaan jalur transfer oleh platform. Post-mortem dan laporan audit akan menjadi bukti yang lebih kuat daripada pergerakan harga INIT atau status endpoint saja.

Pengguna yang ingin kembali berinteraksi dengan jaringan sebaiknya menunggu konfirmasi untuk jalur yang benar-benar akan digunakan. Status mainnet, bridge, token contract, aplikasi, serta deposit dan withdrawal perlu diperiksa sebagai komponen terpisah.

Disclaimer

Artikel ini disediakan untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan rekomendasi membeli, menjual, atau menggunakan INIT. Angka kerugian masih berasal dari estimasi awal dan analisis on-chain, bukan laporan kerugian final yang telah diaudit. Kondisi jaringan, bridge, aplikasi, serta deposit dan withdrawal dapat berubah setelah artikel disusun.


 

Peluang Pasar
Logo 4
Harga 4(4)
$0.01114
$0.01114$0.01114
USD

Artikel-artikel yang dibagikan di halaman ini bersumber dari platform publik dan disediakan hanya sebagai referensi. Artikel tersebut tidak mewakili posisi atau pandangan MEXC. Seluruh hak merupakan milik Tim Redaksi MEXC. Jika Anda meyakini ada konten yang melanggar hak pihak ketiga, silakan hubungi [email protected] untuk penghapusan segera. MEXC tidak menjamin keakuratan, kelengkapan, atau keaktualan konten apa pun dan tidak bertanggung jawab terhadap segala tindakan yang dilakukan berdasarkan informasi yang diberikan. Konten tersebut bukan merupakan saran keuangan, hukum, atau profesional lainnya, serta tidak boleh ditafsirkan sebagai rekomendasi atau dukungan oleh MEXC. Untuk mendapatkan wawasan ahli dan analisis mendalam, kunjungi MEXC Learn.